AYOJAKARTA.COM – Isu politik identitas tidak pernah lepas dari mantan Gubernur DKI Jakarta periode 2017-2022, Anies Baswedan.
Mulai dari gelaran Pilkada DKI Jakarta pada tahun 2017, Anies Baswedan selalu di cap menggunakan politik identitas dalam setiap kontestasi politik.
Terlebih saat ini, ketika dirinya dijadikan bakal Calon Presiden (Capres) pada Pemilu 2024 mendatang, rumor politik identitas masih digunakan lawan politiknya untuk menyerang Anies Baswedan.
Anies dijadikan bakal calon Presiden oleh 3 partai yaitu Partai Nasdem, Partai Demokrat, dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube METRO TV pada Senin (10/4), Anies memberikan jawaban atas tudingan yang selama ini disematkan kepada dirinya.
Anies menjelaskan bahwa untuk menjawab tudingan tersebut harus melihat kenyataan yang sudah terjadi.
Mengingat Anies Baswedan telah menyelesaikan masa jabatannya sebagai Gubernur DKI Jakarta selama 5 tahun.
“Kalau menjawabnya itu dengan kenyataan, apakah saya ketika mengelola jakarta diskriminatif?” kata Anies.
“Apakah kemudian cenderung kepada satu dua kelompok tertentu atau semua dapat kesetaraan? Kan Anies sudah 5 tahun tugas, kenapa terus menerus dinilai pakai pernyataan, lihatlah kenyataan,” sambungnya.
Anies mengungkapkan bahwa selama ia menjabat sebagai Gubernur, situasi dan kondisi di DKI Jakarta tidak ada ketegangan.
Baca Juga: ALHAMDULILLAH! David Sudah Lepas Tabung Pernapasan, Makin Cerewet dan Ceria
Bahkan Anies menyebutkan bahwa selama ia memimpin, Jakarta Damai.
“5 tahun gimana Jakarta? Rasanya Jakarta tenang, tidak ada ketegangan, Jakarta damai, suasananya suasana guyub, itu kan dibangun 5 tahun ini,” ungkapnya.
Mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan pada 2014-2016 tersebut mengatakan bahwa ia membangun komunikasi yang baik kepada semua pihak, tanpa terkecuali.
Anies menjelaskan bahwa selama dirinya menjadi Gubernur DKI Jakarta, telah terjalin komunikasi yang baik mulai dari pihak yang sepemahaman hingga yang tidak sepemahaman.
Baca Juga: Apakah Wanita Haid Boleh Mencari Lailatul Qadar? Cek Jawaban dan Penjelasannya di Sini!
“Saya sapa semuanya, komunikasi dengan semuanya, dari mulai yang sepemahaman hingga yang tidak sepemahaman,” katanya.
Anies mengungkapkan bahwa dirinya tidak peduli terhadap tudingan yang selama ini disematkan kepada dirinya.
“Saya tidak peduli apa pikiran mereka di masa lalu,” ungkapnya.
Tetapi, Anies Baswedan justru mengatakan suatu hal kepada orang yang bertolak belakang dengan dirinya.
Baca Juga: Detik-detik Jelang Pembacaan Vonis AG, Gunakan Hoodie Putih dan Kepala Tertunduk
Anies Baswedan justru meminta kepada mereka-mereka yang tidak menyukainya untuk membantunya selama menjadi Gubernur DKI Jakarta.
“Saya sering bilang begini, I am not asking you to like me and I am asking you to help Jakarta, saya tidak minta anda menyukai saya tapi saya minta anda bantu Jakarta,” pungkas Anies Baswedan.***

Share this article
Anies Baswedan jawab santai soal isu politik identitas yang tersemat pada dirinya sejak Pilkada Gubernur Jakarta. Simak di sini!