AYOJAKARTA.COM — Heboh, seorang bocah SD di Cirebon mengalami depresi usai ibunya menjual ponsel (HP) sang anak.
Bocah SD yang mengalami depresi itu berinisial A dan merupakan warga Bedeng, Kelurahan Pekiringan, Kecamatan Kesambi, Kota Cirebon.
Siti Anita (48) ibu dari bocah SD berinisial A itu mengungkap bahwa dirinya terpaksa menjual HP milik anaknya karena permasalahan ekonomi.
“Waktu itu saya bingung, saya nggak kerja, nggak jualan terus suami waktu itu selama delapan bulan nggak kasih nafkah, saya bingung, jadi ada barang itu (HP) saya jual untuk makan sehari-hari,” ungkapnya, dikutip dari Instagram @terangmedia, Selasa, 14 Mei 2024.
Siti Anita mengatakan bahwa HP tersebut merupakan hasil dari jerih payah anaknya yang menabung sendiri.
Baca Juga: Tips Psikologi: Waspadai Gejala Depresi pada Remaja
“Itu barang punya dia sendiri, hasil menabung sendiri, tetapi saya izin dulu pas mau saya jual. Aa mamah pinjem ya, nanti mamah balikin kalau sudah ada uang, dia bilang boleh,” katanya.
Namun, usai Siti menjual HP tersebut, sikap sang anak tiba-tiba berubah menjadi sering melamun.
“HP biasa dia pakai buat main game, seumuran segitu masih suka main games, juga dipakai belajar seperti kaya waktu zaman pandemi, pake HP itu,” tuturnya.
Gejala depresi tersebut diketahui muncul sejak A duduk di kelas 6 SD yang tepatnya setahun yang lalu.
Sementara itu, Ade Cahyaningsih, Kepala Bidang SD dan SMP Dinas Penyidikan Kota Cirebon menjelaskan, jika bocah berinisial A itu merupakan siswa yang rajin dan baik ketika mengikuti kegiatan belajar mengajar di sekolahnya.
“Menurut cerita dari RT dan RW, anak ini mengumpulkan uang untuk membeli HP ini dari hasil menabungnya sendiri, anaknya baik, kecerdasannya juga bagus mulai dari kelas 1 hingga kelas 6,” ucapnya.
Baca Juga: 3 Fakta Psikologi yang Bikin Kamu Menjadi Mati Rasa Terhadap Orang Lain, Apakah Tanda Depresi?
Ade mengatakan, bahwa penyebab anak tersebut depresi diduga karena tidak bisa meluapkan kesedihannya sehingga mengalami depresi.
“Jadi mamang permasalahan ini bermula dari penjualan HP oleh ibunya, kami juga tidak bisa menyalahkan, karena mungkin kesedihan anak ini tidak bisa keluar, karena anak ini pendiam,” ujarnya.
Saat ini, Dinas Pendidikan Kota Cirebon sedang fokus mengobati kesehatan bocah tersebut agar dapat kembali sedia kala.***

Share this article
Ibu dari bocah SD berinisial A itu mengungkap bahwa dirinya terpaksa menjual HP milik anaknya karena permasalahan ekonomi.