AYOJAKARTA.COM - Pihak istana melalui Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi akhirnya buka suara soal demo 25 Agustus dan 28 Agustus 2025 yang terjadi di depan Gedung DPR RI.
Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa pihak Istana menghormati segala bentuk aspirasi tapi berharap tidak mengganggu fasilitas publik.
"Kami atas nama pemerintah menghormati segala bentuk aspirasi dalam hal ini kemarin tanggal 25 Dan tanggal 28 hari ini, tentu kita menghormati, tetapi yang lebih penting saluran-saluran aspirasi itu bisa diberikan melalui berbagai jalan, kami semua berharap tidak menggangu falitas-fasilitas umum itu aja," pungkasnya dikutip ayojakarta.com dari YouTube KompasTV.
Lebih lanjut mengenai tuntutan yang diberikan oleh buruh pada hari ini, Prasetyo Hadi menyebutkan bahwa Presiden sudah menandatangpi perihal Satgas PHK dan Dewan Kesejahteraan Buruh.
Baca Juga: Update Rekayasa Pola Operasi Commuter Line Imbas Aksi di Sekitar Stasiun Palmerah
Selanjutnya akan ditindaklajuti oleh pihak ketenagakerjaan dan serikat buruh.
"Berkenaan dengana siasi, kami Masih terus berkoordinasi dengan teman b uruh, apa yang selama ini kita diskusikan Dan kita rancang berkenaan dengan satgas PHK Dan Dewan Kesejahteran buruh, beberapa waktu yang lalu sudah ditandatangani oleh Presiden akan di tindak lanjuti dengan Menteri Ketenagakerjaan dan serikat buruh.....,"
Sebagai informasi, pada tanggal 25 Agustus 2025 telah dilakukan demo mengenai kontroversi DPR terlebih menyoal tunjangan yang diberikan.
Pada hari ini Kamis 28 Agustus 2025 telah terjadi 2 kali demo yakni diawali oleh demo buruh pada siang hari, lalu pada sore hari dilanjut dengan demo mahasiswa dan masyarakat umum bertajuk "Wujudkan Kedaulatan Rakyat, Hapus Penindasan dan Penghisapan"
Baca Juga: Info KRL! Rekayasa KAI Commuter Line Imbas Demo 28 Agustus 2025
Berikut deretan tuntutan yang diminta:
- Hapus outsourcing Dan tolak upah murah (HOSTUM)
- Stop PHK, bentuk Satgas PHK
- Reformasi pajak perburuhan yang berkeadilan
- Sahkan RUU Ketenagakerjaan tanpa Omnibus Law
- Sahkan RUU Perampasan Asset untuk berantas korupsi
- Revisi RUU Pemilu
- Sahkan RUU Perlindungan Pekerja Rumah tangga (PPRT)
- Tegakkan K# untuk Pekerja tambang
- Terapkan Konvensi ILO-190 Dan hapuskan kekerasan di Dunia kerja
- Terapkan sistem pengupahan yang adil bagi Pekerja perkebunan sawit.
Hingga malam ini melalui pantauan x @barengwarga demo Masih terjadi di beberapa titik yakni
- Senayan Park
- Palmerah
- Pejompongan
- Penjerinahan
- Benhil
- Tanah Abang
- Pertamburan
Sedangkan daerah Gator Subroto Karet dan Arteri Permata Hiaju terpantau aman.***

Share this article
Mensesneg Prasetyo Hadi buka suara terkait demo masyarakat yang terjadi pada tanggal 25 dan 28 Agustus 2025.