AYOJAKARTA.COM - Menjelang peluncuran bahan bakar di Timor Leste, tim BOBIBOS Indonesia akhirnya tiba di lokasi untuk melakukan sejumlah persiapan penting, Kamis (29/1).
Kedatangan tim ini menjadi tahap krusial sebelum pelaksanaan launching yang dijadwalkan pada Februari 2026.
Namun, BOBIBOS belum memberikan informasi resmi kapan tepatnya bahan bakar ini akan dilaunching.
Setibanya di Timor Leste, tim BOBIBOS Indonesia langsung mengecek pabrik yang telah disiapkan.
Kunjungan ke prabrik ini bertujuan memastikan seluruh komponen mesin dapat beroperasi secara optimal dan sesuai dengan standar teknis yang telah ditetapkan.
BOBIBOS akan melakukan uji fungsi mesin dan menganalisa spesifikasi jerami yang nantinya akan diolah menjadi bahan bakar bensin dan solar.
Selain itu, toren-toren untuk bio-manufaktur skala kecil juga sudah mulai disiapkan.
"Dengan niat baik dan kerja nyata
Bismillah, tak lama lagi BOBIBOS menghadirkan energi yang lebih murah, ramah lingkungan untuk rakyat Timor Leste," tulis BOBIBOS.
Tentang BOBIBOS
BOBIBOS merupakan bahan bakar nabati yang terbuat dari limbah pertanian yakni jerami.
Bahan bakar ini diklaim sudah setara dengan RON 98 dan ramah lingkungan.
Untuk menghasilkan bahan bakar ini, tim memerlukan waktu 10 tahun untuk melakukan riset mandiri.
Hingga akhirnya, tim dapat menghadirkan bahan bakar yang murah, aman, dan beremisi rendah.
BOBIBOS sendiri adalah singkatan dari "Bahan Bakar Orisinil Buatan Indonesia Bos".
Baca Juga: 3 Proyek Prioritas Pemprov DKI Atasi Banjir, Segera akan Bangun Waduk Polor di Kali Angke!
Di awal launching pada 2 November 2025, BOBIBOS sudah melakukan uji coba di dua kendaraan yaitu sepeda motor dan mobil.
Dari uji coba tersebut menunjukkan hasil kedua kendaraan berfungsi dengan sangat baik.
BOBIBOS menghadirkan dua jenis bahan bakar yaitu bensin dan solar yang sudah diuji dan menunjukkan hasil lebih irit dibanding bahan bakar lainnya.***

Share this article
Setibanya di Timor Leste, tim BOBIBOS Indonesia langsung mengecek pabrik yang telah disiapkan.