AYOJAKARTA.COM – Arif Rachman Arifin kembali jalani persidangan perintangan penyidikan pada hari ini, Jumat 13 Januari 2023.
Ada momen yang membuat terenyuh publik di mana Arif Rachman Arifin mengungkapkan pesan sang ayah untuknya dalam menjalani persidangan kasus ini.
Arif Rachman Arifin menjadi orang pertama dalam kasus perintangan penyidikan yang dijadwalkan oleh Hakim untuk menjalani sidang pemeriksaan terdakwa.
Dikutip Ayojakarta.com pada kanal YouTube TV One News terlihat potongan video persidangan Arif Rachman Arifin saat ditanya oleh penasehat hukumnya yang akhirnya mengungkapkan pesan sang ayah kepadanya.
“Saudara terdakwa orangtuanya polisi juga ya?” tanya penasehat hukum Arif.
“Iya,” jawab Arif.
“Jadi anda sudah dari kecil ditanamkan budaya didikan militeristik atau kepolisian?” tanya penasehat hukum lagi.
“Iya,” jawab Arif.
“Apakah ayah saudara masih hidup dan bisa melihat anda duduk di persidangan ini?” tanya penasehat hukum.
“Masih,” Arif menjawab dengan suara mulai bergetar.
“Apa komentar ayah saudara?” cecar penasehat hukum.
“Memang pernah ketemu?” tanya Hakim tiba-tiba.
“Pernah Yang Mulia, besuk,” jawab Arif kepada Hakim.
“Dalam persidangan ini hadir?” tanya Hakim lagi.
“Tidak yang Mulia,” jawab Arif.
Kemudian Hakim mempersilahkan penasehat hukum untuk melanjutkan pertanyaannya.
Penasehat hukum Arif Rachman pun melanjutkan pertanyaannya terkait tanggapan orangtua Arif terutama sang ayah kepadanya.
Arif juga mengatakan pesan yang disampaikan sang ayah kepadanya.
“Apakah menurut ayah saudara yang merupakan senior juga di kepolisian tindakan saudara ini dapat dibenarkan?” tanya penasehat hukum.
“Harus berani melawan, jangan takut,” ucap Arif menirukan pesan sang ayah dengan suara bergetar seperti menahan tangis.
“Apakah anda sudah melawan?” tanya penasehat hukum lagi.
“Sudah mulai sejak mulai diperiksa saya sudah mulai mengatakan apa yang sebenarnya,” ujar Arif.
“Berkaitan dengan ancaman, ‘Kalau sampai ini bocor kalian berempat yang tanggungjawab’ jangan sampai persidangan ini sebagai perwujudan konkret dari ancaman ‘kamu bertanggungjawab’. Saudara terdakwa harus benar-benar menceritakan apa adanya sebab putusan hakim ini bukan menjadi ancaman bentuk tanggung jawab karena anda memberikan kebocoran,” terang penasehat hukum kepada seolah turut menasehati.***

Share this article
Ada momen yang membuat terenyuh publik dimana Arif Rachman Arifin mengungkapkan pesan sang ayah untuknya dalam menjalani persidangan.