AYOJAKARTA.COM - Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemen PAN-RB) terus mematangkan pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke Ibu Kota Negara (IKN).
Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, hal ini bukan sekedar memindahkan pegawai dari satu tempat ke tempat lainnya.
Pemerintah membuat desain skema yang komprehensif. Mulai dari soal efektivitas kinerja, budaya digital hingga paradigma kerja birokrasi yang transformatif.
"Pemindahan akan dilakukan secara bertahap," kata MenPANRB Abdullah Azwar Anas saat dikutip Ayojakarta.com dari situs menpan.go.id, Kamis 18 April 2024.
Terhitung mulai Juli 2024 nanti, akan ada sejumlah menteri dan jajarannya mulai pindah ke IKN.
Menteri pertama yang dimaksud adalah Menteri PUPR.
Dan diharapkan pada IKN sudah disiapkan sebagai tempat upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI.
Di moment tersebut, setidaknya akan melibatkan 1.500 personil.
Pemindahan ASN akan semakin masif pada September 2024. Tentu tetap dengan prioritas.
Tahap pertama, berapa jumlah eselon 1-nya dan seterusnya. Pihak KemenPANRB sudah memiliki datanya dan tinggal eksekusi.
Untuk unit kerja, juga dilakukan secara bertahap pada beberapa kementerian/lembaga (K/L).
Prioritas pertama, ada 179 unit eselon I dari 38 K/L. Disusul 91 unit eselon I dari 29 K/L.
Terakhir terdapat 378 unit eselon I dari 59 K/L yang akan pindah ke IKN.
Untuk nama-nama pegawainya, secara teknik diatur oleh masing-masing K/L terkait.
Tentu saja mempertimbangkan ketersediaan jumlah hunian dan kompetensi pegawai.
ASN yang ditempatkan di IKN akan mendapatkan satu unit apartemen atau rumah dinas.
Bagi ASN yang pindah di tahap pertama, akan mendapatkan tunjangan khusus serta penerapan smart government.***
Baca Juga: Pengisian ASN di IKN, Tersedia Formasi Khusus Putra Putri Terbaik Kalimantan

Share this article
KemenPAN RB tengah mematangkan proses pemindahan Aparatur Sipil Negara (ASN) ke IKN, pemindahan ini bukan sekadar pindah pegawai biasa.