AYOJAKARTA.COM – Dua gunung yang berada Pulau Sumatra, Gunung Marapi dan Gunung Kerinci, mengalami erupsi hari ini, Rabu 11 Januari 2023.
Informasi tentang erupsi Gunung Marapi dan Gunung Kerinci disampaikan akun Twitter Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Vulkanologi (PVMBG), @PVMBG_, Rabu 11 Januari 2023.
“Terjadi #erupsi G. Marapi pada hari Rabu, 11 Januari 2023, pukul 08:25 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 800 m di atas puncak. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung. #PVMBG @id_magma.”
Demikan informasi yang disampaikan PVMBG melalui akun Twitter @PVMBG_ tentang erupsi Gunung Marapi.
Terkait dengan erupsi Gunung Marapi, laman magma.esdm.go.id menuliskan keterangan sebagai berikut:
“Terjadi erupsi G. Marapi pada hari Rabu, 11 Januari 2023, pukul 08:25 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 800 m di atas puncak (± 3691 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut dan tenggara. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.”
Laman magma.esdm.go.id juga merilis rekomendasi guna mengantisipasi erupsi Gunung Marapi.
“Rekomendasi: Masyarakat disekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunungapi Marapi pada radius 3Km dari kawah/puncak,” tulis laman magma.esdm.go.id.”
Sebelumnya, pada hari ini, PVMBG juga melaporkan tentang aktivitas Gunung Kerinci.
“Terjadi #erupsi G. Kerinci pada hari Rabu, 11 Januari 2023, pukul 05:46 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 900 m di atas puncak. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung. #PVMBG @id_magma.”
Untuk erupsi di Gunung Kerinci, laman magma.esdm.go.id memberikan laporan sebagai berikut:
“Terjadi erupsi G. Kerinci pada hari Rabu, 11 Januari 2023, pukul 05:46 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 900 m di atas puncak (± 4705 m di atas permukaan laut). Kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal ke arah timur laut dan timur. Saat laporan ini dibuat, erupsi masih berlangsung.”
Sementara itu, rekomendasi yang dirilis magma.esdm.go.id menyebutkan bahwa erupsi Gunung Kerinci bisa mengganggu jalur penerbangan.
Berikut ini isi lengkap rekomendasi magma.esdm.go.id:
- Masyarakat di sekitar gunung api kerinci dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki kawah yang ada dipuncak gunungapi kerinci didalam radius 3 km dari kawah aktif (masyarakat dilarang beraktifitas didalam radius bahaya/KRB III).
- Sebaiknya jalur penerbangan disekitar gunung api Kerinci dihindari karena sewaktu-waktu masih memiliki potensi letusan abu dengan ketinggian yang dapat mengganggu jalur penerbangan.”
Berdasarkan catatan Ayojakarta, pada 7 Januari 2023 Gunung Marapi juga erupsi dengan tinggi kolom letusan 200 meter dari atas puncak.
Dengan adanya aktivitas tersebut, pengunjung atau wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunung Marapi.
“Rekomendasi: Masyarakat disekitar Gunungapi Marapi dan pengunjung/wisatawan tidak diperbolehkan mendaki Gunungapi Marapi pada radius 3Km dari kawah/puncak.”
Baca Juga: Hukum Ikut Merayakan Imlek: Begini Hukumnya Menurut Ustadz Abdul Somad (UAH)
Akun Twitter @PVMBG_ juga menginformasikan kabar tentang erupsi Gunung Marapi pada hari ini.
“Terjadi #erupsi G. Marapi pada hari Sabtu, 07 Januari 2023, pukul 09:44 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 200 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 2.4 mm dan durasi 109 detik. #PVMBG @id_magma.”
Sebelum pukul 09:44 WIB, Gunung Marapi juga mengalami erupsi dengan tinggi kolom letusan sekitar 1.500 meter.
“Terjadi #erupsi G. Marapi pada hari Sabtu, 07 Januari 2023, pukul 06:07 WIB. Tinggi kolom letusan teramati ± 1500 m di atas puncak. Erupsi terekam di seismograf dengan amplitudo maksimum 13.4 mm dan durasi 45 detik. #PVMBG.” Begitu tulis akun Twitter @PVMBG_.

Share this article
Terjadi erupsi di Gunung Marapi dan Gunung Kerinci pada hari ini, Rabu 11 Januari 2023. Asap letusan berpotensi mengganggu jalur penerbangan