AYOJAKARTA.COM – Rismon Sianipar terus mengorek kejanggalan-kejanggalan dalam kasus Jessica Kumala Wongso.
Terbaru, Rismon Sianipar menguliti Shandy Handika, jaksa dalam kasus Jessica Kumala Wongso.
Dalam video yang tayang di kanal YouTube Balige Academy, Rismon menampilkan dokumen file pesan singkat yang diekstrak dari ponsel Jessica Kumala Wongso.
Rismon Sianipar mengatakan pada saat persidangan Jaksa Shandy terlalu kritis dengan pesan singkat kedatangan Jessica Kumala Wongso di Café Olivier.
“Jaksa Shandy Handika ini begitu kritis dengan message yang enggak penting ya kedatangan Jessica di 15:30 WIB,” kata Rismon dikutip Selasa, 30 Januari 2024.
Rismon mengungkapkan bahwa Jaksa Shandy terlalu kritis pada hal-hal yang sifatnya tidak terlalu penting.
Ia menilai pesan yang seharusnya dianggap penting seperti yang terkirim pada pukul 16:29 WIB justru diabaikan.
Rismon menjelaskan bahwa berdasarkan pesan singkat yang diesktrak, pada pukul 16:29 WIB Jessica tengah melakukan aktivitas dengan ponselnya yakni membalas pesan.
Akan tetapi, aktivitas tersebut rupanya tidak sama dengan yang ditunjukkan oleh rekaman CCTV.
“Kalau yang enggak penting-penting kritis dia. Yang penting malah ya pukul 16:29:16 WIB dan 16:29:23 WIB diabaikan sama dia. Disembunyikan fakta itu karena sudah direkayasa Muhammad Nuh Al Azhar dan Christopher Hariman Rianto menjadi pergerakan-pergerakan lain seperti monoleh dan lain-lain,” jelasnya.
Baca Juga: Tegas Tanggapi Soal Salam 4 Jari yang Viral, Anies: Ini Adalah Gerakan Perubahan!
Rismon menilai pertanyaan-pertanyaan kritis Jaksa Shandy seolah ingin membangun profil Jessica Wongso berbohong.
“Jika nonton seutuhnya, itu Shandy Handika ini ingin membangun profil Jessica berbohong dengan menekankan perbedaan itulah. Jadi di sini dia sangat kritis dengan waktu kedatangan Jessica 15:30 di Café Olivier. Nah inilah kekritisan dia terhadap message yang diekstrak.Tapi cukup sampai disitu saja dia kritis. Tetapi ketika aktivitas chat Jessica pukul 16:29:18 WIB dan 16:29:23 WIB mereka mengabaikan bahkan menyembunyikan fakta tersebut,” tutupnya.

Share this article
Rismon Sianipar mengatakan pada saat persidangan Jaksa Shandy terlalu kritis dengan pesan singkat kedatangan Jessica Wongso.