AYOJAKARTA.COM -- Saksi Ahli Forensik, Rismon Sianipar mengungkap bukti baru dalam kasus kopi sianida Jessica Wongso.
Rismon Sianipar mengklaim bahwa video CCTV Kamera 9 juga telah direkayasa Christoper Hariman Rianto.
Ia menerangkan bahwa pada 20 Juli 2016, saksi fakta Marlon Napitupulu dihadirkan di persidangan Jessica Wongso bahwa video yang ditampilkan dalam persidangan tersebut adalah hasil downscaling yang seharusnya memiliki resolusi 1920x1080 piksel.
Ia juga menjelaskan saat video diputar menggunakan Windows Media Player, terungkap bahwa video tersebut seharusnya memiliki resolusi sesuai dengan meta datanya.
"Kalau metadatanya 1920x1080 maka dia harus memenuhi monitor laptop tersebut," kata Rismon Sianipar dikutip ayojakarta.com dari YouTube Balige Academy pada Senin (12/2/2024).
Hal ini menimbulkan kecurigaan bahwa para jaksa dengan sengaja menampilkan video yang telah direkayasa.
Rismon Sianipar menegaskan bahwa bukan hanya masalah ukuran video, tetapi juga masalah informasi yang hilang akibat downscaling.
"Ini bukan masalah ukuran tapi masalah informasi yang hilang," ujarnya.
Berdasarkan pernyataan BAP Christopher Hariman Rianto, informasi yang hilang akibat down scaling mencapai 26 persen, menunjukkan dampak serius dari manipulasi tersebut.
"Kalau sudah 960x576 pixels sesuai BAP Christopher Hariman Rianto, informasi akibat down scaling cuma 26 persen," terangnya.
Baca Juga: Terlihat Sudutkan Jessica Wongso, Rismon Sianipar Desak 6 Jaksa Segera Ditindak!
Dengan bukti tersebut, ia meminta Jaksa Agung bertindak tegas terhadap keenam jaksa yang terlibat dalam penggunaan video CCTV yang direkayasa, terutama saat saksi fakta dihadirkan dalam persidangan.
"Jaksa agung pecat dan pidanakan jaksa-jaksa tersebut karena mereka dengan sengaja menampilkan video CCTV rekayasa bahkan ketika saksi fakta dihadirkan," tegasnya.
Ia juga meminta lembaga hukum membersihkan diri dari individu-individu yang telah melakukan manipulasi terhadap barang bukti digital yang sangat sensitif terhadap tindakan penipuan.
"Ayo Jaksa Agung bersihkan institusi anda dari mereka mereka yang telah memanipulasi barang bukti digital yang sangat sensitif terhadap rekayasa," tandasnya.***

Share this article
Rismon Sianipar kembali mengungkap bukti baru di dalam kasus kopi sianida Jessica Wongso, apakah itu?