Bharada E Seolah Membenarkan Kesaksian Kamaruddin Simanjuntak dalam Sidang, Apa Tanggapan dari Pakar Hukum?

Bharada E Seolah Membenarkan Kesaksian Kamaruddin Simanjuntak dalam Sidang, Apa Tanggapan dari Pakar Hukum?
Bharada E Seolah Membenarkan Kesaksian Kamaruddin Simanjuntak dalam Sidang, Apa Tanggapan dari Pakar Hukum?

AYOJAKARTA.COM - Sidang lanjutan Bharada E digelar pada Selasa (25/10/2022).

Salah satu agenda dalam sidang lanjutan tersebut adalah pemeriksaan saksi.

Sebagai informasi ada 12 saksi yang dihadirkan dalam sidang lanjutan Bharada E.

Sebanyak 12 saksi tersebut merupakan keluarga dan kekasih Brigadir J serta kuasa hukumnya, Kamaruddin Simanjuntak.

Ada hal yang menarik dalam sidang tersebut, yaitu Bharada E membenarkan kesaksian Kamaruddin Simanjuntak.

Hal itu disampaikan Bharada E setelah Kamaruddin diperiksa sebagai saksi pertama dalam agenda pemeriksaan saksi dalam kasus pembunuhan berencana Brigadir J.

Baca Juga: Arti Putusan Sela Adalah? Istilah yang Muncul di Sidang Kasus Ferdy Sambo

Lantas bagaimana tanggapan pakar hukum terkait hal ini?

Dikutip ayojakarta.com dari YouTube tvOneNews pada Rabu (26/10/2022), Pakar Hukum Pidana Universitas Pelita Harapan, Jamin Ginting mengungkapkan pandangannya sebagai berikut.

Jamin Ginting menjelaskan bahwa untuk membuktikan dakwaannya, Jaksa Penuntut Umum menghadirkan saksi dari pihak korban yang dalam hal ini diwakili oleh keluarga dan kekasih Brigadir J termasuk pula pengacaranya, Kamaruddin Simanjuntak.

"Jadi apa yang menjadikan dasar untuk mengungkapkan adanya suatu tindak pidana yang sudah dilakukan dengan surat dakwaan, Jaksa Penuntut Umum harus membuktikan makanya yang pertama sekali dihadirkan ini baru terkait dengan saksi korban. Jadi saksi korban yang pada saat ini dihadirkan kemarin itu adalah dari keluarganya," kata Jamin Ginting.

Baca Juga: Kamaruddin Simanjuntak Sebut Putri Candrawathi Ikut Tembak Brigadir J, Kriminolog UI Malah Ragu, Kenapa?

Menurut Jamin Ginting, saksi korban yang dihadirkan hanyalah saksi indirect evidence yaitu saksi yang tidak langsung melihat, mendengar atau mengalami sendiri peristiwa penembakan tersebut.

"Tadi menarik karena ada satu yaitu adik dari korban, Reza tetapi Reza sendiripun tidak ada pada saat terjadinya penembakan tersebut dan mereka hanya melihat dari apa yang sudah selesai terjadinya tindak pidana contohnya ya apa korban dibawa ke Jambi lalu dibuka dan mereka melihat adanya tembakan-tembakan di tubuhnya ya jadi bekas-bekas tembakan dan itu merupakan apa yang disebut sebagai saksi indirect evidence," jelasnya.

Sementara itu saksi direct evidence yang langsung melihat, mendengar dan mengalami tindak pidana tersebut yaitu Bharada E, Bripka RR, Kuat Maruf serta Ferdy Sambo.

"Sedangkan saksi direct evidence yang langsung ya melihat, mendengar dan mengalami tindak pidana tersebut pada saat penembakan ya hanya Bharada E lalu ada RR, Kuat Maruf ya di situ dan juga FS sendiri ya," bebernya.

Baca Juga: Sadis! Ternyata Tiga dari Empat Terdakwa Ikut Menembak Brigadir J, Termasuk Putri Candrawathi

Jamin Ginting menambahkan, keterangan para saksi korban tersebut penting karena dapat dijadikan sebagai pertimbangan oleh Hakim.

"Nah tentu itu nanti dalam saksi pemberitaan pemeriksaan yang berbeda, ini Jaksa baru hanya menghadirkan adanya korban. Kenapa ini penting? Jadi keterangan-keterangan selama ini yang ada di luar persidangan itu tidak mengikat bagi Hakim ya jadi perlu dihadirkan kenapa karena berdasarkan pasal 185 di KUHAP mengatakan keterangan saksi yang dapat diterima sebagai suatu kebenaran dan dapat pertimbangan adalah yang saksi sampaikan di depan persidangan. Nah jadi kemarin sudah disampaikan benar itu adalah korban, benar diterima mereka di Jambi, benar dilihat mereka. Semua itu menunjukkan bahwasannya jadi bahan pertimbangan bagi Hakim," tandasnya.

"Tapi terkait dengan adanya penembakan berapa tembakan, siapa yang menembak begitu tidak satupun saksi tersebut yang bisa memutuskan dan bisa menyatakan dengan benar siapa yang menembak karena mereka tidak mengalami sendiri, tidak melihat sendiri dan tidak mendengarkan sendiri terjadinya suatu hal tersebut," tambahnya.

Baca Juga: Dengan Kepala Tertunduk, Bharada E Sebut akan Membela Brigadir J untuk Terakhir Kalinya

Terkait Bharada E yang seolah membenarkan kesaksian Kamaruddin Simanjuntak, Jamin Ginting juga memberikan tanggapannya.

Menurutnya, Bharada E bukanlah membenarkan melainkan menerima keterangan Kamaruddin Simanjuntak.

"Nah jadi waktu Bharada E mengatakan menerima bukan berarti dia membenarkan ya jadi menerima itu bukan membenarkan semua keterangan itu, nanti itu tetap saja nanti perlu mendapatkan keterangan lain dari saksi lain yang melihat sendiri, mengalami sendiri dan mendengarkan sendiri begitu," pungkasnya.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Saksi korban
# Pakar Hukum
# Kamaruddin
# kekasih Brigadir J
# jaksa penuntut umum
# Brigadir J
# kesaksian
# Bharada E
# Universitas Pelita Harapan
# Kamaruddin Simanjuntak
# Pakar Hukum Pidana
# Jamin Ginting

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.