AYOJAKARTA.COM – Nama Ketua Umum DPP Gerakan Rakyat Indonesia Bersatu (GRIB) Jaya, Hercules Rosario de Marshal, kembali menjadi sorotan publik usai mengancam Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi.
Ia menilai Dedi lupa diri dan tidak seharusnya mencari masalah dengan ormas yang sebelumnya juga memiliki andil penting dalam memenangkan dirinya sebagai gubernur.
Pernyataannya sempat menjadi sorotan usai mengancam akan mengepung Gedung Sate apabila Dedi Mulyadi mencari masalah dengan ormas.
Profil Hercules
Hercules, yang memiliki nama lengkap Rosario de Marshal, adalah tokoh masyarakat yang dikenal luas karena latar belakangnya yang penuh warna.
Ia merupakan Ketua Umum DPP GRIB Jaya, sebuah organisasi kemasyarakatan yang memiliki pengaruh kuat di sejumlah wilayah Indonesia.
Hercules lahir di Dili, Timor Timur, dari keluarga petani. Julukan "Hercules" ia dapatkan dari anggota Komando Pasukan Khusus (Kopassus) pada tahun 1975 karena kemampuannya memanggul karung seberat 100 kilogram meski bertubuh kecil.
Ia kemudian diboyong ke Jakarta setelah mengalami cedera serius dalam kecelakaan helikopter saat membantu operasi militer.
Tiba di ibu kota sekitar tahun 1987, Hercules semula direncanakan bekerja di pabrik elektronik.
Namun takdir membawanya ke dunia jalanan Tanah Abang, tempat ia memulai hidup baru sebagai pedagang rokok.
Di wilayah itu pula ia menjadi sasaran para preman lokal, yang justru membentuk karakter perlawanan dan militansi dirinya.
Baca Juga: Profil dan Nama Asli Cak Lontong, Komedian Cerdas yang Kini Jadi Komisaris Ancol
Menurut catatan dalam buku Politik Jatah Preman karya Ian Douglas Wilson, Hercules dikenal tak gentar menghadapi ancaman.
Ia bahkan mengaku selalu membawa pedang, bahkan saat mandi, untuk berjaga dari serangan lawan.
Tahun 1993, Hercules mulai memimpin kelompok pemuda asal Timor Timur yang berjumlah ratusan orang dan menguasai wilayah Jatibunder, Tanah Abang.
Mereka juga mengatur pungutan dari para pedagang dan aktivitas di kawasan Bongkaran, dekat Stasiun Tanah Abang.
Namun pada 1997, kekuasaan kelompoknya runtuh usai bentrokan berdarah dengan kelompok Betawi yang dipimpin Ucu Kambing.
Setelah peristiwa itu, Hercules sempat tinggal di kampung halaman istrinya di Indramayu. Ia lalu melanjutkan kiprah di sektor keamanan dan mendirikan GRIB Jaya sebagai wadah bagi aktivitas sosial dan politik.
Baca Juga: Cak Lontong Resmi Jadi Komisaris Ancol, Pramono Anung: Mereka Dipilih karena Profesional
Karier Politik dan Hubungan dengan Prabowo
Hercules dikenal memiliki kedekatan dengan Presiden Prabowo Subianto. Keduanya pertama kali bertemu saat konflik di Timor Timur, ketika Hercules membantu pasukan Kopassus yang dipimpin Prabowo dengan dukungan logistik.
Meski GRIB Jaya tidak secara langsung berafiliasi dengan Partai Gerindra, pada Pemilu Presiden 2024 Hercules secara terbuka memerintahkan seluruh anggotanya untuk mendukung Prabowo sebagai calon presiden.
Di luar politik, Hercules juga pernah diangkat menjadi tenaga ahli di Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) DKI Jakarta, yakni di Perumda Pasar Jaya pada 2022.
Penunjukannya dilakukan bersama tokoh Tanah Abang lainnya, Eki Pitung, dan telah melalui prosedur resmi perusahaan daerah tersebut.***
Share this article
Siap Geruduk Gedung Sate, Ini Profil Hercules Tokoh Ormas GRIB Jaya yang Ancam Dedi Mulyadi ternyata memiliki karier...