AYOJAKARTA.COM - Dedi Mulyadi mengungkapkan bahwa dalam kasus Vina Cirebon terdapat rentetan kejadian yang sangat ganjil dan penuh dramatisasi sejak awal.
Menurutnya, kasus Vina Cirebon sudah terjadi cukup lama namun baru terungkap dan kemudian, menimbulkan banyak tanda tanya.
Ia mencatat bahwa para terpidana kasus ini dihukum seumur hidup, sebuah hukuman yang sangat berat.
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa rasa kemanusiaannya terusik oleh perkembangan kasus ini, dan ia kini lebih fokus pada aspek kemanusiaan daripada politik.
“Tapi ke sini ke sini jujur aja rasa kemanusiaan saya terketuk saya udah enggak mikir politik enggak mikir apapun. Saya hanya mikir rasa kemanusiaan,” ujar Dedi Mulyadi dikutip Ayojakarta,com dari kanal YouTube Cumicumi pada Senin, 24 Juni 2024.
Lebih lanjut, Dedi Mulyadi menyatakan bahwa apabila para terpidana memang bersalah, hukuman mati pun tidak menjadi masalah.
“Kalau iya salah enggak apa-apa dihukum mati juga,” imbuhnya.
Namun, ia meragukan kebenaran proses hukum yang terjadi, mengingat rangkaian Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dan pernyataan para saksi serta keterlibatan mantan-mantan penyidik yang penuh ketertutupan.
Baca Juga: Inilah 15 SMAN Terbaik di Bogor, Layak Jadi Referensi Pendaftaran PPDB Jabar 2024
Dedi Mulyadi menegaskan bahwa kasus ini perlu ditinjau ulang secara mendalam untuk memastikan bahwa keadilan benar-benar ditegakkan.
“Tapi kalau mereka dari rangkaian BAP pernyataan para saksi ketertutupan mantan-mantan penyidik termasuk Pak Rudiana saya kan jadi jangan-jangan mereka bener dong,” ujarnya.
Ia juga merasa iba jika para terpidana ternyata tidak bersalah dan harus dipenjara seumur hidup tanpa adanya bukti konkret seperti sidik jari, hanya berdasarkan keyakinan semata.
“Mereka di penjara seumur hidup dan mereka kan di bui tidak ada alat buktinya, tidak ada sidik jari, tidak ada tes DNA, dia di penjara hanya berdasarkan keyakinan aja,” tambahnya.
Dedi Mulyadi menekankan pentingnya keadilan yang benar-benar adil, agar tidak ada pihak yang menderita akibat kesalahan penegakan hukum.
Kasus Vina Cirebon ini, menurutnya, adalah sebuah contoh di mana kemanusiaan harus ditempatkan di atas segalanya dalam proses pencarian keadilan.***
Share this article
Diduga sangkut pautkan kasus Vina Cirebon dengan politik, Dedi Mulyadi bantah dengan jawaban begini.