Laporan 30 Bukti Rekayasa Kasus Jessica Wongso Nihil, Rismon Sianipar Kini Laporkan Keterlibatan Krishna Murti pada Dumas ke-2

Rismon Sianipar melaporkan keterlibatan Krishna Murti yang diduga turut berperan dalam dugaan rekayasa kasus Jessica Wongso.
Rismon Sianipar melaporkan keterlibatan Krishna Murti yang diduga turut berperan dalam dugaan rekayasa kasus Jessica Wongso.

AYOJAKARTA.COM – Rismon Sianipar, Pakar Digital Forensik dan Komputer Vision semakin gencar menyuarakan kebenaran di balik kasus Jessica Wongso.

Ahli digital forensik yang pernah dihadirkan oleh pengacara Jessica Wongso dalam sidang tahun 2016 merasa kecewa dengan institusi Polri.

Hal ini dikarenakan laporan aduan masyarakat (dumas) yang pernah diajukan tidak kunjung digubris.

Sebelumnya, Rismon Sianipar telah melaporkan adanya dugaan rekayasa CCTV kasus Jessica Wongso pada 1 Maret 2024 melalui aduan masyarakat (dumas) ke Dumas Presisi Polri.

Dalam laporannya ia menyertakan 30 bukti ilmiah dugaan rekayasa CCTV kasus Jessica Wongso pada dumas yang pertama.

Namun sayang ternyata laporan 30 bukti dugaan rekayasa kasus Jessica Wongso nihil, hingga hari ini belum ada tindak lanjut.

Baca Juga: Rismon Sianipar Sebut Krishna Murti Tak Tersentuh Hukum Meski jadi Koordinator dalam Rekayasa CCTV Kasus Jessica Wongso, Ternyata…

Kendati demikian tidak menyurutkan semangatnya untuk menguak kebenaran dalam kasus Jessica Wongso. Bahkan Rismon Sianipar telah membuat laporan dumas ke-2.

Pada laporan dumas ke-2 ini ia turut melaporkan keterlibatan Krishna Murti yang diduga turut berperan dalam dugaan rekayasa kasus Jessica Wongso.

Dalam tayangan YouTube Balige Academy, Rismon Sianipar secara gamblang menyatakan bahwa dirinya telah mengirimkan laporan dumas ke-2 secara online pada 31 Maret 2024.

Ia juga melampirkan 37 bukti ilmiah dugaan rekayasa video CCTV kasus Jessica Wongso oleh Muhammad Nuh Al-Azhar dan Christopher Hariman Rianto yang menurutnya dikoordinasi oleh Krishna Murti.

“Karena sudah kita kumpulkan sampai sejauh ini 37 bukti. Oleh karena itu biarkanlah saya meng-upload ulang pak kapolri. Tanggal 31 Maret kemarin saya meng-upload ulang dumas saya yang kedua,” ujar Rismon Sianipar, dikutip AyoJakarta.com pada Kamis, 4 April 2024.

“Kalau sebelumnya 30 (bukti) sekarang yang saya upload 37 bukti ilmiah. Untuk 30 bukti itu anda belum proses, tolong jangan biarkan citra polisi rusak gara-gara anda tidak bernyali proses itu,” sambungnya.

Baca Juga: Rismon Sianipar Laporkan Keterlibatan Krishna Murti dalam Dumas Polri ke-2, Sertakan 37 Bukti Ilmiah Rekayasa Brutal CCTV Kasus Jessica Wongso

Pada kesempatan yang sama, Rismon Sianipar mengungkapkan kekecewaannya kepada Kapolri Listyo Sigit Prabowo.

Bahkan ia menyebut Kapolri pengecut karena sebagai sosok yang memiliki jabatan tertinggi dalam polri tetapi tidak berani memeriksa keterlibatan anggotanya seperti Krishna Murti dan Muhammad Nuh Al-Azhar dalam kasus Jessica Wongso.

“Betapa seorang kapolri tidak berani, pengecut untuk memeriksa Irjen Pol Krishna Murti dan Muhammad Nuh Al-Azhar ya di Mabes Polri,” kata dia.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Krishna Murti
# Jessica Wongso
# rismon sianipar

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.