AYOJAKARTA.COM - Ismail Bolong adalah salah satu anggota polri yang masih aktif di dinas Polresta Samarinda.
Ia memiliki pangkat Ajun Inspektur Polisi Satu (Aiptu).
Ismail Bolong baru-baru ini menjadi bahan perbincangan lantaran membuka kartu yang menyeret nama baiknya sendiri.
Ismail Bolong membagikan video testimoni terkait aliran dana tambang ilegal.
Baca Juga: Ferdy Sambo, Hendra Kurniawan Kompak Bongkar Rahasia Kasus Ismail Bolong : Faktanya Begitu!
Kasus ini digadang-gadang menjadi kasus yang lebih besar dari kasus Ferdy Sambo.
Pernyataan tersebut membuat Ismail Bolong menjadi buronan polri seperti dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Selasa (29/11/2022).
Polisi akan segera menangkap Ismail Bolong, setelah beredarnya video suap tambang ilegal di Kalimantan Timur yang menyeret anggota polri.
Kapolri juga menurunkan tim dari Polda Kalimantan Barat hingga Mabes Polri untuk melakukan pencarian terhadap Ismail Bolong.
"Untuk saat ini tim sedang mencari baik dari Mabes Polri, ditunggu saja," tutur Jenderal Listyo Sigit Prabowo.
Baca Juga: Minta Segera Diusut Tuntas, Susno Duadji Sebut Kasus Ismail Bolong Lebih Besar dari Ferdy Sambo
Jenderal Listyo juga menjelaskan bahwa telah melakukan pemanggilan terhadap Ismail Bolong dan kini tinggal melakukan tindakan jika memang tidak menghiraukan surat panggilan.
Sebelumnya, video Ismail Bolong beredar terkait pengakuan dirinya yang mengatakan sebagai pengepul tambang batu bara ilegal yang tidak memiliki izin perusahaan di daerah tersebut.
Ismail Bolong mengaku bahwa dirinya menerima keuntungan sekitar Rp 5-10 miliar dalam sebulan.
Ia bahkan telah menyetor dana kepada salah satu anggota polri yaitu Komjen Pol Agus Andrianto.
Akibat dari pernyataannya tersebut, Agus Andrianto dilaporkan oleh majelis aktivis demokrasi.***

Share this article
Ismail Bolong kini menjadi buronan Polri lantaran kasus aliran dana tambang ilegal yang menyeret sejumlah nama petinggi kepolisian.