Nasib Honorer TMS dan Gagal Administrasi PPPK 2024 Tahap 1, Apakah Bisa Daftar pada Tahap 2? Jangan Salah, Ini Aturannya

Illustrasi. Nasib honorer S Administrasi PPPK 2024
Illustrasi. Nasib honorer S Administrasi PPPK 2024

AYOJAKARTA.COM – Hasil seleksi administrasi penerimaan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) 2024 sudah diumumkan sejak beberapa hari yang lalu.

Penerimaan PPPK di tahun 2024 ini dibuka menjadi dua tahap, pendaftaran tahap 1 sudah ditutup.

Sementara itu untuk pendaftaran PPPK 2024 tahap 2 berdasarkan jadwal yang dirilis Badan Kepegawaian Negara (BKN) baru akan dibuka pada 17 November hingga 31 Desember 2024.

Baca Juga: Perbandingan Samsung Galaxy A55 dan Samsung Galaxy S24 FE, Yakin Bisa Bersaing?

Adapun hasil seleksi administrasi PPPK 2024 juga sudah bisa diakses oleh masing-masing pelamar melalui akun SSCASN maupun website instansi yang dilamar.

Jika pelamar cek melalui portal SSCASN maka akan bisa diketahui apakah berkas pendaftaran terverifikasi memenuhi syarat (MS) atau tidak memenuhi syarat (TMS).

Bagi para pelamar atau honorer yang dinyatakan TMS sebenarnya masih bisa ajukan sanggah jika kesalahan berasa dari sistem atau dari verifikator.

Namun jika kesalahan berasal dari ketidaktelitian pelamar, maka tetap akan dinyatakan TMS meskipun sudah mengajukan sanggah.

Lantas bagaimana nasib honorer TMS dan gagal administrasi PPPK tahap 1, apakah masih bisa daftar di tahap 2?

Para honorer yang telah dinyatakan TMS dan gagal administrasi PPPK tahap 1 tidak bisa mendaftar di tahap 2.

Baca Juga: Ngebet Jual New iPhone 16, Apple Bangun Pabrik di Bandung dengan Investasi Rp157 Milyar, Kemenperin Ultimatum Ini

Perlu diketahui bahwa ada kriteria honorer yang bisa mendaftar pada penerimaan PPPK tahap 1 dan tahap 2.

Penerimaan PPPK 2024 tahap 1 diperuntukan untuk pelamar prioritas, seperti guru dan D-IV bidan pendidik tahun 2023, eks Tenaga Honorer Kategori II (eks THK-II), serta tenaga non-ASN yang terdata dalam database Badan Kepegawaian Negara (BKN).

Sementara untuk pendaftaran PPPK 2024 tahap 2 diperuntukkan bagi lulusan PPG guru dan tenaga honorer non ASN yang tidak terdata dalam database milik BKN tetapi masih aktif bekerja di instansi pemerintah minimal 2 tahun.

Jadi baik itu honorer yang TMS gagal administrasi PPPK tahap 1 maupun pelamar umum juga tidak bisa mendaftar untuk penerimaan PPPK 2024 di tahap 2.

Baca Juga: PPPK Tahap II Tahun 2024 Sebentar Lagi Dibuka Pendaftarannya! Perhatikan Format 4 Dokumen Ini agar Tidak TMS

Khusus untuk honorer yang lolos seleksi administrasi PPPK 2024 tahap 1 bisa mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi tahap berikutnya yakni seleksi kompetensi.

Sementara itu untuk honorer yang baru akan mendaftar di tahap 2 bisa mulai mempersiapkan berkas dan dokumen yang diperlukan seperti KTP, pasfoto, ijazah asli, maupun transkrip nilai asli.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Nasib Honorer
# PPPK
# TMS
# tahap 2
# tahap 1

News Update

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.

Bisnis

Sulap Tenaga Surya Jadi Penopang Ekonomi, Terobosan Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Kecamatan Balongan

Setahun GARBATERA Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Balongan! Dorong PLTS, PMT balita, dan ekonomi UMKM lokal secara terukur.

News

Mundur dari Kepala BGN karena Alasan Kesehatan, Nanik S Deyang Ungkap Sosok 'Adik Saya' yang Akan jadi Pengganti

Nanik S Deyang berharap dengan sosok ini, kebijakan program MBG bisa dilanjutkan dan dijaga sehingga bisa berjalan dengan baik ke depannya.

Metropolitan

Transformasi Pengelolaan Sampah di TPST Bantargebang Dimulai, Zona Buang Ditutup dengan Media Pelindung, Ini Fungsinya

Kebijakan ini dilakukan sebagai langkah awal penerapan controlled landfill serta penghentian praktik open dumping secara bertahap.

Metropolitan

DPRD DKI Desak Pemprov Segera Terapkan Perda Jaringan Utilitas, Kabel Semrawut Dinilai Darurat

Ketua Komisi D DPRD DKI Jakarta, Yuke Yurike, mengatakan penataan jaringan utilitas sudah tidak bisa lagi ditunda.

Metropolitan

Jadi Terobosan Bersejarah untuk Pembiayaan Jakarta, Obligasi Daerah Rp3,5 Triliun Dilirik Banyak Investor, Ini Kata Pramono

Menurut Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung, tingginya minat investor juga tak lepas dari besarnya APBD yang dimiliki Pemprov DKI.

Metropolitan

LRT Jakarta Fase 1B Velodrome-Manggarai Segera Beroperasi, DPRD Minta Pelayanan dan Integrasi Jadi Prioritas

Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menyampaikan optimismenya terhadap kehadiran lintasan baru LRT Jakarta tersebut.

Metropolitan

Pramono Anung Komitmen Tekan Angka Tawuran di Jakarta, Fasilitas Publik Terus Ditambah

Pernyataan ini disampaikan Gubernur Pramono Anung saat menanggapi insiden tawuran yang terjadi di kawasan Tugu Utara, Koja, Jakarta Utara.

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.