KPK Tetapkan Hasbi Hasan Sebagai Tersangka Suap, Ironis Penegak Hukum MA Menjual Kemenangan Perkara

Hasbi Hasan (Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia) ditetapkan sebagai tersangka suap Hakim Agung, Kamis, (9/5/2023)
Hasbi Hasan (Sekretaris Mahkamah Agung Republik Indonesia) ditetapkan sebagai tersangka suap Hakim Agung, Kamis, (9/5/2023)

AYOJAKARTA.COM--Hasbi Hasan sebagai seorang Sekretaris Mahkamah Agung (MA) terlibat dalam dugaan suap pengurusan perkara.

Akibatnya KPK menetapkan Sekretaris MA sebagai tersangka setelah penyelidikan. Selanjutnya KPK akan segera menyita barang dan uang milik Hasbi Hasan.

Namun kemudian timbul pertanyaan bagaimana Hasbi Hasan memiliki kekuatan untuk bisa mengatur pengurusan perkara dalam MA.

Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube Metro TV (12/5/2023), diduga Windy Yunita Ghemary alias Windy Idol terlibat dalam tindak pidana korupsi yang dilakukan oleh Hasbi Hasan.

PLT Deputi Penindakan KPK Asep Guntur sudah menyampaikan bahwa benar ada seorang wanita yang terlibat dalam kasus ini, ia juga menegaskan bahwa setiap pihak yang memiliki keterlibatan Hasbi Hasan maka akan diperiksa.

Baca Juga: Dokter Forensik Beberkan Fakta Kasus Subang 2 Tahun Belum Ada Tersangka: Padahal Saya Sudah Autopsi Kedua

Pakar Hukum Pidana Asep Iwan Iriawan menganggap kasus ini bisa terungkap karena ada seorang penasihat hukum yang berani mengungkap adanya dugaan suap dalam MA.

Ironisnya sebagai penegak hukum tertinggi, MA justru diduga memiliki jaringan besar dalam korupsi dari perkara datang ke MA.

“Kita melihat bahwa ada penasihat hukumnya yang berani semua dari awal. Bagaimana proses, kalau kita mengenal rekayasa kasus perkara di Mahkamah Agung ini lengkap. Dari mulai pegawainya, asistennya, paniteranya, Hakim Agungnya, baru dua loh, nah satu lagi sekretaris,” kata Asep.

Kasus suap ini bisa berawal dari si pemberi suap atau si penerima suap yang menawarkan bantuan dengan imbalan.

Baca Juga: Tak Menyerah! Kilas Balik Moeldoko Kudeta Demokrat dari AHY tapi Gagal, Kini Kembali Ajukan PK ke MA

Asep menganggap transaksi ilegal ini terjadi karena integritas yang dimiliki oleh SDM di dalam MA rendah.

“Karena lemahnya kualitas integritas SDM jadi Mahkamah Agung itu kan penempatan pejabat tertentu ya karena ikatan-ikatan emosional tertentu. Sehingga lemah kalau dia kuat integritas intelektualitas tidak mungkin dia minta,” kata Asep.

Dengan adanya kasus suap yang terjadi di MA maka publik menilai bahwa MA tidak bisa memberikan kemenangan tetapi justru memberi kemenangan bagi siapa yang memiliki harta lebih banyak atau kuasa lebih kuat.

Padahal jika integritas SDM MA tinggi, meskipun ada permintaan dari seseorang untuk bisa memenangkan perkara, pegawai MA tidak akan tergoda.

Baca Juga: Fantastis! Yana Mulyana Untung Banyak dari Kasus Suap, Mulai dari Barang Mewah hingga Liburan

Namun nyatanya sejumlah pihak ingin sama-sama mendapat keuntungan dengan tidak mempedulikan keadilan. Bahkan kasus ini sampai bisa lolos dari pengawasan.

Ironisnya kasus suap di MA bukan hanya kali saja terjadi, sebelumnya juga ada kasus serupa yang tertangkap basah dilakukan MA.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Hasbi Hasan
# tersangka suap
# sekretaris MA
# Asep Iwan Iriawan
# KPK

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.