Full Senyum! 344.000 Guru Segera Terima TPG, Cek Jadwal Pencairan untuk SKTP Terbit Setelah 11 April

Ilustrasi. Illustrasi. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan jadwal pencairan tunjangan profesi guru triwulan 1 tahun 2025 yang akan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan tanggal terbit SKTP.
Ilustrasi. Illustrasi. Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan jadwal pencairan tunjangan profesi guru triwulan 1 tahun 2025 yang akan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan tanggal terbit SKTP.

AYOJAKARTA.COM - Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah telah menetapkan jadwal pencairan tunjangan profesi guru triwulan 1 tahun 2025 yang akan dilaksanakan secara bertahap berdasarkan tanggal terbit SKTP.

Berdasarkan informasi yang beredar di media sosial dan grup WhatsApp, sistem pencairan tunjangan profesi guru tidak dilakukan serentak melainkan berdasarkan tanggal terbit SKTP.

Pencairan untuk bulan April hanya diperuntukkan bagi guru aparatur negara dengan SKTP terbit sebelum tanggal 10 April 2025.

Sedangkan pencairan tanggal 1 hingga 10 Mei 2025 dikhususkan bagi guru yang SKTP-nya terbit mulai tanggal 11 April ke atas, termasuk yang terbit tanggal 15 dan 22 April.

Baca Juga: Waspada! 902 P3K Terancam Gagal, Inilah 3 Kategori Honorer yang Berisiko Kehilangan Kesempatan

Tahap 4 pencairan yang merupakan tahap terakhir sebelum dimulainya tahapan pencairan untuk triwulan 2, dikhususkan bagi 329.340 guru di seluruh Indonesia yang jumlah jam mengajarnya sudah valid dan rekeningnya juga sudah valid.

Pemerintah telah menetapkan jadwal penyaluran tunjangan profesi guru untuk empat triwulan di tahun 2025, yaitu triwulan 1 di bulan Maret, triwulan 2 di bulan Juni, triwulan 3 di bulan September, dan triwulan 4 di bulan Desember.

Namun, tahapan pencairan sudah dimulai satu bulan sebelum jadwal yang telah ditetapkan.

Bulan Mei 2025 ini menjadi tahap penyaluran tunjangan profesi guru triwulan 1 tahap akhir, dan setelah itu akan dilanjutkan dengan triwulan kedua yang direncanakan akan berjalan lancar karena sudah divalidasi dan diverifikasi di triwulan 1, sehingga penyaluran tunjangan profesi triwulan 2 diharapkan akan tepat waktu.

Baca Juga: Mohon Maaf! 3 Kategori Tenaga Honorer Ini Tidak Diangkat Paruh Waktu dan Terancam PHK..

Bagi guru yang rekeningnya belum valid, disarankan untuk memeriksa data rekening di Info GTK dan memastikan data tersebut benar dan sesuai dengan rekening yang aktif. Jika ada kesalahan, segera laporkan ke operator Simber atau Tunjangan Profesi Dinas Pendidikan masing-masing.

Berdasarkan informasi dari grup validasi SKTP, proses pencairan tahap 5 sedang berlangsung untuk guru yang sudah terbit SK sebanyak 344.000 orang dari seluruh Indonesia dan sudah diusulkan pencairannya.

Disebutkan bahwa jika tidak ada kendala maka dalam waktu antara 7 sampai dengan 10 hari dana tunjangan akan masuk ke rekening masing-masing penerima.

Untuk guru yang masih mendapatkan Kode 13, diminta untuk tetap tenang dan menjaga semangat, karena tim pusat bersama Dinas Pendidikan akan tetap bekerja sampai dipastikan semua data rekening valid dan dapat disalurkan sesuai haknya.

Sementara bagi guru yang memiliki kode 02, masih ada kesempatan untuk memperbaiki data selama tidak kelebihan jam mengajar, kesempatan untuk valid masih terbuka.

Diharapkan di awal-awal Mei ini, paling lambat tanggal 10 Mei 2025, tunjangan tersebut bisa cair dan ditransfer langsung ke rekening guru yang saat ini belum mendapatkan tunjangan profesi triwulan 1, dan akan diikuti dengan tunjangan profesi triwulan 2.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# SKTP
# Triwulan 1
# TPG
# Triwulan 2
# Jadwal
# pencairan

News Update

Sport

Mau Nobar Final Piala Dunia? Polda Metro Jaya: Dilarang Bawa Miras!

Jelang final Piala Dunia Spanyol vs Argentina, Polda Metro Jaya mengeluarkan imbauan penting bagi masyarakat yang berencana menggelar nonton bareng (nobar).

Pendidikan

Hore! Pramono Anung Pastikan 85 Mahasiswa ITB Asal Jakarta akan Dapat Bantuan Beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta

Sebanyak 85 mahasiswa asal DKI Jakarta dari keluarga kurang mampu yang telah diterima di Institut Teknologi Bandung (ITB) dipastikan akan mendapatkan dukungan beasiswa dari Pemprov DKI Jakarta.

News

Baru 2 Hari Dimulai Kembali, Dugaan Keracunan Akibat Konsumsi MBG di Jember! BGN Janji akan Evaluasi

dugaan kasus keracunan makanan yang menimpa sejumlah siswa dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Jember, Jawa Timur.

Metropolitan

Demi Atasi Kemiskinan, Presiden Prabowo Siap Pangkas Anggaran TNI-Polri: Rela Ya?

Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah untuk memprioritaskan penghapusan kemiskinan dan kelaparan di tanah air.

News

PWI Pusat Sesalkan Pernyataan Hotman Paris, Minta Hormati Martabat Wartawan dan Kemerdekaan Pers

PWI Pusat menyampaikan keprihatinan dan penyesalan atas pernyataan Advokat Hotman Paris Hutapea kepada wartawan saat memberikan keterangan kepada media di lingkungan Kejaksaan Agung.

Metropolitan

Sentil yang Sebut Harga Beras Mahal, Presiden Prabowo: Suruh Ikut Tanam Padi Sendiri

Tak berikan solusi, Presiden Prabowo Subianto memberikan pernyataan menohok bagi pihak-pihak yang menilai harga beras saat ini terlalu mahal.

Bisnis

Berkat Pelatihan dan KUR BRI, Usaha C'milzea Rosyidah Terus Berkembang

BRI mendukung Rosyidah mengembangkan usaha olahan hasil laut melalui Pelatihan Purna Pekerja Migran dan KUR BRI.

Bekasi

Geram! MenPPPA Arifah Fauzi Pastikan Kawal Kasus Bocah 4 Tahun di Bekasi yang Tewas Dianiaya Ibu Tiri

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menegaskan akan mengawal ketat proses hukum terhadap kasus bocah di Bekasi yang dianaya ibu tiri.

Metropolitan

Catat! Pemprov DKI Hentikan Sistem 'Open Dumping' di Bantargebang Mulai 1 Agustus

Pemprov DKI Jakarta secara resmi akan mulai meninggalkan praktik open dumping atau pembuangan sampah terbuka mulai 1 Agustus 2026.

Jakarta Selatan

Viral di Medsos dan Terekam CCTV, Pelaku Pembuangan Sampah Sembarangan di Jaksel Didenda Rp500 Ribu!

Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta memberikan sanksi tegas kepada pelaku pembuangan sampah liar di wilayah Jakarta Selatan.

Metropolitan

Secara Bertahap, TPST Bantargebang Mulai Terapkan Sistem Controlled Landfill per 1 Agustus 2026, Apa Itu?

Mulai 1 Agustus 2026, Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantargebang akan mulai menerapkan sistem controlled landfill secara bertahap.

Metropolitan

Waspada Hujan Ringan di Jakut dan Jaksel, Simak Prakiraan Cuaca Jakarta Minggu 19 Juli 2026

BMKG bagikan informasi seputar cuaca untuk wilayah DKI Jakarta pada hari ini, Minggu, 19 Juli 2026.

Viral

Fritz Hutapea Bongkar Borok Aspri Pertama Hotman Paris yang Kini Dituding Jadi Makelar Kasus

Anak kandung Hotman Paris Hutapea, Fritz Hutapea, tak segan untuk membongkar borok Benny Djannah atau Nurbaeny Janah.

Nasional

Mengenal Patris Yusrian Jaya, Calon Kepala Badan Pemulihan Aset yang Baru di Kejagung

Jaksa Agung usulkan Kajati DKI Patris Yusrian Jaya jadi Kepala Badan Pemulihan Aset menggantikan Kuntadi pada Juli 2026. Patris memiliki kekayaan Rp8,3 miliar berdasar LHKPN 2024.

Gaya Hidup

Lewat BRI Wellness Experience, BRI dan Plataran Indonesia Perkuat Ekosistem Wellness

BRI Gandeng Plataran Indonesia hadirkan BRI Wellness Experience, dukung gaya hidup sehat dan perkuat ekosistem wellness.

Nasional

Rekam Jejak Kuntadi, Pembongkar Kasus Harvey Moeis yang Kini Calon Kuat Jampidsus Pengganti Febri Adriansyah

Jaksa Agung usulkan Kuntadi sebagai Jampidsus baru menggantikan Febri Adriansyah. Peraih Adhyaksa Award 2024 pembongkar kasus korupsi timah ini telah disetujui Presiden Prabowo pada Juli 2026.

Bisnis

Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Tegas Atas Petugas Tenant Nitrogen Merokok di SPBU

Pertamina Patra Niaga tindak tegas petugas tenant nitrogen yang merokok di area SPBU demi menjaga standar keselamatan operasional.

Bisnis

Dukung Usaha Ekonomi Sirkular, Menteri PPPA dan Kepala BPS Apresiasi PNM

Menteri PPPA dan Kepala BPS apresiasi pemberdayaan PNM untuk usaha ekonomi sirkular yang terbukti dongkrak kemandirian ekonomi.

Gadget

Spesifikasi Red Magic 11S Pro, HP Gaming Snapdragon 8 Elite dengan Baterai Raksasa 7.500 mAh

Red Magic 11S Pro Rp22 juta ditenagai Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4,2 juta). HP gaming tanpa tompel ini bawa bodi transparan, sistem pendingin Aquacore kipas 24k RPM, serta baterai raksasa 7.500 mAh.

Teknologi

Bisa Disulap Jadi PC Desktop, Lenovo Legion Tab Gen 5 Andalkan Fitur Bypass Charging untuk Gamers

Lenovo Legion Tab Gen 5 jadi tablet gaming resmi terkencang dengan Snapdragon 8 Elite (AnTuTu 4 juta). Layarnya IPS 3K 165Hz, bawa fitur Bypass Charging, baterai 9000 mAh, dan bisa jadi PC desktop.