AYOJAKARTA.COM — Jelang kontestasi Pilpres 2024 yang hanya tinggal menghitung hari, membuat sejumlah isu semakin berkembang seperti adanya wacana koalisi gabungan antara Anies Baswedan dan Ganjar Pranowo jika terjadi dua putaran.
Banyak pihak-pihak yang menyebut akan adanya koalisi Anies-Ganjar apabila Pilpres 2024 nantinya menjadi dua putaran, bahkan dukungan masyarakat pun mulai berkembang.
Menanggapi hal tersebut, kedua belah pihak pun telah mengungkapkan kondisi sebenarnya dan kemungkinan yang akan terjadi di Pilpres 2024.
Sebelumnya, pihak Timnas AMIN, Aboe Bakar Alhabsyi menyatakan bahwa sudah terjadi komunikasi hingga 80 persen soal wacana terkait koalisi Anies-Ganjar di putaran kedua Pilpres 2024.
Meski begitu, TPN Ganjar-Mahfud Eriko Sotarduga juga akhirnya buka suara terkait wacana yang sedang ramai tersebut.
Meski saat ini hasil survei di beberapa lembaga menampilkan bahwa kubu paslon nomor 02 mungkin akan memperoleh suara lebih dari 50 persen, namun hal itu masih belum dapat dipastikan.
Karena bagi Eriko, banyak masyarakat yang masih belum menentukan pilihan dan baru akan memantapkan pilihan di hari H atau maksimal H-7 Pemilu.
Sementara itu, Eriko juga ikut menjawab soal rencana koalisi Anies-Ganjar yang ramai dibahas banyak pihak saat ini.
“Begini kalau yang saya tahu ya secara terbuka saja kalau di tingkatan Ketua Umum begitu Sekjen DPP saya lihat belum, tetapi secara pribadi-pribadi kader-kader toh kami di DPR kan sangat dekat Mbak Livi,” terang Eriko seperti dikutip AyoJakarta.com pada siaran Livi On Point, Kamis, 8 Februari 2024.
Namun, Eriko tak menampik bahwa memang benar sudah ada pembicaraan soal wacana koalisi Anies-Ganjar tersebut secara pribadi.
“Kalau mau bicara jujur ya jadi pembicaraan-pembicaraan kan wajar-wajar saja saya katakan penjajakan atau apa,” lanjutnya.
Namun keyakinan soal adanya putaran kedua bagi Eriko sangat kuat, dan bahkan bukan kubu paslon 02 yang akan maju, melainkan justru kubu 01 dan 03 yang akan maju di putaran kedua.
“Kemarin saya jawab ini jangan-jangan nanti yang maju putaran kedua satu dengan tiga lho mbak,” kata Eriko.
“Kita enggak ada yang tahu ya kan, siapa yang bisa menduga-duga di sini mbak Livi aja gak berani menduga-duga siapa yang maju putaran kedua kan,” imbuhnya.
Saat ini menurut Eriko, masyarakat sudah semakin jauh memahami soal kejadian-kejadian politik yang terjadi. Apalagi banyak sekali terjadi dugaan pelanggaran etik, penekanan-penekanan di daerah, dan masifnya gerakan menentang itu menjadi tolak ukur tersendiri bagi pihaknya untuk menilai kemungkinan suara yang memilih.
Maka hasil survei yang menyebut akan terjadi satu putaran Pemilu itu masih belum bisa dipastikan kebenarannya. Karena masih banyak kemungkinan-kemungkinan yang bisa saja terjadi jelang hari H pemilu.
Apalagi saat ini dikatakan Eriko bahwa masyarakat sudah semakin pintar, dan baru akan menentukan pilihan di hari H atau H-7 jelang pencoblosan.
Eriko kemudian meminta agar keputusan satu atau dua putaran tersebut dikembalikan lagi kepada masyarakat yang memilih.
“Sudahlah kita berikan kepada masyarakat biar nanti yang Mahakuasa menentukan,” kata Eriko.
Namun dirinya tetap sangat meyakini bahwa Pilpres 2024 nanti akan berlangsung dua putaran.
“Kalau kami melihat memang putaran kedua akan terjadi,” tegasnya.***

Share this article
Banyak pihak-pihak yang menyebut akan adanya koalisi Anies-Ganjar apabila Pilpres 2024 nantinya menjadi dua putaran.