AYOJAKARTA.COM – Komisi Pemilihan Umum (KPU) menjadi sorotan banyak kalangan usai dianggap mengubah format debat khusus cawapres.
Adanya perubahan format debat dinilai sebagian kalangan sebagai upaya Komisi Pemilihan Umum (KPU) dalam melindungi salah satu cawapres.
Kendati mendapat banyak tanggapan negatif, Komisi Pemilihan Umum (KPU) akan terus melakukan pembahasan dengan masing-masing tim sukses capres-cawapres.
Baca Juga: Kontroversi Format Debat: Tim Kampanye Nasional Prabowo-Gibran Merasa Waktu Rakyat Terbuang Percuma
Ditengah kisruhnya kabar tentang berubahnya format debat, kabar mengejutkan datang dari salah satu cawapres peserta pemilu 2024.
Dalam salah satu forum diskusi, Gibran Rakabuming sempat membuat pernyataan yang dianggap keluar dari jalur kewajaran.
Sewaktu membahas tentang kesehatan bagi ibu hamil, Gibran Rakabuming diketahui menyebut salah satu kata yang termasuk sebagai unsur kimia.
“Ketika hamil harus di check, asam sulfat, yodiumnya terpenuhi nggak,” ujar Gibran Rakabuming dalam sejumlah diskusi.
Baca Juga: Gibran Rakabuming Sebut Ibu Hamil Perlu Dicek Kadar Asam Sulfat, Padahal yang Benar Asam Folat
Selain disampaikan dalam diskusi bersama dengan warga Banten, asam sulfat bagi perempuan hamil juga dibicarakan saat Diskusi Ekonomi Kreatif.
Adanya penyebutan kata asam sulfat dalam diskusi yang disampaikan cawapres Prabowo Subianto tersebut sontak membuat banyak pihak tersentak.
Sebab asam sulfat yang memiliki rumus H2SO4 merupakan senyawa kimia yang bersifat sangat reaktif dan korosif.
Selain sangat kuat dan reaktif, asam sulfat juga biasa dipergunakan dalam berbagai aplikasi industri serta proses kimia.
Baca Juga: Gibran Minta Maaf Soal Salah Sebut Asam Folat Jadi Asam Sulfat: Mohon Maaf, Mohon Dikoreksi Ya
Memiliki sifat merusak dan sangat berbahaya, asam sulfat merupakan unsur kimia yang bisa menyebabkan luka bakar jika bersentuhan dengan tangan.
Selain berpotensi menyebabkan luka bakar, asam sulfat juga bisa menyebabkan kekeringan pada kulit seseorang.
Penggunaan kata asam sulfat bagi ibu hamil yang disampaikan cawapres Prabowo Subianto membuat publik melakukan beragam kritik.
Sehubungan dengan pernyataannya yang menuai banyak tanggapan karena dinilai keliru tersebut, Gibran Rakabuming memberikan keterangan.
“Kemarin saya menyebutnya apa? Asam sulfat, salah ya? Mohon maaf, mohon dikoreksi ya,” ungkap Gibran kepada awak media.
Sehubungan dengan kesalahan penyebutan tersebut, Gibran melakukan koreksi dengan menyebut kata pengganti yakni Asam Folat.
Adanya kekeliruan penyebutan kata asam folat menjadi asam sulfat, dianggap oleh warganet sebagai alasan KPU mengubah format acara debat cawapres.
Menyikapi anggapan tersebut, Gibran memberikan ruang kepada publik untuk melakukan penilaian secara bebas.
Menurut warganet, kesalahan pengucapan yang dilakukan oleh seorang pemimpin bisa berdampak luas dan merusak, sehingga harus lebih bijak.
“Kalau gitu julukannya cawapres asam sulfat,” warganet pemilik akun @*riemcm* mengomentari. ***

Share this article
Warganet ramai membahas perubahan format debat cawapres setelah kontroversi cawapres yang menyebut "asam sulfat" daripada "asam folat".