AYOJAKARTA.COM- Sidang Komisi Kode Etik Irjen Ferdy Sambo sudah digelar Kamis (25/8/2022).
Sidang yang berlangsung di KKEP di Gedung TNCC, Mabes Polri, Jakarta ini memberikan sanksi kepada Ferdy Sambo Pemberhentian Tidak Dengan Hormat atau PTDH.
Sanksi ini terkait kasus meninggalnya Brigadir J, ajudannya yang melibatkan Ferdy Sambo.
Atas keputusan pemecatan dirinya, Ferdy Sambo langsung mengajukan banding.
Baca Juga: 9 Kebiasaan Ini Harus Ditinggalkan Agar Rezeki Lancar Mengalir
Dalam Sidang Kode Etik Ferdy Sambo diketahui, semua aktivitas dalam ruang sidang karena disiarkan langsung, namun tidak disertakan suaranya alias dibuat mode bisu.
Sehingga publik terus penasaran terhadap jalannya Sidang Ferdy Sambo saat itu.
Rasa penasaran ini, akhirnya dijelaskan oleh Komisioner Komisi Kepolisian Nasional (Kompolnas) Yusuf Warsyim.
Kompolnas Yusuf Warsyim merupakan salah satu saksi yang hadir.
Diakui Yusuf, sempat ada ketegangan ketika Hakim atau Pimpinan membentak saksi lain, karena berbelit-belit saat menjawab pertanyaan yang diajukan.
"Saat tegang itu, saat menyinkronkan keterangan saksi satu dengan yang lain, jadi hakim kan mengejar," kata Yusuf saat dikonfirmasi, Minggu (28/8/2022) seperti dilansir dari Suara.com, dalam artikel Kata Kompolnas yang Ikuti Sidang Etik Ferdy Sambo; Tegang! Hakim Sempat Bentak Saksi: Bicara yang Jelas, Jangan Berbelit
Namun, Yusuf enggan menyebut siapa saksi yang sempat dibentak oleh hakim, padahal saksi tersebut hanya diminta berkata jujur.
"Supaya tidak ada perbedaan, jangan berbelit belit itu ada tangganya 'Kamu bicara yang jujur, bicara yang jelas jangan berbelit' nah itu tegang," kata Yusuf sambil menirukan ucapan hakim.
Menurut Yusuf, Hakim Sidang Kode Etik Ferdy Sambo yang berjumlah lima orang sangat teliti.
“Mereka sangat teliti mensinkronkan setiap keterangan saksi," kata Yusuf.
Tak hanya ketegangan, Kompolnas Yusuf juga menuturkan suasana persidangan yang diwarnai air mata.
"Suasana sidangnya sebagaimana pengadilan. Ya suasananya ada tegangannya, ada tenangnya, ya dinamis lah. Dan penuh air mata," tukas Yusuf.
Ironisnya, yang menangis justru para saksi yang dihadirkan, sedang Ferdy Sambo justru tidak sekalipun menitikkan air mata.
"Pak Sambo tidak menangis di sidang. Terlihat ada rasa bersalah. Tetapi terlihat ada keteguhan apa yang akan dihadapinya. Yang menangis itu saksi yang diperiksa," ujarnya.
Yusuf menilai para saksi menyesal telah mengikuti skenario pembunuhan Ferdy Sambo.***

Share this article
Sidang Komisi Kode Etik Irjen Ferdy Sambo sudah digelar Kamis (25/8/2022). ternyata banyak ketegangan dan air mata yang diungkap saksi