AYOJAKARTA.COM – Tindak penganiayaan yang dilakukan oleh Mario Dandy Satrio berbuntut panjang.
Pasalnya, harta kekayaan yang dinilai tak wajar milik sang ayah yakni Rafael Alun Trisambodo langsung jadi sorotan.
Harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo tersebut terkuat setelah ulah Mario Dandy yang kerap pamer harta di media sosialnya.
Baca Juga: KPK Soroti Adanya Dugaan Geng Pejabat Tehadap Harta Gendut Rafael Alun Trisambodo, Begini Polanya!
Bahkan Rafael Alun Trisambodo sampai harus memenuhi panggilan KPK untuk mengklarifikasi sumber harta kekayaan yang dimiliknya.
Pasalnya harta kekayaan Rafael Alun Trisambodo mencapai Rp56 miliar dimana jumlah tersebut hampir mendekati kekayaan Menkeu Sri Mulyani.
Hingga saat ini KPK masih terus mendalami semua aset yang dimiliki oleh Rafael Alun Trisambodo guna membuktikan apakah benar ada tindak pencucian uang atau tidak.
Baca Juga: Bukan Rafael Alun atau Sri Mulyani, Inilah Orang Paling Kaya di Kemenkeu, Hartanya Bikin Ngiler
Namun selain itu pihak KPK juga menduga adanya geng pejabat pajak usai menyoroti harta kekayaan tak wajar Rafael Alun Trisambodo tersebut.
“Kita dapat informasi si ini ni sama si ini, si ini, kita lihat oiya perjalanan karirnya nyambung di beberapa tempat. Itu yang saya maksud geng, jadi jangan geng dia dianggap berkomplot,” ujar Deputi Pencegahan KPK Pahala Nainggolan dalam siaran TV One, dikutip Senin, 6 Maret 2023.
Boyamin Saiman selaku Koordinator MAKI juga menduga hal yang sama soal adanya geng pejabat pajak tersebut.
Dalam pernyataannya geng pejabat pajak ini sangat mungkin ada, pasalnya tindak pidana korupsi tidak bisa dilakukan sendirian.
“Yang berkomplot ya karena korupsi adalah kejahatan yang serius tidak bisa dilakukan oleh sendirian,” ujar Boyamin Saiman.
“Dilakukan oleh banyak orang yang mereka masing-masing mempunyai peran,” lanjutnya.
Boyamin Saiman juga mengatakan jika biasanya solidaritas geng korupsi ini sangat solid dan kuat.
“Di mana solidaritas di antara mereka sangat kuat jadi begitu mereka ketahuan ya mereka sudah punya kode, ayo kita ketahuan nih ya sandinya apa kebakaran, misalnya,” jelas Boyamin Saiman.
Ia juga menambahkan, “Oh kita kebakaran nih maka segera bersihkan semua dokumen, bersihkan semua percakapan, hapus WhatsApp seperti itu.”
Kemudian menurut Boyamin Saiman, jika benar dugaan KPK soal geng pejabat pajak Rafael Alun Trisambodo yang terbukti melakukan tindak korupsi, biasanya ada 3 faktor yang membentuk geng tersebut.
Faktor pertama biasanya kekompakkan antar oknum untuk bisa mendapatkan kekayaan dengan cara korupsi.
“Nah geng ini terbentuk karena apa? Karena rasa yang sama untuk mendapatkan kekayaan dengan cara korupsi itu yang pertama,” jelas Boyamin Saiman.
Lalu faktor yang kedua, geng korupsi bisa terbentuk karena hubungan antara bawahan dan atasan yang saling memahami.
“Kemudian yang kedua terbentuk karena hubungan atasan dan bawahan yang saling memahami ya, atasan butuh uang bawahan butuh uang,” tutur Boyamin Saiman.
Lalu faktor ketiga yang membentuk geng korupsi biasanya karena oknum-oknum tersebut satu komunitas seperti sedaerah atau seangkatan.
“Kemudian yang ketiga berdasarkan tadi komunitas mereka, apakah mereka temen satu angkatan, apakah mereka temen dari satu daerah, misalnya,” ungkap Boyamin Saiman.***

Share this article
Harta kekayaan yang dinilai tak wajar milik sang ayah yakni Rafael Alun Trisambodo masih jadi sorotan KPK.