AYOJAKARTA.COM - Ferdy Sambo hadir sebagai saksi dalam sidang lanjutan kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua yang digelar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan untuk terdakwa Richard Eliezer, Ricky Rizal, dan Kuat Ma'ruf, Rabu, 7 Desember 2022.
Berdasarkan cerita Sambo diketahui sebelumnya, Putri Candrawathi telah melapor ke Sambo melalui sambungan telepon kalau ia mau cerita tentang kejadian di rumah Magelang.
"Ya sudah, kamu mau cerita apa kejadian di Magelang?," kata Sambo saat menirukan percakapan bersama Putri, seperti dilihat dari tayangan sidang di kanal YouTube tvOneNews pada Kamis, 8 Desember 2022.
"Saya mau makan dulu," jawab Putri yang ditirukan Sambo.
"Ya sudah, saya tunggu di lantai tiga," kata Sambo ke Putri pada waktu itu.
"Kemudian istri saya makan, saya naik ke lantai tiga mendahului istri saya, menunggu di lantai tiga," jelas Sambo.
Setelah Putri selesai makan dan naik ke lantai tiga, Sambo kembali mempertegas pertanyaannya tentang Putri menghubungi dirinya melalui telepon. Sambo bertanya kepada Putri perlakuan kurang ajar apa yang dilakukan oleh Brigadir Yosua terhadapnya.
Baca Juga: Temukan Kejanggalan, Hakim Peringatkan Ferdy Sambo: Dari Tadi Cerita Saudara Tidak Masuk Akal!
"Saya tanyakan kurang ajar seperti apa Yosua di telepon kamu semalam. Istri saya kemudian nangis. Dia ceritakan bahwa Yosua masuk ke kamar, dia dalam kondisi tidur, istri saya, kemudian tiba-tiba Yosua sudah ada di depan istri saya, dan istri saya kaget. Kemudian Yosua mengancam istri saya," kata Sambo.
Sementara itu, mantan Kadiv Propam Polri tersebut menceritakan bagaimana peristiwa pemerkosaan yang dilakukan oleh Brigadir Yosua terhadap istrinya, Putri Candrawathi pada saat di Magelang.
Tak hanya sampai di situ, Putri juga mengaku ia diperkosa oleh Yosua. Pada saat kondisinya sedang sakit ketika berada di rumah Magelang.
"Kemudian istri saya menyampaikan, dia kemudian melakukan perkosaan terhadap istri saya," ucap Sambo.
"Perkosaan terhadap istri saudara, kemudian?," tanya hakim.
"Kemudian saya kaget karena saya tak berpikir akan fatal seperti ini kejadiannya. Seandainya diceritakan malam, saya pasti upayakan untuk amankan istri saya, kok bisa seperti itu?," kata Sambo.
"Dia masuk ancam saya, saya dalam keadaan sakit, kemudian dia lakukan perkosaan, dan dia menghempas istri saya," jelas Sambo.
"Saya nggak kuat dengar istri saya, saya emosi sekali, Yang Mulia. Saya nggak bisa berpikir ini akan terjadi pada istri saya. Saya nggak bisa berkata-kata karena penjelasan istri saya, dia sampaikan dia juga kaget kenapa Yosua berani seperti itu kepada istri saya," lanjutnya kembali.***

Share this article
Sebelumnya, Putri Candrawathi telah melapor ke Sambo melalui sambungan telepon kalau ia mau cerita tentang kejadian di rumah Magelang.