Dianggap Mengancam Koperasi Desa Merah Putih, Mendes PDT Minta Ekspansi Ritel Indomaret dan Alfamaret Dihentikan!

Ilustrasi. Program Koperasi Desa Merah Putih (Sumber: Generate by AI | Foto: generate by AI)
Ilustrasi. Program Koperasi Desa Merah Putih (Sumber: Generate by AI | Foto: generate by AI)

AYOJAKARTA.COM - Polemik pernyataan Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDT) Yandri Susanto yang meminta ekspansi ritel modern seperti Alfamart dan Indomaret di desa dihentikan ramai menjadi sorotan.

Penghentian izin baru ritel modern tersebut dinilai perlu karena dikhawatirkan dapat mengancam usaha rakyat, termasuk program pemerintahan Prabowo-Gibran yakni Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih.

Namun, Yandri membantah jika dirinya ingin menutup gerai yang sudah beroperasi di desa.

“Minimarket-minimarket yang sudah ada, ya silakan jalan, saya tidak pernah mengusulkan untuk ditutup. Yang disetop itu izin baru. Jangan sampai minimarket-minimarket ini sampai ke desa-desa dan bisa mematikan usaha-usaha rakyat desa,” ujar Yandri dalam unggahan resmi Instagram @yandri_susanto yang dikutip ayojakarta.com pada Kamis, 26 Februari 2026.

Baca Juga: Program Koperasi Desa Merah Putih Tuai Polemik Usai Impor 105 Ribu Mobil Pickup Asal India, Kenapa? Begini...

Lebih lanjut, Yandri menegaskan agar program Koperasi Desa Merah Putih dimuliakan, mengingat keuntungan koperasi bisa mencapai sekitar 20 persen dan dikembalikan menjadi Pendapatan Asli Desa (PADes).

Sebelumnya pernyataan Yandri ketika rapat dengan Komisi V DPR di Gedung DPR Senayan 12 November 2025 silam mengenai penyetopan Alfamart dan Indomaret viral di masyarakat.

"Pak ketua, kalau Kopdes itu sudah berjalan, sejatinya Alfamart dan Indomaret setop,"ujarnya kala itu.

Apa Itu Koperasi Desa Merah Putih?

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih merupakan program pemberdayaan ekonomi desa yang didorong pemerintah sebagai upaya memperkuat kemandirian dan perputaran ekonomi di tingkat lokal.

Konsep dasarnya adalah membangun koperasi berbasis desa yang dimiliki dan dikelola oleh masyarakat desa sendiri, dengan dukungan pemerintah pusat dan daerah.

Tujuan utamanya antara lain:

Memperkuat ekonomi kerakyatan di desa

Menjadi pusat distribusi kebutuhan pokok masyarakat

Menyerap hasil produksi petani, nelayan, dan UMKM desa

Mengurangi ketergantungan desa terhadap jaringan ritel besar

Meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes)

Program dan Isi Usaha Kopdes Merah Putih

Baca Juga: Cuman Dibuka 3 Hari! Pendaftaran Mudik Gratis PLN 2026 DKI Jakarta: Persyaratan, Cara Daftar hingga Fasilitas yang Didapat

Secara umum, Kopdes Merah Putih dirancang sebagai koperasi serba usaha yang bisa menjalankan berbagai unit bisnis sesuai potensi desa masing-masing.

Beberapa unit usaha yang direncanakan antara lain:

  1. Gerai sembako dan kebutuhan harian

Menyediakan bahan pokok dengan harga terjangkau bagi warga desa, sekaligus menjadi pesaing ritel modern di wilayah pedesaan.

  1. Penampung dan distributor hasil pertanian

Membeli hasil panen petani dengan harga yang lebih adil, lalu mendistribusikannya ke pasar yang lebih luas.

  1. Unit simpan pinjam

Memberikan akses pembiayaan bagi pelaku UMKM desa dengan bunga yang lebih ringan dibanding pinjaman informal.

  1. Pengelolaan logistik dan distribusi

Menjadi pusat distribusi barang masuk dan keluar desa sehingga rantai pasok lebih efisien.

  1. Pengembangan produk UMKM

Membantu pengemasan, branding, hingga pemasaran produk lokal agar memiliki nilai tambah.

Baca Juga: Samsung S26 Series Akhirnya Resmi Diluncurkan, Pre Order Mulai 26 Februari-17 Maret 2026, Cek Harganya

Cara Kerja Koperasi Desa Merah Putih

Kopdes Merah Putih bekerja dengan sistem keanggotaan. Anggota koperasi adalah warga desa itu sendiri.

Skema kerjanya secara umum sebagai berikut:

  1. Modal awal berasal dari penyertaan anggota, dukungan dana desa, serta kemungkinan kemitraan dengan BUMN atau lembaga pembiayaan.
  2. Koperasi dikelola secara profesional oleh pengurus yang dipilih melalui musyawarah desa.
  3. Keuntungan usaha dibagikan dalam bentuk Sisa Hasil Usaha (SHU) kepada anggota.
  4. Sebagian keuntungan, yang disebut bisa mencapai sekitar 20 persen, dikembalikan untuk mendukung Pendapatan Asli Desa (PADes) dan pembangunan desa.

Dengan model ini, pemerintah berharap perputaran uang tetap berada di desa dan tidak seluruhnya mengalir ke perusahaan ritel besar.

Polemik pun berkembang antara upaya melindungi usaha rakyat desa dan keberadaan ritel modern yang selama ini sudah lebih dulu hadir di sejumlah wilayah pedesaan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Koperasi Desa Merah Putih
# Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi
# Yandri Susanto

Berita Terkait

News Update

Pendidikan

Pemprov DKI Batasi Penggunaan Medsos Anak di Bawah 16 Tahun? Pramono Anung: Jakarta Dukung Komdigi

Pemprov DKI Jakarta menyatakan dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat yang membatasi akses media sosial (medsos) bagi anak di bawah usia 16 tahun

Metropolitan

DKI Tutup 2 Zona Aktif di Bantargebang, Sistem 'Open Dumping' Mulai Ditinggalkan!

Pemprov DKI Jakarta resmi memulai langkah besar untuk membenahi pengelolaan sampah di Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang, Kota Bekasi.

Viral

Menerka Bayaran Hotman Paris yang Kini Tangani Kasus Febri Adriansyah, Bisa Tembus di Atas Rp200 Miliar?

Hotman Paris resmi jadi kuasa hukum mantan Jampidsus Febrie Adriansyah terkait kasus korupsi dan TPPU. Rekam jejak honor fantastis Hotman hingga Rp200 miliar memicu spekulasi tarif di publik.

Viral

Nekat Bela Febri Adriansyah, Akun Bisnis Hotman Paris Raib!

Akun Instagram bisnis Hotman Paris Perfumery hilang usai ia menuai kritik pedas akibat membela mantan Jampidsus Febrie Adriansyah. Hotman mengimbau masyarakat waspada terhadap potensi penipuan.

Jakarta Selatan

Tekan Sampah ke TPST Bantar Gebang, 349 Tong Biopori Jumbo Disebar di Kebayoran Lama Jaksel!

Sebanyak 349 tong biopori jumbo didistribusikan ke enam kelurahan di wilayah tersebut guna mengurangi beban sampah yang dikirim ke TPST Bantar Gebang.

Jakarta Utara

Upaya Atasi Kemacetan Kelapa Gading-Pulo Gadung, 111 Petugas Gabungan Tata Lahan Jalan Perintis Kemerdekaan!

Sebanyak 111 personel gabungan dikerahkan untuk melakukan penertiban dan penataan lahan di kawasan RW 13, Jalan Perintis Kemerdekaan

Sport

Drama VAR Warnai Final Piala Dunia 2026, Ada 4 Momen Krusial yang Bikin Argentina Protes

Piala Dunia 2026 diwarnai krisis VAR yang picu krisis FIFA. Spanyol keluar sebagai juara usai tekuk Argentina 1-0 di final penuh drama, diwarnai kartu merah Enzo dan kontroversi keputusan wasit.

News

Hotman Paris Diminta Tak Bawa Nama Presiden dalam Kasus Febrie Adriansyah, Istana: Jangan Dikait-kaitkan!

Hal ini menyusul pernyataan Hotman yang membawa-bawa nama Presiden Prabowo Subianto dalam pembelaannya terhadap sang klien, mantan Jampidsus Febrie Adriansyah.

News

Siap-siap! Tarif Naturalisasi dan Lepas Status WNI Naik Mulai Agustus 2026, Cek Rincian Lengkapnya di Sini

Pemerintah resmi menetapkan penyesuaian tarif untuk berbagai layanan kewarganegaraan yang akan mulai diberlakukan pada Agustus 2026.

Sport

Badai Kritik Terjang Gianni Infantino Usai Penutupan Piala Dunia 2026, FIFA Dinilai Hanya Kejar Bisnis

Presiden FIFA Gianni Infantino hadapi krisis kredibilitas usai Piala Dunia 2026. Sorotan tiket mahal, jet pribadi, hingga sorakan publik di final hiasi kritik bisnis, meski posisi politiknya kokoh.

Jakarta Timur

Gudang Spark Sport Academy Pondok Bambu Dilalap Si Jago Merah, 25 Anak Berhasil Dievakuasi Selamat!

Kebakaran terjadi di gedung Spark Sport Academy yang berlokasi di Jalan Pahlawan Revolusi, Kelurahan Pondok Bambu, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur, pada Senin, 20 Juli 2026

Metropolitan

Jakarta Menuju Kota Global, Pramono Anung Dorong Fasilitas Publik dan Perkantoran Wajib Punya Ruang Laktasi!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menegaskan komitmennya untuk memperkuat fasilitas bagi ibu dan anak di ibu kota.

Jakarta Selatan

Aksi Heroik Gagalkan Penjambretan Bersajam di CFD, 4 Personel Dishub DKI Dapat Penghargaan!

Keempat petugas tersebut berhasil menggagalkan aksi penjambretan bersenjata tajam di kawasan Jalan HR Rasuna Said, Setiabudi, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Sudah Ada 324, Pemprov DKI Bakal Perbanyak RPTRA! Pramono Anung: Biar Anak-anak Punya Banyak Tempat Bermain

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta berkomitmen untuk terus menambah jumlah Ruang Publik Terpadu Ramah Anak (RPTRA) di seluruh wilayah ibu kota.

Gadget

Bocor di Tangan J-Hope BTS! Samsung Galaxy Z Fold 8 Resmi Rilis 22 Juli dengan Desain Lebih Lebar

Samsung Galaxy Z Fold 8 siap rilis 22 Juli dengan desain *wide folding* lebih lebar, bahan Flex Titanium, chip Snapdragon 8 Elite, serta hadir dalam varian standar dan Ultra.

Metropolitan

Hari Anak Nasional ke 42, Pemprov DKI Siap Kaji Usulan SPARTA, Pramono Dorong Perlindungan Dimulai dari Tingkat RT

Pembentukan SPARTA ini bertujuan untuk menjadikan Jakarta sebagai provinsi pertama yang memiliki seksi perlindungan anak di setiap RT.

Metropolitan

Dinas LH DKI Siapkan Transisi Controlled Landfill untuk Wujudkan Pengelolaan Sampah Berkelanjutan di Jakarta

Perubahan metode pengelolaan sampah ini dilakukan untuk mengurangi ketergantungan terhadap praktik open dumping

Bisnis

Program Sanggar Bakti BCA Siapkan Sanggar Seni Lebih Profesional dan Mandiri

BCA meluncurkan Sanggar Bakti BCA untuk memperkuat seni pertunjukan Indonesia melalui pembinaan, pendampingan, dan pengembangan sanggar.

Teknologi

5 Rekomendasi Laptop Gaming dengan Harga di Bawah Rp15 Juta yang Worth It Dibeli di Pertengahan Tahun 2026

Rekomendasi laptop gaming/kerja Rp10–15 juta pertengahan 2026 versi Jagat Review: Acer Nitro V 16, Lenovo LOQ 15, Axioo Pongo 735, ASUS Vivobook 16, dan MSI Thin 15 yang dibekali GPU RTX 3050 series.

Bisnis

Omzet Naik, Pasar Meluas! UMKM Cimahi Rasakan Manfaat Program Sertifikasi Halal BRI Peduli

UMKM di Cimahi sukses meningkatkan omzet setelah mengikuti pelatihan sertifikasi halal BRI Peduli, membuka peluang pasar lebih luas.