AYOJAKARTA.COM -- Gempa bumi Megathrust diberitakan kembali oleh BMKG dan menjadi viral.
Warga Indonesia merasa takut apabila gempa bumi Megathrust tersebut segera terjadi. Namun, BMKG mengatakan itu sebagai pengingat saja ada potensinya.
Saat gempa bumi megathrust biasanya memiliki kekuatan yang besar dalam skala magnitudo. Mencapai angka 8-9.
Ternyata gempa bumi megathrust sudah ratusan tahun lalu terjadi dan belum terjadi lagi di Selat Sunda serta Mentawai-Siberut.
Banyak orang khawatir akan terjadi dalam waktu dekat di daerah tersebut. Ada 5 hal yang jangan dilakukan saat gempa bumi terjadi.
Berikut penjelasannya dikutip dari Instagram @baznasindonesia pada Senin, 9 September 2024:
1. Menggunakan Lift
Saat terjadi gempa bumi, segala gerakan atau benda akan turun ke bawah sehingga tidak boleh menggunakan lift.
Lebih baik menggunakan tangga yang ada di jalur penyelamatan darurat atau tangga evakuasi.
2. Berada di sekitar Barang Pecah Belah
Barang pecah belah saat gempa bumi besar juga berpeluang untuk pecah akibat guncangan.
Baca Juga: 6 Hal yang Dilakukan saat Gempa Bumi Megathrust, Jangan Pakai Alat Ini
Jangan berada di sekitar barang pecah belah seperti gelas kaca, cermin, atau lampu dalam ruangan.
3. Berada di sekitar Bangunan Tinggi, Tebing, dan Pohon
Jangan berada di sekitar bangunan tinggi, tebing, dan pohon. Hal ini karena berpeluang runtuh dan bisa tertiban reruntuhannya.
4. Berdiam di dalam Kendaraan
Saat terjadi gempa bumi yang besar, jangan berdiam di dalam kendaraan. Segera parkir kendaraan di tempat yang aman dan bergegas keluar.
5. Berada di Area SPBU
Berada di area SPBU saat gempa bumi juga tidak boleh karena berpotensi terjadi kebakaran.
Segeralah menjauh dari area SPBU dan lakukan penyelamatan diri ke lapangan terbuka atau tempat berkumpul.
Itulah 5 hal yang jangan dilakukan saat terjadi gempa bumi megathrust. Semoga bermanfaat!***

Share this article
Saat gempa bumi megathrust biasanya memiliki kekuatan yang besar dalam skala magnitudo. Mencapai angka 8-9.