Soal Kasus Vina Cirebon, Mahfud MD Sebut Ada yang Sedang Dilindungi: Ini Permainan Profesional!

Mahfud MD buka suara soal kasus pembunuhan Vina Cirebon.
Mahfud MD buka suara soal kasus pembunuhan Vina Cirebon.

AYOJAKARTA.COM - Kasus pembunuhan Vina Cirebon bersama kekasihnya Eky masih terus menuai banyak polemik dan sorotan dari berbagai pihak seperti salah satunya mantan Menkopolhukam Mahfud MD.

Mahfud MD akhirnya ikut buka suara soal bagaimana penanganan hukum dalam kasus Vina Cirebon yang saat ini sangat viral dan menjadi pusat perhatian masyarakat.

Seperti yang kita ketahui bahwa kasus pembunuhan Vina Cirebon ini memang cukup menyeret banyak pihak-pihak selain kepolisian.

Bahkan nama beberapa pejabat baik negara atau daerah pun masuk ke dalam lingkaran teka-teki kasus pembunuhan dan penganiayaan tersebut.

Baca Juga: KPM PKH dan BPNT Banjir Rezeki Jelang Idul Adha, KKS BRI dan BNI Terisi Saldo 2 Bansos Reguler Rp400 Ribu Hari Ini

Bahkan banyak kesaksian dati terpidana kasus tersebut yang telah bebas menyebut jika mereka tidak bersalah namun harus rela dihukum karena paksaan aparat penegak hukum.

Tentu ini menjadi pertanyaan bagi masyarakat yang mengikuti jalannya kasus ini apakah memang benar hukum di kasus Vina Cirebon ini merupakan rekayasa belaka.

Kejanggalan ini pun ikut disuarakan oleh Mahfud MD yang memberikan komentar soal bagaimana penegakkan hukum di Indonesia.

Menurut Mahfud sebagai mantan Menkopolhukam yang menangani berbagai kasus selama ini, menilai bahwa hukum di Indonesia memang sering dipermainkan.

Baca Juga: Anggaran Sudah SIAP! Ada 3 Bantuan Sosial Tambahan yang Cair Hari Ini, Nominalnya Ada yang Cukup Buat Modal Usaha

Apalagi jika hukum tersebut sudah menyangkut pejabat atau terkait dengan uang.

"Hukum kita itu sering dimain-mainkan ya. Saya tidak ingin katakan bahwa selalu dimain-mainkan tapi sangat sering dimain-mainkan kalau sudah menyangkut pejabat atau mungkin menyangkut duit," kata Mahfud seperti dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube miliknya Mahfud MD Official, Rabu (12/6/2024).

Mahfud juga mengatakan bahwa beberapa kasus yang dimain-mainkan tersebut merupakan bagian dari sebuah penyimpangan.

Mahfud sendiri mengaku tidak begitu mengikuti kasus ini dulu di tahun 2016, namun melihat konstruksi hukumnya saat ini, hal itu dinilai janggal.

"Saya tidak tahu persis kasus Vina tapi kosntruksinya kaya begini dulu ada tersangka 10 atau 11 orang diajukan ke pengadilan. Itu berita acaranya kan ada 11 orang diajukan, yang tiga lari yang delapan sudah dihukum," ujarnya.

"Nah sesudah muncul (film) Vina Sebelum 7 Hari lalu kasus itu muncul lagi. Dulu lari kemana orang (3 DPO) itu? Itu kan resmi buron namanya A B C D, nah ini baru muncul. Jadi saya berpikir ini bukan sekedar unprofesional tetapi menurut saya memang ada permainan profesional," lanjutnya.

Bahkan Mahfud juga menyatakan bahwa seolah-olah di kasus ini ada permainan untuk melindungi seseorang atau mendapat bayaran dari seseorang untuk mengaburkan kasus tersebut.

Baca Juga: Pantas Tinggi Peminat! 10 Prodi Teknik Paling Diincar BUMN dan Gaji Entry Level Tembus Rp80 Juta, Auto Balik Modal Kuliah

Mahfud mengaku sangat heran mengapa tiga dari 11 pelaku yang dulu lari tidak segera ditemukan dan dihukum.

Padahal pada delapan tersangka lainnya, mereka mendapat hukuman yang cukup panjang bahkan ada yang harus menerima seumur hidup.

"Yang tiga ini dilupakan sampai delapan tahun muncul lagi. Baru muncul di film baru orang kaget lagi lalu dibuka lagi," kata Mahfud.

"Konyolnya lagi dulu ada diberita acara resmi diumumkan tiga buron, sekarang sudah mulai ketahuan ada dua masalah, Pegi ditangkap sementara muncul kesaksian bahwa orang itu bukan dan Peginya sendiri gak tahu pegi yang ditangkap, apakah pegi yang sekarang ditangkap buka kambing hitam?!" tegasnya lagi.

Kasus Vina Cirebon ini sendiri memang kembali viral dan menjadi sorotan usai dijadikan sebuah film oleh salah satu rumah produksi.

Polisi pun akhirnya membuka kembali kasus ini dan kini masih terus dilakukan penyelidikan lebih lanjut.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Vina
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.