Penetapan Tom Lembong sebagai Tersangka Penuh Kejanggalan? Begini Kata Mantan Wakapolri Oegroseno

Tom Lembong
Tom Lembong

AYOJAKARTA.COM – Saat menjadi Menteri Perdagangan, Thomas Lembong diyakini oleh Kejaksaan Agung telah melakukan penyalahgunaan wewenang dan jabatan.

Dalam kondisi persediaan negara yang sedang melimpah, Thomas Lembong oleh Kejaksaan Agung diyakini mengeluarkan kebijakan untuk mengimpor gula.

Karena itu penetapan Thomas Lembong sebagai tersangka kasus importasi gula membuat berbagai kalangan tercengang.

Selain dikenal sebagai sosok yang memiliki integritas, penetapan Thomas Lembong sebagai tersangka korupsi juga disebut-sebut oleh sejumlah kalangan minim dengan alat bukti.

Baca Juga: Punya Kapasitas Penyimpanan yang Oke! Inilah Flashdisk OTG yang Paling Direkomendasikan

Terlebih karena Tom Lembong dan Anies Baswedan diketahui tengah menggagas lahirnya Ormas yang merupakan embrio partai politik.

Sehubungan dengan penetapan tersangka terhadap Tom Lembong, Mantan Wakapolri Oegroseno memberikan tanggapan.

Menurut Oegro, sudut pandang menyangkut dasar penetapan hukum terhadap Tom Lembong perlu menjadi perhatian dari banyak kalangan.

“Kalau sudah berani menangkap dan menahan Tom Lembong, berarti jaksa sudah pernah melakukan sejumlah pemeriksaan terhadap berbagai pihak,” ungkap Oegro.

Disamping Menko Ekuin, Bea Cukai, jaksa menurut Oegro juga harus terlebih dahulu melakukan pemeriksaan terkait aliran dana.

Berdasarkan hasil pemeriksaan terhadap sejumlah instansi tersebut, Oegro menilai penetapan tersangka korupsi terhadap seseorang disebut memenuhi persyaratan.

Tanpa adanya pemeriksaan pendahuluan tersebut, Oegro menambahkan status penetapan tersangka kasus korupsi terhadap seseorang kurang sesuai dengan aturan.

Baca Juga: Jelang Pilkada Jakarta 2024: RK Bertemu Prabowo dan Jokowi, Bisa Dongkrak Elektabilitas?

Karena itu penetapan tersangka terhadap Tom, menurut Oegro memiliki kejanggalan dalam aspek formalitas serta substansial.

Tugas esensial dari seorang jaksa, menurut Oegro harus memiliki kecakapan dalam memberikan jawaban yang sesuai ketentuan perundang-undangan.

“Jadi jaksa jangan memaksakan kepanjangan kukunya nancap ke semua kementerian sampai takut, tapi endingnya mulai ketakutan,” imbuh Oegro.

Pengungkapan setiap permasalahan hukum yang dilakukan oleh kejaksaan, menurut Oegro bukan sekedar pada tataran kuantitas melainkan juga kualitas.

Kasus-kasus semisal asuransi dan hasil tambang yang sudah terpublikasi, menurut Oegro membutuhkan penanganan serius dan bukan hanya sebatas slogan.

Berpijak pada sejumlah variabel terkait prosedur dan legalitas formal, Oegro menilai penetapan tersangka terhadap Tom Lembong lebih bermuatan politis.

“Praduga tak bersalah dan persamaan hukum tidak digunakan, kalau memang mau ya periksa semua menteri dipanggil gak usah dipasangin rompi kemudian diborgol,” tegasnya.

Pemanggilan terhadap seluruh menteri perdagangan terkait impor gula, menurut Oegro berguna untuk menemukan kesesuaian dan membaca pola.

Sehingga hasil dari penemuan tersebut dapat berimplikasi terhadap adanya perbaikan sistem serta kebijakan impor.

“Ini proses biasa dalam impor gula refinas, menurut saya seperti itu,” pungkas Oegro. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Wakapolri Oegroseno
# Kasus Korupsi
# Impor Gula
# Tom Lembong

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.