Sempat Dilaporkan Dalam Rapat Kabinet, Benarkah Penetapan Tom Lembong Dalam Dugaan Kasus Impor Gula karena Alasan Politis?

Tom Lembong
Tom Lembong

AYOJAKARTA.COM – Kejaksaan Agung hari ini kembali melakukan pemeriksaan terhadap mantan Menteri Perdagangan Tom Lembong.

Menurut Harli Siregar selaku Kapuspenkum Kejagung, pemeriksaan terhadap Tom Lembong juga akan menghadirkan nama lain yang merupakan Direktur Perusahaan Swasta.

Namun demikian, kepada awak media Harli menyebut belum dapat memberikan informasi secara mendalam perihal materi pemeriksaan terhadap Tom Lembong.

Baca Juga: Bersiap Ketiban Rezeki! Ini 6 Bansos yang Siap Disalurkan ke KPM di November 2024

“Hari dilakukan pemeriksaan lanjutan, agendanya kita juga masih menunggu konfirmasi pada penyidik, tapi yang pasti keterlibatan dari masing-masing tersangka,” ungkap Harli.

Sebelumnya penetapan tersangka terhadap Tom Lembong dalam kasus import gula, disebut-sebut karena memiliki muatan politis.

Terkait dengan pandangan tersebut, Harli memastikan setiap langkah yang ditempuh oleh Kejagung dipastikan merupakan murni proses penegakan hukum.

Sementara itu, Dirdik Jampidsus Kejagung Abdul Qohar menyebut penetapan tersangka terhadap Tom Lembong karena kasus korupsi gula sangat mungkin dilakukan.

Kepada awak media Abdul menyebut, penetapan tersangka sebagaimana diatur dalam peraturan tidak mensyaratkan harus mendapat uang.

“Ketika perbuatan dia melawan hukum, yang dapat menguntungkan orang lain atau korporasi, maka dapat dipertanggung jawabkan secara hukum,” jelasnya.

Baca Juga: Heboh! Kreator Konten Gunawan Sadbor Diciduk Polisi, Warganet Sindir Deretan Artis yang...

Sehubungan dengan penetapan tersangka terhadap Tom Lembong, ICW mendesak agar Kejagung dapat memaparkan rencana impor gula di menteri sebelum dan sesudahnya.

Menurut Egi Primayogha selaku Koordinator Divisi Korupsi Politik ICW, Kejaksaan perlu melakukan penelusuran terhadap menteri-menteri lainnya untuk melakukan pendalaman.

Selain publik, penetapan tersangka terhadap Tom Lembong juga membuat Ari Yusuf Amir selaku Kuasa Hukumnya terkejut.

Dalam pemeriksaan sebagai Saksi, Ari mengaku Tom memilih untuk tidak didampingi kuasa hukum karena memberikan keterangan merupakan hal biasa.

“Saat pemeriksaan saksi, Pak Tom Lembong tidak bersedia didampingi pengacara karena menganggap hal biasa,” ungkapnya.

Terkait dengan agenda pemeriksaan yang dilakukan hari ini, Ari menyebut masih berkisar pada proses prosedur penetapan kebijakan impor gula.

Lebih lanjut Ari menambahkan, seluruh dokumen impor gula yang ditandatangani Tom pada 2015-2016 merupakan keberlanjutan kebijakan dari menteri sebelumnya.

Baca Juga: Mitra Statistik 2025 BPS: Intip Daftar Pertanyaan yang Paling Sering Diajukan

“Beliau tidak sampai setahun jadi Menteri Perdagangan, Beliau meneruskan yang sebelumnya, surat-surat itu adalah lanjutan dari menteri sebelumnya,” jelas Ari.

Namun demikian, Ari memastikan setiap lembar dokumen proses pengajuan kebijakan impor gula yang ditandatangani Tom Lembong sudah sesuai dengan ketentuan.

Selain sudah sesuai aturan, berkas-berkas surat juga sempat dilaporkan dalam rapat bersama jajaran kabinet Presiden Jokowi.

“Dan semua surat tersebut ditembuskan ke Menteri Koordinator dan dilaporkan di rapat kabinet,” pungkas Ari. ***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# rapat kabinet
# Kejaksaan Agung
# Tom Lembong

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.