Terbongkar! 4 Poin Kasus Mafia Tanah, Mahfud MD: Masyarakat Banyak yang Pakai Tanah Pemerintah, Gak Mau Diusir

4 Poin Kasus Mafia Tanah, Mahfud MD: Masyarakat Banyak yang Pakai Tanah Pemerintah, Gak Mau Diusir

4 Poin Kasus Mafia Tanah, Mahfud MD: Masyarakat Banyak yang Pakai Tanah Pemerintah, Gak Mau Diusir

AYOJAKARTA.COM - Mahfud MD selaku Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) gelar rapat terbuka terkait permasalahan mafia tanah yang saat ini menjadi masalah besar di Indonesia.

Pada kesempatan kali ini pun Mahfud MD menghadirkan beberapa pejabat termasuk Kabareskrim Komjen Agus Andriyanto.

Menurut Mahfud MD, kasus mafia tanah di Indonesia ini sudah terlalu banyak dan cukup rumit untuk didalami.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Ada Gerakan Bawah Tanah dalam Kasus Ferdy Sambo, Kompolnas: Siapa Orangnya? Laporkan!

"Rumit, jadi polisi, kejaksaan juga pusing melihat ini karena rusaknya kayak gini," ujar Mahfud MD dikutip Ayojakarta.com melalui laman suara.com.

Selain itu Mahfud pun mengungkapkan beberapa pernyataan mengenai penanganan serta pendapatnya soal mafia tanah tersebut, diantaranya sebagai berikut:

1. Penyerobotan Tanah

Mahfud MD ungkap beberapa kasus yang sering dialami oleh masyarakat ialah penyerobotan hak tanah mereka meski sudah dimiliki.

"Jadi banyak tanah itu (sudah ada pemilik), ada nih sertifikat, punya masyarakat, tapi karena tidak (ditempati) terus diserobot, sekarang mau dipakai, ternyata sudah dipakai orang lain," ujar Mahfud MD.

Baca Juga: Panas! Kuasa Hukum Ferdy Sambo Tak Tinggal Diam, Tanggapi Tudingan Mahfud MD soal Gerilya Pengaruhi Vonis

Tentunya ini yang dijadikan fokus utama Mahfud MD untuk memberantas mafia tanah yang masih sering mengaku memiliki tanah orang lain.

"Itu juga tiba-tiba dicaplok oleh orang lain, ada tanah negara BUMN, tiba-tiba ada yang menjualnya seperti kasus yang pesantren (pesantren milik habib Rizieq di Megamendung) tiba-tiba ada pesantren, tanah milik PTPN. Sesudah mau diselesaikan, ternyata banyak orang gede yang punya (tanah) di situ," jelas Mahfud MD.

2. Tanah Turun Temurun

Sering terjadi beberapa kasus tanah yang dihuni masyarakat turun temurun, tidak bersertifikat tapi tiba-tiba terbit sertifikat tanah hak atas pihak lain.

Biasanya ini dikarenakan pemilik yang sebenarnya acuh terhadap dokumen resmi kepemilikan tanah yang akhirnya menimbulkan sengketa.

Baca Juga: Mahfud MD Sebut Ada Pergerakan Gerilya Ingin Bebaskan Ferdy Sambo dari Jerat Hukum, Singgung Sosok Brigjen

"Sehingga sudah turun temurun (menggunakan tanah) diusir karena tiba-tiba ada sertifikatnya (milik orang lain)," jelas Mahfud MD.

3. Singgung Soal Kesalahan Kantor Pertanahan

Selanjutnya Mahfud MD singgung soal adanya kesalahan-kesalahan di Kantor Pertanahan dari mulai tingkat Provinsi hingga Kabupaten atau Kota.

Dalam tindakan penerbitan sertifikat hak atas tanah, ada kesalahan penentuan batas tanah, keabsahan dokumen, yang akhirnya menimbulkan tumpang tindih area tanah antar masyarakat.

Baca Juga: Bukan Karena Tanah Arab Menghijau, Mbah Moen: Tanda Kiamat akan Terjadi jika Sudah Tak Ada yang Lakukan Ini

"Sertifikatnya lebih dari satulah ketika dibawa ke kantor Pertanahan, loh ini kok begini? Waduh bagaimana ya? Sudah ke pengadilan, ke pengadilan enggak jelas lagi. Keputusannya bisa ada dua macam atau tiga macam, jadi bukan kita enggak tahu yang begini, tapi banyak," ungkap Mahfud MD.

4. Masyarakat Gunakan Tanah Negara

Banyak tanah negara yang digunakan dengan sengaja oleh masyarakat, dan ketika hendak diusir mereka yang menggunakannya malah menolak.

"Dan ini ribuan hektar, yang tidak dilengkapi SHM atas tanah misalnya tanah-tanah milik TNI AU,Kepolisian,TNI AD, banyak juga yang dicaplok begitu saja, tapi di usir enggak bisa," ujar Mahfud MD.

Bahkan ketika pemerintah menyatakan adanya ganti rugi, banyak dari mereka yang mengaku sudah memiliki sertifikat hak milik secara pribadi.

Baca Juga: Beredar Gerakan Bawah Tanah Selamatkan Ferdy Sambo, Ketua Kompolnas Tak Kaget: dari Awal...

"Ada lagi dekat sini masih ribut, jalan tol, Pak Basuki (Menteri PUPR) sudah sediakan uang untuk ganti rugi yang banyak, mahal, tiba-tiba ada yang sertifikatnya 3 jenis," jelas Mahfud MD.

Terkait kasus mafia tanah ini, tentunya menjadi bahan kajian oleh Menko Polhukam dengan pihak-pihak lainnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Metropolitan 07 Jun 2026, 23:11 WIB

Subsidi Capai Rp400 Miliar, Pemprov DKI Berencana Sesuaikan Tarif Transjabodetabek hingga Fasilitas Layanan

Pemprov DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan (Dishub) DKI akan menyiapkan strategi untuk menyesuaikan tarif layanan Transjabodetabek.

Metropolitan 07 Jun 2026, 22:38 WIB

HUT ke-499 DKI Jakarta, Pramono Anung Berencana Gratiskan Sejumlah Destinasi Wisata hingga Transportasi Umum!

Jelang perayaan hari ulang tahun (HUT) ke-499  kota Jakarta, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung berencana akan meng-gratiskan sejumlah destinasi wisata di Ibu kota.

Pendidikan 07 Jun 2026, 22:07 WIB

SPMB DKI Jakarta 2026, DPRD DKI: Siap Mengawal Kebijakan yang Diterapkan

Menanggapi proses SPMB di DKI Jakarta, Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Rany Mauliani memastikan, pihaknya akan terus mengawal pelaksanaan agar sesuai dengan kebutuhan masyarakat.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:26 WIB

Viral Pulau Sampah di Pesisir Muara Angke, Pemprov DKI: 100 Personel Diturunkan Bersihkan Sampah Selama 4 Hari

Sempat ramai di media sosial pulau sampah d pesisir Muara Angke, Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung minta DLH DKI secara rutin lakukan pembersihan sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 20:06 WIB

Berhadiah Insentif Pajak! Pemprov DKI Jakarta akan Gelar Gerakan Pilah Sampah untuk Industri Hotel, Restoran hingga Kafe

Berhadiah insentif pajak, Pemprov DKI Jakarta siap gelar kompetisi gerakan pilah sampah untuk sektor industri hotel, restoran, dan kafe (Horeka).

Bisnis 07 Jun 2026, 17:42 WIB

BTN Perkuat Kualitas Kredit Baru Lewat Digitalisasi dan Manajemen Risiko Terintegrasi

BTN sukses menekan rasio kredit bermasalah lewat transformasi Loan Factory yang memperkuat kualitas aset dan efisiensi.

Nasional 07 Jun 2026, 13:08 WIB

Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Jasa Marga Tegaskan Aksi Nyata Kurangi Emisi Karbon

Jasa Marga memperkuat komitmen iklim melalui Roadmap Net Zero Emission dan berbagai aksi pengurangan emisi.

Nasional 07 Jun 2026, 12:56 WIB

PNM Dorong Pemberdayaan dan Kenaikan Pendapatan Nasabah untuk Lawan Rentenir

PNM Mekaar hadir dengan pembiayaan dan pendampingan untuk membantu nasabah berkembang serta menjauhi rentenir.

Bisnis 07 Jun 2026, 12:46 WIB

HR Asia Anugerahkan BNI Predikat Best Companies to Work for in Asia 2026

BNI kembali meraih Best Companies to Work for in Asia 2026 dari HR Asia berkat budaya kerja dan SDM unggul.

News 07 Jun 2026, 12:36 WIB

Pertamina Patra Niaga JBB Tegaskan Distribusi BBM Publik Normal usai Kecelakaan Mobil Tangki Industri di Cipali

Pertamina memastikan pasokan dan distribusi BBM masyarakat tetap aman pascainsiden mobil tangki industri di Tol Cipali.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:34 WIB

CFD Rasuna Said Bukan Hanya Tempat Olahraga, Turut Jadi Ruang Sosialisasi Pilah Sampah!

Selain menjadi tempat baru untuk berolahraga, CFD Rasuna Said menjadi tepat untuk memberikan informasi terkait Gerakan memilih sampah.

Metropolitan 07 Jun 2026, 12:23 WIB

CFD Rasuna Said Resmi Dibuka, Pramono Anung: Potensi Jadi Landmark Baru

Resmi dibuka rutin tiap minggu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung hadir di Car Free Day (CFD) dengan berolahraga di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Minggu (7/6).

Sport 07 Jun 2026, 11:38 WIB

Raymond-Joaquin ke Final Indonesia Open 2026, BNI Tegaskan Pentingnya Pembinaan

BNI mengapresiasi Raymond-Joaquin yang lolos ke final Indonesia Open 2026 sebagai hasil pembinaan berkelanjutan.

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:43 WIB

Pemprov DKI Bekerjasama dengan BMKG Siapkan EWS, Ini Deretan Fungsinya!

Upaya menjadi sistem peringatan dini kualitas udara, Pemprov DKI Jakarta bekerjasama dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) sedang menyiapkan early warning system (EWS).

Metropolitan 07 Jun 2026, 10:14 WIB

Imbauan Gunakan Masker! Kualitas Udara DKI Jakarta Terburuk ke 2 di Dunia, Bisa Picu Penyakit ISPA

Imbauan bagi masyarakat yang akan beraktivitas di luar rumah pada Minggu, 7 Juni 2026 untuk menggunakan masker.

Metropolitan 07 Jun 2026, 09:58 WIB

Dipastikan Cerah! BMKG Prediksi Cuaca DKI Jakarta Minggu 7 Juni Tidak Ada Hujan, Suhu Capai 35 Derajat!

Informasi prediksi cuaca DKI Jakarta dari Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) pada Minggu, 7 Juni 2026.

Ekonomi 07 Jun 2026, 06:31 WIB

Satu Dekade, Public Gold Indonesia Targetkan 10 Juta Pelanggan di 2030

Public Gold Indonesia tidak hanya dipercaya menjadi layanan penyedia logam mulia bagi individu maupun korporasi, tetapi secara aktif mengedukasi masyarakat untuk memahami emas

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.