Hasil Elektabilitas Ganjar-Mahfud Dikalahkan Anies-Muhaimin, Pengamat Ungkap Dampak Buruk Perang Kubu Ganjar dengan Prabowo

Saat ini elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak imin, berhasil mengalahkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Saat ini elektabilitas pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak imin, berhasil mengalahkan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.

AYOJAKARTA.COM – Hasil survei terbaru dari Litbang Kompas, menujukan hasil elektabilitas Prabowo-Gibran sebanyak 39,3 persen, Anies-Muhaimin 16,7 persen , dan Ganjar-Mahfud 15,3 persen.

Berdasarkan data tersebut, terlihat bahwa pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar atau Cak imin, berhasil mengalahkan Ganjar Pranowo-Mahfud Md.

Najmuddin Rasul selaku Pengamat politik dari Universitas Andalas, menilai bahwa turunnya elektabilitas Ganjar-Mahfud diakibatkan terlalu sibuk menyerang Prabowo-Gibran, dibandingkan mensosialisasikan visi misi, ide dan gagasannya.

Menurut Najmuddin, pihak Ganjar-Mahfud tidak bisa terlalu menyerang Prabowo-Gibran dan pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Apabila Ganjar-Mahfud terlalu aktif menyerang paslon sebelah, maka akan mengakibatkan kerugian bagi pihaknya sendiri.

"Perang kubu Ganjar dengan Prabowo justru merugikan Ganjar sendiri. Dan kita mesti ingat lagi, kalau yang sejak awal mempromosikan Ganjar adalah Pak Jokowi. Jadi kalau beliau menyerang Jokowi, justru kubu Ganjar blunder," ucap Najmuddin, dikutip dari Republika.co.id, Senin, 11 Desember 2023.

Baca Juga: Jelang Debat Capres-Cawapres, Gibran Rakabuming Nyatakan Siap: Sudah Simulasi

Dengan dipromosikannya Ganjar oleh Jokowi, dan narasi awal yang menyampaikan akan melanjutkan pembangunan Jokowi, seperti misalnya pembangunan IKN.

Justru dinilai blunder apabila kubu Ganjar-Mahfud terus melakukan penyerangan terhadap Jokowi.

Selain itu, Najmuddin juga menilai bahwa isu yang dilempar terhadap Prabowo-Gibran tidak ada pembaruan.

Najmuddin juga menyarankan untuk lebih fokus terhadap isu lain yang dikuasai oleh Mahfud.

"Saya lihat Ganjar dan PDIP tidak ada isu baru. Selain menyerang Prabowo dengan isu lama, menyerang Gibran dengan isu politik dinasti. Mestinya mereka fokus dengan isu pemberantasan KKN seperti yang cocok dengan Mahfud sang pendekar hukum," ucap Najmuddin.

Baca Juga: Elektabilitas Ganjar Pranowo-Mahfud MD Menurun, Hampir Disalip Anies-Cak Imin

Sebelumnya, Litbang Kompas merilis hasil survei pada Desember 2023 dengan hasil Prabowo-Gibran 39,3 Persen, Anies-Muhaimin 16,7 Persen, Ganjar-Mahfud 15,3 Persen.

Survei melibatkan sebanyak 1.364 responden yang dipilih acak di 38 provinsi di Indonesia. Survei ini memiliki margin of error kurang lebih 2,65 persen dengan tingkat kepercayaan 95 persen.

Selain Litbang Kompas, Populi Center juga melakukan riset pada periode 28 November-5 Desember 2023, dengan hasil Prabowo-Gibran 46,7 persen, kemudian Ganjar-Mahfud dan Anies-Muhaimin mendapatkan hasil imbang yaitu 21,7 persen.

Dalam survei Populi Center, melibatkan sebanyak 1200 responden dengan toleransi kesalahan kurang lebih 2,83 persen serta tingkat kepercayaan 95 persen.

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Prabowo Subiannto
# Ganjar Pranowo
# Elektabilitas
# muhaimin iskandar
# Anies Baswedan
# Mahfud MD

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.