AYOJAKARTA.COM - Usai Jessica Wongso mendapat remisi khusus, keberadaan Edi Darmawan Salihin yang merupakan Ayah mendiang Mirna Salihin menjadi pertanyaan.
Sosok Edi Darmawan Salihin sempat menjadi sorotan usai tayangan film dokumenter Ice Cold yang mengangkat kisah Jessica Wongso menjadi perbincangan.
Selain pernyataannya tentang Jessica Wongso yang kontroversial, Edi Darmawan Salihin juga sempat disorot media karena berusaha mendekati Reza Indragiri dengan cara khusus.
Setelah Jessica Wongso dinyatakan bebas bersyarat dan mengaku sudah berserah dengan keadaan, publik berusaha mencari keberadaan Edi Darmawan.
Masyarakat berharap bisa mendapatkan keterangan lebih lanjut dari ayah mendiang Mirna Salihin terkait dibebaskannya Jessica.
Sebelumnya, Edi sempat menjadi pemberitaan karena disebut-sebut belum memberikan hak pesangon kepada para pekerjanya.
Akibat situasi tidak menguntungkan tersebut, para pekerja di PT Fajar Indah Cakra Cemerlang melakukan PKPU pada Maret 2024 lalu.
Disamping itu, Ayah mendiang Mirna juga banyak menuai kecaman dari masyarakat karena dianggap telah menghilangkan barang bukti dalam kasus kopi Sianida.
Baca Juga: Gempa Megathrust di Indonesia Tinggal Tunggu Waktu, Ini 2 Wilayah yang Patut Diwaspadai
Menurut keterangan yang disampaikan oleh Agus Susanto selaku Kuasa Hukum eks karyawan FICC, Edi selalu mangkir dari panggilan sidang.
Selain selalu mangkir, Agus juga menyebut Edi Darmawan sudah tidak lagi memiliki aset untuk dijadikan sebagai agunan.
Edi Darmawan, menurut penjelasan Agus memiliki hutang kepada para karyawan karena sempat tidak menerima upah atau gaji.
Adapun nilai akumulasi utang yang saat ini menjadi tanggung jawab Edi kepada para mantan karyawannya adalah sekitar 6 Miliar Rupiah.
Pernyataan positif yang sempat disampaikan Edi kepada sejumlah media terkait pemenuhan kewajiban kepada karyawan, hal tersebut disanggah oleh Agus.
Menurut pengakuan Agus, sampai dengan hari ini Edi Darmawan masih belum melunasi kewajibannya kepada mantan karyawan.
Memiliki sangkutan perkara hukum perdata dengan mantan karyawan, Agus mengaku kesulitan untuk bisa berkomunikasi dengan Edi Darmawan.
Selain karena Edi Darmawan yang alamatnya sudah tidak lagi diketahui, juga karena asetnya sudah beralih tangan.
“Sudah tidak punya aset sama sekali, bahkan rumah sudah dijual semua, sudah tidak ada lagi asetnya, kosong,” ungkap Agus, dikutip dari kanal YouTube Cek Kabar Online, Selasa (27/8/2024).
Akibat kebiasaan Edi yang cenderung tidak menunjukkan itikad baik, Agus berencana akan melakukan upaya hukum lain untuk membela para mantan karyawan FICC.
Namun demikian, Agus mengaku mengalami kesulitan untuk bisa menemukan keberadaan Edi Darmawan yang misterius.
Tanpa adanya informasi pasti terkait keberadaan Edi, Agus menilai kondisi tersebut akan dapat mempengaruhi setiap proses hukum yang akan ditempuh.
“Kalau di televisi gayanya seperti orang hebat, kalau hebat ya selesaikanlah kewajibannya,” desak Agus saat dimintai pernyataan penutup. ***

Share this article
Edi Darmawan diduga memiliki hutang kepada para karyawan karena sempat tidak menerima upah atau gaji.