AYOJAKARTA.COM – Pergerakan bawah tanah ingin Ferdy Sambo dibebaskan yang disebutkan oleh MenkoPolhukam, Mahfud MD masih menjadi misteri.
Bahkan, kuasa hukum Brigadir J, Martin Simanjuntak mengaku merasakan efek hantu bawah tanah.
Tidak hanya itu, Martin membongkar isi buku hitam milik Ferdy Sambo yang kerap kali dibawa-bawa saat persidangan.
Menurut pernyataan Martin, buku hitam Ferdy Sambo berisi daftar nama orang-orang yang terlibat dalam pergerakan bawah tanah.
Dilansir AyoJakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Senin, (23/1/2023), Martin Simanjuntak menyebutkan bahwa ada banyak informasi di dalam buku tersebut.
Terutama informasi orang-orang yang bergerilya ingin meringankan vonis Sambo oleh Hakim.
“Coba liat itu buku hitam yang sering dibawa-bawa Ferdy Sambo, itu saya pikir ada banyak informasi disitu mengenai hutang-hutang seseorang, baik materil maupun immateril,” kata Martin.
“Apakah jenderal bintang satu ini satu-satunya jenderal yang diduga bergentayangan, atau mungkin saja mantan jenderal yang bintangnya lebih dari satu, yang ikut serta melobi-lobi ataupun mencari-cari kesempatan untuk meringankan Ferdy Sambo dan istrinya,” lanjutnya.
Martin menilai, upaya tersebut dilakukan bukan hanya untuk Ferdy Sambo, akan tetapi untuk Putri Candrawathi dan para ajudan, kecuali Bharada E.
“Saya pikir yang mau diringankan itu bukan hanya Ferdy Sambo, tapi juga adalah minimal istri atau para ajudan yang lain selain Richard,” jelas kuasa hukum Brigadir J.
Baca Juga: Ngeri! Bongkar Pengaruh Kuat Ferdy Sambo, Ketua IPW Sebut Ada Siasat Kotor dalam Tuntutan Hukuman
Dikatakan Martin Simanjuntak, meskipun ia sudah dipecat secara tidak hormat dari jabatannya yakni Propam, bukan berarti jaringannya meninggalkan Sambo.
Karena Ferdy Sambo memiliki banyak uang dan networking, sehingga masih banyak orang yang loyal kepada suami Putri Candrawathi itu.
“Sebenarnya sudah sering kali menyampaikan bahwa Ferdy Sambo itu memiliki uang yang banyak, dan juga memiliki networking,” ungkap Martin.
Baca Juga: CEK FAKTA: Video KPK Menggeledah Kantor Wali Kota Solo dan Hasilnya Kagetkan Gibran, Benarkah?
“Ada sebagian yang cari aman meninggalkan dia, namun ada juga sebagian loyal, loyal karena loyalitas atau loyal karena adanya begriming,” lanjutnya.
Lebih lanjut, Martin Simanjuntak meyakini adanya gerakan bawah tanah, seperti disebutkan oleh Mahfud MD, bahkan merasakan efek tersebut.
“Seperti hantu itu, tidak kelihatan, kaya terakhir ke Jambi, saya lagi tidur itu meja sama kursi itu bergerak sendiri, saya tidak melihat hantunya, tapi saya bisa merasakan efek hantunya ada,” pungkas pengacara Brigadir J.

Share this article
Kuasa hukum Brigadir J, Martin Simanjuntak mengaku merasakan efek hantu bawah tanah menuju vonis hakim Ferdy Sambo. Mahfud MD beri tanggapan