AYOJAKARTA.COM - Seorang warganet bernama Widia banyak menuai sorotan usai memberikan sejumlah pernyataan terkait kasus kematian Vina dan Eky.
Melalui sejumlah unggahan videonya, Widia menyampaikan perihal kasus tewasnya pasangan Vina dan Eky tidak lain merupakan upaya distraksi untuk menutupi kebenaran.
Kasus kematian pasangan Vina dan Eky, menurut Widia dilatar belakangi oleh perang narkotika yang melibatkan sejumlah pejabat pemerintah dan penegak hukum.
Baca Juga: Tes IQ Ilusi Optik: Cari Angka 6 dalam 12 Detik dan Buktikan Mata Kamu Masih Tajam!
Adapun penangkapan terhadap seorang buruh bangunan bernama Pegi Setiawan, menurut Widia merupakan langkah agar kasus tidak bisa terendus penciuman publik.
Akibat pernyataan Widia yang dinilai ngawur dan tanpa dasar, membuat Putri Maya Rumanti selaku kuasa hukum Vina memberikan tanggapan.
“Nggak ngerti saya siapa itu Widia, kalau benar dia tahu ayo temui kami, jangan tiba-tiba nongol dan bicara soal delapan tahun lalu,” keluh Putri melalui unggahan video.
Pernyataan tanpa bukti yang sering disampaikan Widia, menurut Putri merupakan bentuk penyebaran berita bohong serta berpotensi pidana.
Karena itu melalui tayangan video, Putri menggelar sayembara senilai Sepuluh Juta rupiah kepada siapapun untuk dapat memberi informasi perihal keberadaan Widia.
Terkait dengan adanya sayembara yang telah disampaikan oleh Putri Maya, Widia kembali menyampaikan pernyataan.
Baca Juga: Cara Mengubah File Audio Menjadi Teks dalam Hitungan Menit, Kerjaan Auto Langsung Beres!
Widia bersikeras agar salah satu tim kuasa hukum Vina tersebut tidak perlu memberikan upaya secara berlebihan untuk bisa membungkamnya.
Sehubungan dengan penetapan statusnya sebagai sasaran sayembara yang telah meningkat menjadi Rp 150.000.000, Widia meyakini hal tersebut karena pernyataannya benar.
Tantangan sayembara Putri yang menggiurkan, menurut dugaan Widia karena kuasa hukum Vina tersebut sudah menjadi bagian dari lingkaran para terduga pelaku sebenarnya.
“Bukannya mengusut penyebab kematian Vina, kok malah bikin sayembara untuk menangkap Widia, apakah Anda ada kaitannya juga?” sanggah Widia.
Lebih lanjut melalui unggahan videonya, Widia meminta agar Putri tidak perlu berusaha bertindak lebih jauh untuk melakukan konfrontasi verbal.
Widia juga menegaskan agar Putri Maya tidak perlu sibuk menangani kasus Vina, jika kasus kematian suaminya sendiri masih belum menemukan titik terang.
Baca Juga: Fakta Psikologi: 5 Kebutuhan Psikologis yang Terkadang Sering Dilupakan, Apa Saja?
“Daripada ngurusin kasus Vina, lebih baik urus kematian suami kamu yang BAP-nya tidak jelas, apakah itu bundir atau kena bacok orang,” ungkap Widia.
Sebagaimana sempat menjadi sorotan di tahun 2018, almarhum Reki Nelson yang merupakan suami Putri Maya dikabarkan tewas karena dugaan kasus kekerasan.
Berdasarkan informasi yang diberitakan sejumlah media saat itu, kawanan tersangka yang menjadi DPO berhasil melarikan diri hingga saat ini.
“Apakah saya ini ancaman dari Iptu Rudiana? Persetan dengan sayembara kalian, dengan anak-anak Bupati dan Wakil Bupati yang mengintimidasi saya!” tegas Widia. ***

Share this article
Tantangan sayembara kuasa hukum Vina menurut dugaan Widia menjadi upaya untuk membungkam dirinya dan minta...