AYOJAKARTA.COM -- Kabar baik berangsur-angsur datang untuk para CPNS maupun P3K di seluruh Indonesia.
Pemerintah tengah mempercepat pengangkatan CPNS dan P3K bahkan di sejumlah daerah sudah mulai tahap pembagian SK.
Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN RB), Rini Widyantini, menyatakan bahwa percepatan ini merupakan tindak lanjut arahan Presiden.
Baca Juga: Siap Jadi PNS? Ini Dia Peluang untuk Lulusan SMA di 6 K/L CPNS 2025 dan 5 Sekolah Kedinasan!
Presiden Prabowo meminta untuk segera menyelesaikan pengangkatan CASN sesuai kesiapan kementerian/lembaga dan pemerintah daerah.
Dalam rapat koordinasi yang dilakukan secara daring dengan gubernur, bupati, dan walikota se-Indonesia pada 19 Maret 2025 di Istana Kepresidenan, Menteri Rini menegaskan bahwa setiap instansi harus segera memenuhi persyaratan pengangkatan.
Persyaratan pengangkatan tersebut antara lain, peserta telah dinyatakan lulus seleksi.
Selain itu, calon pegawai negeri sipil telah mendapatkan persetujuan teknis dan penetapan nomor induk pegawai dari BKN.
Baca Juga: BKN Rilis Jadwal Resmi! Ini Batas Waktu Pengangkatan CPNS dan P3K Tahun Anggaran 2024
Persyaratan yang tak kalah penting adalah instansi terkait telah menyiapkan anggaran dalam Daftar Isian Pelaksanaan Anggaran (DIPA).
Menteri Rini menambahkan, pengangkatan CASN harus selesai paling lambat Juni 2025 sebagaimana arahan presiden.
Sementara untuk PPPK, lanjut Rini, harus diselesaikan paling lambat selang empat bulan yaitu pada Oktober 2025.
“Sesuai arahan Presiden, pengangkatan CPNS harus selesai paling lambat Juni 2025, sedangkan pengangkatan P3K diselesaikan pada Oktober 2025," jelas Menteri PAN-RB.
Rini meminta kepada para pejabat kepegawaian di instansi pusat maupun daerah untuk segera melakukan analisis dan simulasi agar target tercapai.
Sementara itu, Kepala Kementerian Dalam Negeri, Tito Karnavian, juga menekankan pentingnya peran aktif pemerintah daerah dalam menindaklanjuti arahan tersebut.
Menurutnya, rapat internal dengan BKPSDM dan seluruh opd terkait harus segera diselenggarakan guna memastikan proses pengangkatan tidak mengganggu administrasi dan pengelolaan anggaran.
Lebih lanjut, Kepala BKN, Zudan, menyampaikan bahwa pada 18 Maret 2025 telah diterbitkan surat edaran kepada pejabat pembina kepegawaian instansi pusat dan daerah mengenai penetapan nomor induk ASN untuk kebutuhan anggaran tahun 2024.
Baca Juga: Pengangkatan CASN 2024 Dipercepat! CPNS Diangkat Paling Lambat Juni 2025, Kalau PPPK...
“Instansi yang telah menerima pertimbangan teknis harus segera menerbitkan keputusan pengangkatan,” ujarnya.
Di daerah, kabar percepatan pengangkatan CPNS dan P3K telah mulai berdatangan.
Wakil Bupati Trenggalek, Muhammad Natanegara, menyampaikan optimisme bahwa para calon ASN di Trenggalek akan segera merasakan kebahagiaan dengan percepatan tersebut.
Sementara itu, Pemerintah Provinsi Riau melalui rapat koordinasi daring di Rio Command Center menegaskan kesiapan mereka dalam menyesuaikan jadwal pengangkatan sesuai target.
Baca Juga: Kabar Gembira! Pengangkatan CPNS dan PPPK 2025 Dipercepat, Dilakukan Serentak Tahun Ini
Langkah percepatan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan efisiensi birokrasi dan pengelolaan anggaran, tetapi juga menjaga nilai-nilai meritokrasi dalam manajemen ASN.
Pemerintah menegaskan, sesuai amanat Undang-Undang ASN, bahwa pengangkatan tenaga honorer tidak lagi dilakukan guna mengisi jabatan ASN, melainkan harus menyelesaikan penataan pegawai yang sudah ada dalam database.
Dengan demikian, distribusi SK CPNS dan P3K di sejumlah daerah merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk menciptakan sistem birokrasi yang lebih transparan, efisien, dan berbasis teknologi, sekaligus memberikan kepastian bagi ribuan calon pegawai negeri yang telah lulus seleksi nasional.***
Share this article
Pemerintah tengah mempercepat pengangkatan CPNS dan P3K bahkan di sejumlah daerah sudah mulai tahap pembagian SK.