AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan terdakwa Richard Eliezer (Bharada E), Kuat Maruf dan Ricky Rizal digelar hari ini.
Sidang lanjutan kali ini merupakan gabungan karena mempertemukan tiga terdakwa sekaligus.
Agenda pada sidang lanjutan hari ini masih mendengarkan keterangan dari para saksi.
Total ada 12 saksi yang dihadirkan dalam sidang gabungan terdakwa pembunuhan berencana terhadap Brigadir J hari ini.
Salah satunya adalah keterangan dari saksi petugas kesehatan yang melakukan tes swab kepada para terdakwa dan juga ART di kediaman Ferdy Sambo.
Dari keterangan nakes petugas swab yang bernama Nevi Afrilia, diketahui fakta baru yang sangat mengejutkan.
Dikutip AyoJakarta.com dari akun Tiktok Berliyaanii pada Senin (7/11/2022), awalnya hakim menanyakan apakah pada Juli lalu saksi Nevi Afrilia dipanggil untuk melakukan swab.
Lantas saksi nakes tersebut menjawab betul dipanggil oleh seseorang bernama Ariyanto namun saksi tidak mengetahui jabatan orang tersebut.
Kemudian hakim kembali menanyakan apakah sebelum tanggal 8 Juli, Nevi melakukan kegiatan swab dengan keluarga Ferdy Sambo.
Baca Juga: Sidang Ferdy Sambo Tak Kelar-kelar, Warganet : Lama-lama Kayak Drakor dan Sinetron Ikatan Cinta!
Nevi Afrilia menjawab seperti berikut, “Sebelum tanggal 8 tidak ada”
Nevi Afrilia menuturkan dengan jelas bahwa pada tanggal 8 Juli ia melakukan tes swab tepat pada pukul 13.30 WIB di kediaman Ferdy Sambo.
Lalu hakim menanyakan siapa saja yang diswab oleh Nevi pada saat itu.
“Ada empat orang, Ibu Putri Ibu Susi e Richard Eliezer dan Joshua” jawab Nevi.
Saat dikonfirmasi oleh hakim kenapa terdakwa Ricky Rizal tidak melakukan swab seperti yang lain, Nevi menjawab dirinya tidak tahu mengenai hal tersebut.
Nevi Afrilia juga menuturkan bahwa tidak ada permintaan untuk melakukan swab terhadap terdakwa Ricky Rizal.
Menurut keterangan Nevi, hasil swab keempat orang tersebut adalah negatif.
Nevi Afrilia juga menjelaskan bahwa ia sampai sekitar pukul 15.25 WIB dan selesai 15.50 WIB lalu setelah selesai langsung pulang.
Namun ternyata saat Nevi tiba dikediaman Ferdy Sambo, terdakwa Richard Eliezer dan Putri Candrawathi belum sampai sehingga sempat menunggu kurang lebih 5 menit.
Nevi juga menuturkan bahwa ia melakukan swab pertama terhadap Putri Candrawathi kemudian dilanjutkan ke Susi lalu Joshua dan terakhir Richard Eliezer.
Hakim lantas bertanya, “Ada saudara Ferdy Sambo ikut ?”
Kemudian dijawab oleh Nevi Afrilia dengan jawaban tidak.
Namun saksi dari nakes berikutnya yakni Ishbah Azka Tilawah menuturkan bahwa Ferdy Sambo justru melakukan swab ditanggal 7 Juli.
Dimana tanggal tersebut adalah sehari sebelum kejadian penembakan kepada Brigadir J.
Nakes Ishbah menuturkan bahwa ia melakukan swab terhadap Ferdy Sambo dan ajudannya yang bernama Daden pada tanggal 7 Juli.
Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Susi Kembalikan Uang Sogokan Ferdy Sambo, Takut Stastusnya Jadi Tersangka?
“Tanggal 7 Bapak FS sama Bapak Daden jam 07.00 pagi di kantor di mabes” jelas Ishbah Azka Tilawah.
Sontak saja pengakuan dari kedua saksi yang melakukan tes PCR kepada Ferdy Sambo CS tersebut semakin membuktikan adanya unsur rencana pembunuhan terhadap Brigadir J.
Selain itu keterangan dari kedua nakes tersebut juga mematahkan pengakuan Ferdy Sambo menginformasikan jika dirinya melakukan swab pada tanggal 8 Juli dimana peristiwa penembakan terhadap Brigadir J tersebut terjadi. ***

Share this article
Saksi nakes bernama Nevi Afrilia menyebut bahwa Ferdy Sambo tidak ikut melakukan tes swab di hari kejadian pembunuhan Brigadir J.