AYOJAKARTA.COM - Inovasi bahan bakar alternatif BOBIBOS menjadi korban hoaks melalui pesan WhatsApp.
Kabar ini diunggah oleh BOBIBOS melalui akun Instagram @bobibos_, Jumat (17/4).
BOBIBOS pun angkat bicara terkait beredarnya informasi tidak benar yang mengaitkan nama mereka dengan aktivitas jual beli bahan bakar dan pembukaan kemitraan.
BOBIBOS menegaskan bahwa hingga saat ini bahan bakar yang terbuat dari jerami itu belum melakukan kegiatan komersial apa pun, termasuk penjualan produk maupun kerja sama bisnis.

Klarifikasi ini disampaikan menyusul maraknya informasi di media sosial dan pesan berantai yang menyebutkan bahwa BOBIBOS telah membuka peluang kemitraan serta transaksi penjualan bahan bakar kepada masyarakat.
Informasi tersebut dipastikan tidak benar dan tidak berasal dari sumber resmi perusahaan.
"Awas Hoax, Hati-hati PENIPUAN, kami belum melakukan jual beli apapun, apalagi open kemitraan," tulis BOBIBOS yang mengunggah akun palsu atas nama "Distributor Bobibos".
Bahkan, penipuan ini berlanjut melalui pesan WhatsApp yang berisi format pemesanan atau pembelian BBM nabati ini.
Dalam pesan tersebut juga terdapat link yang diklaim sebagai link order BOBIBOS.

"FORMAT PEMESANAN PEMAKAIAN PRIBADI
- Nama Lengkap:
- Alamat Lengkap:
- Nomor WhatsApp Aktif:
- Jumlah Pemesanan Bensin/ Solar:... Box
Minimal Order 10 Dus
Harga 1 box isi 12 botor Rp48.000
1 Botol isi 1 Liter
Ongkir Rp10.000/ Dus ke seluruh Indonesia.
Order Via Link Aplikasi Bobibos," begitu format yang beredar melalui pesan WhatsApp.

BOBIBOS pun dengan tegas menyatakan bahwa ini merupakan modus penipuan yang mengatasnamakan pihaknya.
BOBIBOS juga mengingatkan bahwa masyarakat mendapat pesan tersebut jangan sampai mendownload link yang tertera karena bahaya.
"Aplikasi Penipuan Mencatut Nama BOBIBOS, Jangan Didownload," tegas BOBIBOS.
Di akhir klarifikasi, BOBIBOS kembali menegaskan hingga kini pihaknya belum melakukan jual beli bahan bakar secara umum.
"Sekali lagi, BOBIBOS belum menjual apapun. Termasuk belum membuka mitra untuk di Indonesia. Akun resmi di medsos hanya BOBIBOS (only). Hati-hati Penipuan," tutupnya.
BOBIBOS juga mengatakan, untuk di Indonesia saat ini pihaknya masih menunggu regulasi dari pemerintah.***
Share this article
BOBIBOS menegaskan bahwa hingga saat ini bahan bakar yang terbuat dari jerami itu belum melakukan kegiatan komersial apa pun.