AYOJAKARTA.COM - Mantan Menko Polhukam Mahfud MD kembali mengungkap fakta mengejutkan awal rencana pembangunan proyek kereta cepat atau Whoosh.
Ia mengatakan jika proyek Whoosh ini awalnya direncanakan dalam perjanjian government to government (G2G) antara pemerintah Jepang dan Indonesia.
Mahfud lantas mengatakan jika proyek ini disepakati berdasarkan hitungan ahli dari UI dan UGM.
Dari kesepakatan itu disebutkan jika proyek Whoosh ini bisa dibangung dengan bunga 0,1 persen dengan Jepang.
Baca Juga: Jika Utang Whoosh Tak Dibayar, Mahfud MD: Natuna Bisa Diambil China!
Namun tiba-tiba pemerintah membatalkan dan memilih kerja sama dengan China dengan bunga 2 persen.
"Tiba-tiba sesudah Jepang minta kenaikan sedikit gitu, oleh pemerintah Indonesia dibatalkan. Di pindah ke Cina, dengan bunga 2 persen. Dengan overun pembengkakan kemudian menjadi 3,4 persen," ujar Mahfud dikutip dari kanal YouTube MahfudMD Official, Jumat (17/10/2025).
Mahfud lantas mengungkap jika Menteri Perhubungan saat itu yakni Ignatius Jonan tidak setuju dengan perpindahan Jepang ke Cina.
Hingga akhirnya Jonan pun dipecat atau diganti oleh Presiden Jokowi.
Menurut Mahfud, Jonan saat itu mengatakan kepada Jokowi jika perjanjian kesepakatan dengan Cina tidak visible atau tidak bisa dilihat keuntungannya.
"Pak Jonan-nya dipecat, digantikan," jelas Mahfud.
Kemudian, kata Mahfud, Jokowi memang seorang ahli bernama Agus Pambagyo.
Jokowi saat itu menanyakan kepada Agus soal kesepakatan ini selaku ahli ekonomi.
"Pak ini tidak visible, rugi negara, menurut Agus Pambagyo yang saya tonton itu," terang Mahfud menjelaskan jawaban Agus kala itu.
Mahfud juga menyebut bahwa Agus sempat menanyakan kepada Jokowi terkait ide kerja sama yang awalnya bersama Jepang berpindah ke China dengan biaya besar.
"Atas ide saya, kata Jokowi. Kata Presiden: Atas ide saya sendiri gitu," ungkap Mahfud.
Lalu, Agus saat itu mengatakan jika hal ini sudah menjadi kebijakan Jokowi, dirinya tidak bisa berbuat apa-apa.
"Ternyata sekarang benar gak mampu bayar,” cetusnya.***

Share this article
Mahfud MD ungkap jika Jokowi memecat Menhub Ignatius Jonan karena tak setuju proyek Whoosh kerja sama dengan China, kini terbukti tidak bisa bayar.