AYOJAKARTA.COM - Ada hal yang bikin miris di media sosial saat Indonesia tengah berduka atas tragedi kebakaran Depo Pertamina Plumpang.
Hal yang bikin miris tersebut adalah adanya orang yang jual diri saat tragedi itu menjadi perbincangan publik.
Sebagaimana diketahui, kebakaran Depo Pertamina Plumpang Jakarta Utara pada malam tadi Jumat (3/3/2023).
Kebakaran Depok Pertamina Plumpang tersebut pun ramai dibahas oleh warganet di dunia maya.
Namun ternyata, ramainya pembicaraan mengenai musibah tersebut dimanfaatkan oleh sebagian pihak yang tak bertanggungjawab.
Sebab, ternyata ada yang memanfaatkan riuhnya dunia maya untuk melakukan aksi jual diri.
Para pelaku jual diri tersebut membuat unggahan iklan atau konten promosi dengan menyematkan kata kunci yang berkaitan dengan peristiwa kebakaran.
Dengan demikian, iklan atau konten yang diunggah pelaku akan muncul di tengah banyaknya informasi dan pembicaraan mengenai kebakaran.
Berdasarkan pantauan AyoJakarta.com di media sosial Twitter pada Sabtu (4/3/2023), para pelaku pun menerima banyak hujatan dari sesama netizen.
Salah satu akun terlihat mengunggah gambar tangkapan layar tersebut sambil melontarkan makian kepada pelaku.
"Eh l***e l***e t***l, jangan pada gunain keyword Plumpang buat jual diri lah k***l. Mikir a*** ini lagi pada kena musibah, lu malah pada jual diri, g***k g***k, jangan sampe lu yg gue bakar ya g***k" kata tulis akun @txtdarisisange.
Ada ratusan orang yang tampak membalas cuitan makian tersebut di mana tak sedikit yang ikut menghujat.
Sementara itu, ada pula warganet yang mengingatkan jika akun pelaku sebenarnya hanya bot yang mencuri foto milik orang lain.
"udah biasa begini ini kalo gak akun buzzer ya akun bot. Mending direport aja, jgn sebarin sama fotonya. Karna mereka juga cuma nyolong foto orang," ujar akun @AndyHuskyyy.
Sejumlah warganet lain pun mengajak sesama pengguna media sosial untuk melakukan report terhadap akun yang diketahui melakukan jual diri.
Untuk diketahui, kebakaran Depo Pertamina Plumpang memakan korban belasan orang meninggal dan puluhan luka-luka.
Selain itu, bangunan dan kendaraan di sekitar lokasi kebakaran juga banyak yang mengalami rusak berat.
Akibat kebakaran itu, warga sekitar pun harus diungsikan di sejumlah titik.***

Share this article
Para pelaku jual diri tersebut membuat unggahan iklan atau konten promosi dengan menyematkan kata kunci yang berkaitan dengan kebakaran.