Waspada! Ini 4 Kesalahan Fatal yang Bikin Pelamar PPPK 2024 Tidak Memenuhi Syarat (TMS)

Salah satu penyebab paling sering terjadi yang membuat pelamar PPPK dinyatakan TMS adalah karena kesalahan dalam mengunggah dokumen.
Salah satu penyebab paling sering terjadi yang membuat pelamar PPPK dinyatakan TMS adalah karena kesalahan dalam mengunggah dokumen.

AYOJAKARTA.COM – Tidak Memenuhi Syarat atau TMS merupakan salah satu hal yang paling dikuatirkan oleh setiap pelamar CPNS, baik jabatan ASN maupun formasi PPPK.

Untuk dapat menjadi CPNS baik Aparatur Sipil Negara atau Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja atau PPPK, harus melewati sejumlah tahapan seleksi.

Sebagaimana dengan seleksi jabatan ASN yang baru saja dilangsungkan, tahapan seleksi juga diberlakukan bagi para pelamar formasi PPPK.

Kegagalan dalam salah satu tahapan seleksi, akan sangat berpotensi menyebabkan status pelamar CPNS baik jabatan ASN maupun formasi PPPK dianggap tidak memenuhi syarat.

Karena menjadi prasyarat utama untuk mengikuti tahapan selanjutnya, hal penting dan mendasar yang harus dipastikan setiap pelamar CPNS adalah lulus di seleksi administrasi.

Meski diketahui sebagai salah satu prasyarat lulus seleksi, tidak sedikit pelamar formasi PPPK yang dianggap TMS.

Salah satu penyebab paling sering terjadi yang membuat pelamar PPPK dinyatakan TMS adalah karena kesalahan dalam mengunggah dokumen sesuai kebutuhan instansi.

Untuk menghindari kekeliruan yang serupa dengan peserta di tahun-tahun sebelumnya, berikut adalah beberapa tips untuk diterapkan oleh pelamar PPPK 2024.

Baca Juga: Gawat 205 Pelamar PPPK 2024 TMS! Ini Kesalahan yang Sering Dilakukan Saat Melamar Formasi, Auto Gagal Lolos

Kesalahan Fatal yang Bikin Pelamar PPPK 2024 Tidak Memenuhi Syarat (TMS)

Tips urutan pertama agar pelamar PPPK bisa lolos dalam seleksi administrasi adalah mMembaca dan mencermati syarat dan ketentuan administrasi sesuai instansi pilihan.

Guna menghindari kekeliruan dalam menerima informasi, pastikan untuk selalu mencarinya melalui situs resmi instansi yang akan dilamar.

Memastikan seluruh persyaratan yang dikehendaki instansi sudah terpenuhi, merupakan hal penting untuk diterapkan pelamar formasi PPPK, termasuk kualifikasi pendidikan.

Saran kedua agar proses seleksi administrasi tidak berujung TMS adalah mengikuti format dokumen dan persyaratan instansi.

Perlu diketahui bahwa setiap instansi memiliki format dokumen berbeda, sehingga beberapa jenis dokumen tidak boleh asal unduh sembarangan.

Dokumen administrasi seperti surat lamaran, surat pernyataan dan beberapa surat lainnya yang diterbitkan instansi sudah memiliki format tersendiri, sehingga tidak perlu diubah.

Dalam proses seleksi administrasi di tahun-tahun sebelumnya, tidak sedikit pelamar PPPK yang nekat berkreasi sehingga berdampak TMS.

Saran ketiga agar lolos dalam seleksi administrasi adalah melakukan penyesuaian dengan Ketentuan yang telah ditetapkan di SSCASN.

Selain perlu mengenali jenis file yang akan diunggah, pelamar PPPK 2024 juga wajib memperhatikan ukuran serta kemungkinan penggunaan meterai pada dokumen.

Saran keempat agar bisa lolos dalam seleksi administrasi adalah menggunakan satu meterai resmi untuk masing-masing dokumen, baik e-meterai atau tempel sesuai aturan.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Kesalahan
# tidak memenuhi syarat
# PPPK 2024
# TMS

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.