AYOJAKARTA.COM - launching bahan bakar alternatif dari jerami, yakni BOBIBOS di Timor Leste rupanya kini sudah di depan mata.
Pasalnya, kontainer pembawa mesin produksi BOBIBOS bensin dan solar dikabarkan sudah tiba di biomanufaktur Timor Leste.
Hal ini diumumkan BOBIBOS melalui akun Instagram @bobibos_, Minggu (19/4).
"Alhamdulillah.. kontainer pembawa mesin mesin produksi BOBIBOS bensin dan solar sudah tiba di biomanufaktur," tulis BOBIBOS.

BOBIBOS menjelasakan bahwa cairan organik hasil fermentasi yang dibuat di biomanufaktur, nantinya akan dimasukkan ke dalam mesin-mesin di dalam kontainer yang bernama BOBIBOS Mobile Unite (BMU).
Proses ini akan memakan waktu kurang lebih enam jam dan lahirlah energi baru.
Energi bahan bakar nabati 100 persen tanpa campuran fosil yang berasal dari jerami.
Inovasi anak negeri dari Jonggol ini berhasil menarik perhatian pemerintah Timor Leste.

BOBIBOS pun siap menghadirkan energi murah dan ramah lingkungan di negara dengan sebutan Bumi Loro Sae tersebut.
Dalam video yang diunggah, tampak kontainer atau truk BOBIBOS tengah perjalanan menuju biomanufaktur.
"Perjuangan untuk menghadirkan energi baru memang tidak mudah, jalan terjal, berliku butuh waktu berhari-hari," tulis BOBIBOS dalam video tersebut.
BMU tersebut harus melewati beberapa hari perjalanan demi melahirkan energi hijau murah dan ramah lingkungan di Timor Leste.***

Share this article
Kontainer pembawa mesin produksi BOBIBOS bensin dan solar dikabarkan sudah tiba di biomanufaktur Timor Leste.