Ferdy Sambo Disebut Siapkan Isu Baru untuk Jatuhkan Brigadir J, Psikolog Forensik Bocorkan Dugaan Bukti

Ferdy Sambo Disebut Siapkan Isu Baru untuk Jatuhkan Brigadir J, Psikolog Forensik Bocorkan Dugaan Bukti

Ferdy Sambo Disebut Siapkan Isu Baru untuk Jatuhkan Brigadir J, Psikolog Forensik Bocorkan Dugaan Bukti

AYOJAKARTA.COM - Terdakwa kasus pembunuhan Brigadir J, Ferdy Sambi disebut telah menyiapkan isu baru di persidangan mendatang. 

Dugaan isu baru yang disiapkan Ferdy Sambo ini, diungkap oleh ahli Psikolog Forensik Reza Indragiri. 

Dalam acara Indonesia Lawyer Club (ILC) yang dtayang di tvOne, Reza Indragiri menduga bahwa pihak Ferdy Sambo sudah menyiapkan suatu bukti untuk diserahkan ke Majelis Hakim. 

Baca Juga: Ditanya Hasil Sidang Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi Apakah Sesuai Ekspektasi, Febri Diansyah Jawab Begini

Awalnya, Reza Indragiri menyebut bahwa gelagat Putri Candrawathi selama ini tidak mencerminkan orang yang menjadi korban kekerasan seksual. 

Sebab, sejak awal kasus ini Putri Candrawathi kekeh dengan pernyataannya bahwa ia menerima kekerasan seksual dari Brigadir J.

Lantas seperti apa profil korban kekerasan seksual menurut Reza Indragiri, dan apa bukti yang disipkan pihak Ferdy Sambo untuk menjatuhkan Brigadir J?

Baca Juga: Imbas dari Kesaksiannya, Anak Susi ART Ferdy Sambo Mogok Sekolah, Warganet Pertanyakan Keberadaan Kak Seto

Dilansir AyoJakarta.com dari akun TikTok @jamgadangtv pada Senin (7/11/2022) Reza Indragiri menyampaikan seperti apa ciri-ciri jika seseorang menjadi korban kekerasan seksual.

Menurut Reza Indragiri, ciri-ciri tersebut tidak ada dalam diri Putri Candrawathi.

Reza mengatakan bahwa narasai kekerasan seksual ini sebenarnya tidak menguntungkan siapa pun.

Baca Juga: CEK FAKTA: Benarkah Brigadir J Adalah Agen Ganda dan Rangkap Intel Sehingga jadi Alasan Ferdy Sambo Membunuh?

"Kalau dia (Putri Candrawathi) betul-betul korban kekerasan seksual, maka sebetulnya mengacu pada Undang-undang TPKS, Putri selaku korban kekerasan seksual berhak mendapat restitusi dan kompensasi," ujar Reza.

Namun, hal itu akan didapat setelah ada keputusan dari pengadilan.

"Untuk membuktikan ada atau tidaknya kekerasan seksual dibutuhkan tiga hal, pertama keterangan saksi dan atau korban, kedua alat bukti lainnya, ketiga keyakinan hakim," jelas Reza.

Baca Juga: Terungkap, Ini Yang Bikin Ferdy Sambo Ditakuti Penyidik Menurut Saksi Rifaizal Samual

Reza mengatakan bahwa hal pertama yakni saksi yang disebut-sebut sebagai orang yang mengetahui kekerasan seksual itu kini udah dicap tidak kredibel.

Saksi yang dimaksud Reza adalah ART Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi bernama Susi.

"Berarti saksi tidak bisa diandalkan, berikutnya korban, persoalannya adalah dari waktu ke waktu saya justru memotret tindak-tanduk dan perkataan Putri Candrawathi ini tidak sesuai dengan profil korban kekerasan seksual yang saya pahami," tegas Reza.

Baca Juga: Jawaban Saksi Susi dan Kodir di Kasus Ferdy Sambo & Putri Candrawathi yang Bikin Hakim & Jaksa Sewot

Reza lantas mengatakan dalam undang-undang TPKS, identitas korban kekerasan seksual wajib ditutup atau disamarkan.

"Tapi faktanya, mari kita ingat kembali dei depan mako brimob apa yang yag terjadi, alih-alih identitasnya ditutup, justru Putri Candrawathi ini entah dengan inisiatif dia sendiri entah dihadirkan oleh penasihat hukumnya justru muncul di depan mako brimob," terangnya lagi.

Bahkan saat itu, kata Reza, Putri justru dipersilahkan berbicara dan memperkenalkan dirinya di depan umum.

Baca Juga: Kejanggalan dalam Sidang Ferdy Sambo Diungkap Keluarga Brigadir J, Tak Boleh Bawa HP: Terlihat Kekuasaan Sambo

"Masa iya ya ada korban kekerasan seksual yang sedemikian gamblang muncul dan memperkenalkan dirinya," ungkap Reza.

Menurut Reza, tindakan Putri ini justru melanggar undang-undang TPKS.

Reza juga mengatakan bahwa korban kekerasa seksual pasti butuh bantuan dan perlindungan.

"Tapi aneh bin ajaib, orang ini (Putri Candrawathi) dikabarkan media ketika didatangi oleh LPSK justru Putri Candrawathi dikabarkan diam seribu bahasa, kan aneh," ucap Reza.

Baca Juga: Kebenaran Arka Anak Bungsu Ferdy Sambo Masih Dipertanyakan, Susi Dikritik Karena Ini!

Kemudian dilihat dari sisi trauma, Reza mengatakan bahwa Putri terlihat tidak seperti mengalami trauma.

Trauma yang dialami oleh korban kejahatan seksual adalah trauma di atas trauma.

"Dia akan memilih mengisolasi dirinya, dia membatasi betul pergaulan sosialnya, dia akan masuk pada fase terluka yang barang kali tidak butuh waktu sebentar untuk bisa pulih kembali, tapi lagi-lagi dalam waktu yang tak begitu jauh, orang ini justru muncul," tegas Reza.

Baca Juga: Pertanyaan Kuasa Hukum Ferdy Sambo Dinilai Tidak Logis, Ayah Brigadir J : Saya Merasa Lucu!

Menurut Reza, gelagat Putri ini sangat bertentangan dengan ciri-ciri orang yang mengalami kekerasan seksual.

Selanjutnya, Reza membahas soal dugaan bahwa pihak Ferdy Sambo akan memberikan isu baru yang justru akan menyudutkan Brigadir J. 

"Saya mencoba berimajinasi barang kali akan dihadirkan satu alat bukti bukan terkait kekerasan seksual yang dialami Putri Candrawathi," tegas Reza.

Baca Juga: Terpopuler! Sederet Fakta Baru Kasus Ferdy Sambo, Warganet : Serem Bener!

Justru, kata Reza alat bukti ini dihadirkan dengan tujuan untuk menstigma Brigadir J.

"Alat bukti ini akan dihadirkan ke Majelis Hakim untuk menunjukkan kepada dunia bahwa manusia ini memang bejat (Brigadir J) punya tabiat yang rusak, manusia ini memang punya kepribadian yang busuk," ungkapnya.

Reza lantas mengatakan bahwa dugaan pembunuhan berencana ini adalah kejahatan yang lebih dulu diawali peristiwa lainnya yakni dugaan kekerasan seksual.

Baca Juga: Pernyataan Daden Bikin Susi Art Ferdy Sambo Cabut Kesaksiannya Soal Anak Bungsu Putri Candrawathi

"Andaikan Ferdy Sambo dan Putri Candrawathi dinyatakan bersalah oleh Majelis Hakim, tetap mereka harus dimaklumi sebagai seseorang atau dua orang yang sudah pernah tersakiti sebelumnya," terangnya.

Lantas alat bukti apa yang bisa disodorkan pihak Ferdy Sambo ke Majelis Hakim untuk menstigma Brigadir J?

"Perkiraan saya, bisa benar bisa tidak, perkiraan saya alat bukti yang dihadirkan itu adalah hasil pemeriksaan sikologi," papar Reza.

Baca Juga: Penyidik yang Bertugas Saat Penembakan Brigadir J Bongkar Skenario Licik Ferdy Sambo di Persidangan

Reza mengatakan bahwa dirinya memang tidak memegang atau mengetahui hasil pemeriksaan sikologi tersebut.

Kendati demikian ia menduga pasti ada hasil pemeriksaan sikologi tersebut dan akan diberikan kepada Majelis Hakim.

"Isinya ada dua barang kali, pertama sekali lagi labeling pemberian serba aneka predikat buruk bagi mendiang Brigadir J," kelakar Reza.

Baca Juga: Terpopuler! Tanyai Ayah Brigadir J, Arman Hanis Pengacara Ferdy Sambo Disoraki Pengunjung Sidang

Kemudian yang kedua, Reza menduga isi pemeriksaan sikologi itu adalah kesimpulan bahwa Putri Candrawathi sungguh-sungguh berada dalam kondisi guncangan jiwa.

"Dan guncangan jiwa itu tidak mengada-ada, tidak direkayasa akibat kekerasan seksual," lanjutnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti

News Update

Internasional 06 Jun 2026, 23:15 WIB

Iran Balas Serang Pangkalan Militer AS di Kuwait dan Bahrain, Selat Hormuz Terancam Ditutup Total

Iran menyerang pangkalan militer AS di Kuwait & Bahrain dengan rudal balistik. Dampaknya, pasar energi global terguncang, Selat Hormuz terancam ditutup, dan Rupiah sempat anjlok ke Rp18.095 per dolar

Metropolitan 06 Jun 2026, 21:16 WIB

Info Lengkap Reading Hours Jakarta Future Festival 2026: Lokasi, Jadwal, dan Cara Ikut

Jakarta Future Festival (JFF) 2026 di TIM gelar sesi gratis "Reading Hours" bersama Silent Book Club Jakarta pada Minggu, 7 Juni, jam 09.00-10.00 WIB. Cukup bawa buku sendiri ke Lobi Gedung Trisno.

Ekonomi 06 Jun 2026, 19:40 WIB

Makan Bergizi Gratis Bikin APBN Jebol? Ini Jawaban Menkeu Purbaya Yudhi Sadewa

Menkeu Purbaya tegaskan program Makan Bergizi Gratis tak ancam APBN, defisit aman 2-3%. Meski ada sentimen negatif, ekonomi kuat. Program libatkan UMKM & disinergikan dengan BI demi stabilitas Rupiah.

Jakarta Selatan 06 Jun 2026, 17:20 WIB

Jadwal HBKB Rasuna Said Minggu Ini, Ada Cinta Laura hingga Bazar Murah!

HBKB Rasuna Said dimulai Minggu, 7 Juni 2026 pukul 05.30-09.00 WIB. Acara dimeriahkan Cinta Laura, parade sampah, bazar pangan murah, festival UMKM, ondel-ondel, dan pendaftaran KLG lansia/disabilitas

Bisnis 06 Jun 2026, 16:49 WIB

PNM Bangun Budaya Kerja Apresiatif Lewat PNM Excellence Awards 2026

27 tahun PNM bareng 70 ribu insan luncurkan PNM Excellence Awards 2026. Simak langkah besar bangun budaya kerja apresiatif di sini!

Ekonomi 06 Jun 2026, 16:35 WIB

PNM Siapkan Langkah Transformasi Berbasis Kebermanfaatan yang Berkelanjutan

PNM mulai babak baru transformasi berbasis kebermanfaatan. Temukan strategi pemberdayaan UMKM dan komitmen sosiokultural untuk Indonesia maju!

Gadget 06 Jun 2026, 15:31 WIB

Bocoran Galaxy Z Fold 8 Ultra Muncul di Bluetooth SIG, Samsung Siap Rilis HP Lipat Kasta Tertinggi!

Samsung rilis Galaxy Z Fold 8 standar (desain paspor 201g) & Z Fold 8 Ultra (Snapdragon 8 Elite Gen 5, kamera 200MP) pada 22 Juli 2026 di London guna hadapi Huawei & Apple.

Gadget 06 Jun 2026, 14:42 WIB

Xiaomi 17T, HP Midrange Rasa Flagship yang dengan Sistem Operasi Bersih Tanpa Iklan

Xiaomi 17T rilis Rp8-9 juta dengan Dimensity 8500 (AnTuTu 2M+) & periskop Leica 5x. Diulas GadgetIn, HP 6,59 inci ini punya baterai jumbo 6.500 mAh serta OS bersih tanpa iklan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:51 WIB

Nggak Hanya di Kalender, Nama-nama Hari ini Juga Jadi Nama Pasar di Jakarta, Ada yang Sudah Tutup

Penamaan pasar di Jakarta ini berdasarkan hari merupakan tradisi yang berkembang sejak masa kolonial.

Metropolitan 06 Jun 2026, 13:07 WIB

Untuk ke 9 Kalinya, DKI Jakarta Raih Opini WTP dari BPK RI

Pencapaian tersebut menjadi bukti konsistensi Pemprov DKI Jakarta dalam menjaga tata kelola keuangan yang transparan.

Metropolitan 06 Jun 2026, 12:18 WIB

Pramono Anung Segera Sesuaikan Tarif Transjabodetabek Bulan Ini, Termasuk Rute Blok M-Bandara Soetta

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan evaluasi tarif dilakukan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas layanan transportasi publik.

Pendidikan 06 Jun 2026, 11:08 WIB

Pencairan Dana KJP Plus Tahap 1 Tahun 2026 Bulan April Mulai Dilakukan, Disalurkan kepada 707.477 Peserta Didik, Berikut Rinciannya

KJP Plus merupakan salah satu bentuk dukungan Pemprov DKI Jakarta dalam meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:41 WIB

EastjakFest 2026 Siap Meriahkan HUT ke 499 Kota Jakarta, Hadirkan Vaksinasi Rabies, Bibit Gratis, dan Edukasi Ketahanan Pangan

Acara ini akan digelar tepat di hari ulang tahun Jakarta yakni pada 22 Juni 2026.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:25 WIB

Dinas LH DKI Jakarta akan Gelar Aksi Pilah Sampah di CFD Rasuna Said Besok

Kegiatan ini adalah bagian upaya Pemprov DKI Jakarta untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pengelolaan sampah dari sumbernya.

Metropolitan 06 Jun 2026, 10:08 WIB

Hadapi Ancaman Polusi, Pemprov DKI Kembangkan EWS Kualitas Udara Bersama BMKG

Kehadiran sistem EWS ini diharapkan mampu memberikan informasi prediktif mengenai kondisi kualitas udara di Ibu Kota.

Metropolitan 06 Jun 2026, 09:39 WIB

Pramono Anung Buka Jakarta Future Festival 2026, Dorong Anak Muda Ikut Rancang Masa Depan Jakarta

Pramono Anung resmi membuka JFF 2026 yang digelar di Taman Ismail Marzuki (TIM), Jakarta Pusat, Jumat (5/6).

Ekonomi 05 Jun 2026, 23:19 WIB

Strategi Investasi Tepat Saat Rupiah Melemah dan IHSG Anjlok

Ekonomi RI tertekan: Rupiah tembus Rp18.000 dan IHSG anjlok ke 5.594 akibat PHK, pajak naik, serta modal asing keluar. Investor disarankan masuk bertahap dan atur portofolio sesuai profil risiko.

Nasional 05 Jun 2026, 21:53 WIB

Strategi 'Rangkul Lalu Pukul', Bisakah Layer Cukai Rendah Jinakkan Pabrik Rokok Ilegal?

Skema "rangkul lalu pukul" lewat layer cukai baru demi kejar Rp30 T menuai kritik. Cara ini dinilai beri karpet merah bagi rokok ilegal dan picu kecurangan baru ketimbang menegakkan hukum secara tegas

Nasional 05 Jun 2026, 20:21 WIB

BBM Mulai Dicampur Bioetanol 5%, Ini Efeknya untuk Mobil dan Motor Tua

Mulai semester II 2026, seluruh SPBU di Jawa wajib jual bensin campur etanol 5% (E5) sesuai Permen ESDM 4/2025. BBM ini ramah lingkungan & aman buat kendaraan modern, tapi berisiko korosi bagi mesin.

Sport 05 Jun 2026, 19:18 WIB

Lebih dari 50 Tenant Indonesia Open 2026 Gunakan Pembayaran Digital BNI

BNI menghadirkan pembayaran digital di Indonesia Open 2026 melalui EDC dan QRIS wondr untuk transaksi praktis.