AYOJAKARTA.COM-- Pasca digelar sidak ke TKP pembunuhan Brigadir Yosua Hutabarat alias Brigadir J, sejumlah fakta baru terungkap.
Diketahui pada Rabu, (4/1/2023) lalu, Tim hakim didampingi JPU dan Kuasa hukum para terdakwa pembunuhan Brigadir Yosua melakukan pemeriksaan di rumah dinas Ferdy Sambo di Duren Tiga dan rumah pribadi di Saguling.
Ronny Talapessy, kuasa hukum Richard Eliezer turut serta dalam rombongan tersebut. Bahkan ia mengaku menemukan beberapa fakta baru usai periksa TKP tersebut.
Dikutip AyoJakarta.com dari kanal Youtube Kompas TV pada (5/1/23), Ronny Talapessy kemudian mengungkapkan fakta-fakta mengejutkan yang ia dapati saat melakukan sidak ke TKP Duren Tiga dan Saguling tersebut.
Beberapa fakta di TKP rumah dinas Ferdy Sambo yang ditemukan oleh Ronny Talapessy tersebut dinilai janggal.
Lantas apa saja fakta-fakta janggal yang ditemukan oleh Ronny Talapessy saat melakukan sidak ke kediaman Ferdy Sambo tersebut?
Baca Juga: Pengakuan Ferdy Sambo Soal Skenario Jadi Senjata bagi Hakim Tanyakan Sifatnya: Sangat Percaya Diri!
1. CCTV
Hal janggal pertama yang ditemukan Ronny Talapessy saat melakukan sidak ke Rumah Duren Tiga dan Saguling adalah keberadaan CCTV.
Dimana ia tidak melihat adanya CCTV di lantai 3 dan lantai 3, padahal menurut hakim saja seharusnya ada CCTV di ruangan tersebut.
“Tidak ada CCTV lantai 2 dan lantai 3, tadi majelis hakim sudah melihat secara langsung ya bahwa ada CCTV sebenarnya,”ujar Ronny Talapessy kepada awak media.
2. Ruangan Eksekusi Brigadir J
Hal janggal kedua juga ditemukan oleh Ronny Talapessy dalam sidak Rabu kemarin adalah posisi para terdakwa saat mengeksekusi Brigadir J.
Baca Juga: Sederet Ramalan Jayabaya yang Jadi Kenyataan, dari Pesawat Terbang hingga Pulau Jawa Berkalung Besi!
“Kedua, terkait yang ada di rumah Duren Tiga ini menjelaskan posisi dari para terdakwa ketika terjadi penembakkan di mana jaraknya sangat dekat,” jelas Ronny.
Dimana menurut Ronny Talapessy jika dilihat dari ruangan tersebut sangat tidak mungkin jika ada terdakwa yang tidak melihat penembakan terhadap Brigadir J.
“Ada salah satu terdakwa yang menyampaikan tidak melihat menurut kami sangat tidak mungkin karena sangat dekat,” ungkap Ronny Talapessy.
“Jadi hari ini menggambarkan situasi bagaimana perkara penembakkan, situasi yang ada di TKP,” imbuhnya.
3. Posisi kamar Putri Candrawathi
Ronny Talapessy juga menyebut jika Putri Candrawathi tidak melihat penembakkan tersebut sangatlah tidak mungkin.
Hal janggal tersebut ditemukan oleh Ronny Talapessy usai meninjau langsung ke lokasi dan melihat letak kamar Putri Candrawathi.
Baca Juga: Ada-ada Saja! KTP Ferdy Sambo Disita, Majelis Hakim Tegas Katakan Ini
“Kalau kami melihat bahwa terkait dengan posisi berdiri dari para terdakwa kan ini untuk menunjukkan di mana posisi dari para terdakwa ketika tadi saya sampaikan ada terdakwa yang menyampaikan tidak melihat Ferdy Sambo menembak, menurut kami sangat tidak mungkin, karena jaraknya terlalu dekat , itu mungkin yang kami lihat ya,” jelas Ronny Talapessy.
“Kemudian letak posisi kamar di mana saudara PC berada juga,” imbuh pengacara Richard Eliezer tersebut.
Baca Juga: Tidak Ditemukan Lemari Senjata Saat Hakim Cek Rumah Saguling, Kelirukah Kesaksian Richard Eliezer?
4. Lemari senjata
Kejanggalan lain yang ditemukan Ronny Talapessy saat melakukan sidak ke TKP kasus Ferdy Sambo adalah soal lemari senjata.
“Dan juga tadi di rumah Saguling menjelaskan terkait dengan lemari senjata yang ada di lantai 3, lemari senjatanya sudah tidak ada itu sudah ditutup,” ungkap Ronny Talapessy.
***

Share this article
Posisi Kamar Putri Candrawathi hingga lemari senjata Jadi tanda tanya, Ronny Talapessy bongkar fakta sidak TKP