AYOJAKARTA.COM - Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) akan memberi santunan kepada korban bencana di Aceh, Sumatera Utara (Sumut), dan Sumatera Barat (Sumbar).
Hal ini disampaikan oleh Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf alias Gus Ipul.
Santunan ini adalah bentuk tali asih dari pemerintah untuk meringankan para korban bencana.
Nantinya, santunan akan diberikan kepada pihak korban meninggal dunia dan korban yang luka-luka akibat bencana.
Baca Juga: Harga Kebutuhan Pokok di Jakarta Jelang Nataru Dipastikan Stabil
Gus Ipul mengatakan santunan yang diberikan kepada korban meninggal dunia adalah sebesar Rp15 juta.
Sedangkan untuk korban luka-luka berat akan mendapat Rp5 juta.
Santuan ini akan diberikan setelah asesmen yang dilakukan pemerintah selesai.
Terkait anggaran, Presiden Prabowo Subianto telah memastikan bahwa dana untuk bantuan korban tiga provinsi tersebut sudah ada.
Prabowo mengatakan anggaran itu diambil dari kebijakan efisiensi yang sebelumnya telah dilakukan pemerintah.
Baca Juga: Desakan Buruh Kenaikan UMP Jakarta 2026 Terus Menguat, Bisakah Mencapai Rp6 Juta?
Selain memberi santunan, pemerintah juga menyiapkan anggaran untuk perbaikan jalan hingga jembatan yang rusak akibat bencana banjir dan tanah longsor tersebut.
Sebagai informasi, berdasarkan data BNPB jumlah korban bencana per 3 Desember 2025 adalah 770 jiwa dinyatakan meninggal dunia dan 463 orang masih hilang.***

Share this article
Pemerintah melalui Kemensos akan memberikan santunan kepada korban meninggal dunia dan luka-luka berat akibat bencana Aceh-Sumut-Sumbar.