AYOJAKARTA.COM -- Kematian Vina Cirebon dan kekasihnya Eky pada 2016 kembali viral dan menjadi perhatian publik belakangan ini.
Penanganan kasus yang Vina Cirebon pada tahun 2016 masih tanda tanya dan dinilai janggal, apalagi sejak viral belakangan ini pihak kepolisian merilis 3 DPO yang tidak tertangkap selama delapan tahun lamanya.
Namun setelah beberapa saat kasus kematian Vina dan Eky mencuat karena film ditayangkan di bioskop, satu orang DPO atas nama Pegi Setiawan akhirnya ditangkap.
Bukannya meredakan penasaran, justru dengan ditangkapnya Pegi Setiawan menambah tanda tanya di kalangan publik.
Baca Juga: Sebut Ada Oknum Yang Bermain pada Kasus Vina Cirebon, Mahfud MD Minta Prabowo Subianto Turun Tangan
Banyak publik yang mencurigai bahwa Pegi Setiawan merupakan korban salah tangkap, apalagi dengan saksi yang banyak bermunculan kembali hingga membuat kasus semakin rumit.
Menariknya lagi beberapa saksi setelah kasus kembali viral mencabut pernyataannya yang disampaikan pada 2016 silam, alasannya karena pada saat itu mendapatkan tekanan.
Di sisi lain ayah salah satu korban yaitu Eky, Iptu Rudiana turut mendapatkan sorotan publik belakangan ini. Apalagi ayah Eky sempat menangani kasus kematian anaknya pada tahun 2016 silam.
Banyak masyarakat yang mencurigai Iptu Rudiana karena hanya muncul sekali itu pun melalui sebuah video yang diunggah di akun Instagram pribadinya @rudianabinson pada 17 Mei 2024 lalu.
Sementara itu, Hotman Paris mengatakan bahwa beberapa hari lalu tim Hotman 911 sempat dihubungi petugas kepolisian yang mengaku utusan dari Iptu Rudiana.
Oknum polisi tersebut meminta Hotman Paris dan tim Hotman 911 untuk jadi kuasa hukum Ayah Eky. Namun pengacara kondang tersebut menolak permintaan dari Iptu Rudiana.
“Empat hari lalu, ada oknum polisi yang mengaku utusan dari Pak Rudiana. Dia mau menunjukkan kami sebagai kuasa hukumnya” ujar Hotman Paris dikutip Ayojakarta.com dari YouTube KOMPASTV pada Rabu, 12 Juni 2024.
Namun menurutnya di balik permintaan tersebut ada kejanggalan karena utusan Iptu Rudiana membawa pesan terselubung bagi Hotman Paris dan tim Hotman 911.
Menurutnya tim Hotman diminta untuk meyakinkan publik bahwa Pegi Setiawan yang saat ini sudah ditangkap merupakan otak pelaku pembunuhan dari Vina dan Eky di tahun 2016 silam.
“Ada pesan terselubung kalau Pak Rudiana yakin pelakunya adalah Pegi,” kata dia.
Atas permintaan dari ayah Eky ini, Hotman Paris dan tim Hotman 911 menolak tegas permintaan dari utusan Iptu Rudiana.
Menurutnya hingga saat ini pihaknya belum yakin sepenuhnya bahwa Pegi Setiawan merupakan otak pembunuhan Vina dan Eky.
“Kami menolak untuk jadi kuasa hukum Pak Rudiana. Ini seolah-olah yang penting Pegi dihukum selesai,” ungkapnya.
Hotman Paris semakin curiga dan mempertanyakan motif dari ayah Eky mengapa baru menghubungi Hotman 911 padahal sebelumnya sudah pernah diminta untuk bertukar pendapat tidak ada respons.
“Ada apa ini, kenapa baru sekarang bereaksi? Kami mempertanyakan ada apa? Dia yang dari awal mengikuti kasus ini, tapi kenapa dia diam kenapa baru sekarang?” imbuhnya.***

Share this article
Hotman Paris mengatakan bahwa beberapa hari lalu tim Hotman 911 sempat dihubungi petugas kepolisian yang mengaku utusan dari Iptu Rudiana.