AYOJAKARTA.COM--Sebuah fakta mengejutkan datang dari Ahli Digital Forensik yang mengungkapkan beberapa nama di dalam grup WhatsApp ‘Duren Tiga’ yang dibuat usai kematian Yosua.
Hal ini ia sampaikan dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan Brigadir J yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, pada Senin (19/12/2022).
Dikutip AyoJakarta dari kanal YouTube KOMPAS TV, Adi Setya mencoba menampilkan daftar nama anggota grup WhatsApp ‘Duren Tiga’ di layar proyektor sidang.
Baca Juga: Siap-siap! Ada 7 Bansos yang Cair Sepanjang Tahun 2023, Simak Selengkapnya di Sini!
“Anggota grup WhatsApp dengan nama ‘Duren Tiga’ tertampil di layar,” ujarnya.
Akan tetapi, dikarenakan kendala yang ada, Adi pada akhirnya membacakan nama-nama tersebut satu per satu.
Tersebut beberapa anggota grup merupakan para ajudan, termasuk dengan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi.
Baca Juga: Perhatikan 3 Komponen Ini Agar Dapat Menerima Bansos PKH Tahap I Bulan Januari Tahun 2023
“Pertama, kontak WhatsApp atas nama Richard, kedua kontak WhatsApp atas nama Ricky Wibowo, ketiga kontak WhatsApp atas nama Damson Koban,” katanya.
“Berikutnya kontak WhatsApp atas nama Daden, kemudian kontak WhatsApp atas nama Irjen Ferdy Sambo, kontak WhatsApp atas nama Putri Candrawathi, kontak WhatsApp atas nama Diryanto, kontak WhatsApp atas nama Om Kuat,” tambahnya.
Setelah menyebutkan nama-nama tersebut, Adi kemudian menyebut lagi beberapa nama kontak yang ada di dalam grup.
Baca Juga: Penjelasan GOAT Lionel Messi yang Ramai Setelah Final Piala Dunia 2022, Simak Maknanya di Sini!
Menariknya, Ahli Digital Forensik ini menyebut bahwa ada nama ‘Tuhan Yesus’ di dalam daftar anggota grup ini.
Hal ini kemudian membuat pihak Kuat Ma’ruf beserta para kuasa hukumnya tersenyum dan sedikit tertawa setelah mendengar nama tersebut.
“Kontak WhatsApp atas nama SMD, kontak WhatsApp atas nama Tuhan Yesus, kemudian kontak WhatsApp atas nama Alfanzu, kemudian kontak WhatsApp atas nama Saddam,” tutur Adi.
Baca Juga: Terkuak! Ternyata Depresi Putri Candrawathi Bukan Karena Diperkosa, Melainkan Karena Hal Ini..
“Berikutnya kontak WhatsApp atas nama Gusti Sejati, berikutnya kontak WhatsApp atas nama Prayogi Iptara, kontak WhatsApp atas nama AR 19, dan yang terakhir kontak WhatsApp atas nama WTK 46,” tambahnya.
Usai menyebutkan semua anggota grup tersebut, Adi kemudian menyampaikan bahwa data itu ia ambil dan ia dapatkan dari salah satu barang bukti, yaitu handphone milik Richard Eliezer.
“Barang bukti nomor 280 dari STP dengan nama Richard,” pungkasnya.

Share this article
Heboh! ada kontak 'Tuhan Yesus' menjadi salah satu anggota grup whatsApp Geng Sambo, hingga bikin Kuat Maruf sampai Ngakak!