AYOJAKARTA.COM – Sosok ketua KPK Firli Bahuri lagi-lagi menjadi sorotan setelah sebelumnya namanya ramai disebut gara-gara foro dirinya dengan Syahrul Yasin Limpo viral.
Namun kali ini nama Firli Bahuri kembali ramai diperbincangkan terkait dengan keberadaan rumah safe house bagi dirinya.
Adanya rumah safe house Firli Bahuri tersebut justru memunculkan keanehan dan juga kejanggalan.
Pendapat tersebut disampaikan oleh Bambang Widjojanto yang merupakan mantan Wakil Ketua KPK.
Bambang Widjojanto dengan blak-blakan menyebut jika dirinya mencium keanehan soal temuan rumah safe house Firli Bahuri yang berada di Jalan Kertanegara Nomor 46, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan tersebut.
Bahkan temuan adanya safe house tersebut seakan menguatkan adanya keterlibatan Firli Bahuri dalam kasus dugaan pemerasan terhadap mantan Mentan Syahrul Yasin Limpo (SYL).
“Tetiba ada temuan baru, rumah di Jalan Kertanegara Nomor 46, hal ini makin meyakinkan publik,” ujar Bambang dikutip dari Republika.co.id pada Rabu, 1 November 2023.
Mantan Ketua KPK tersebut bahkan juga menuturkan jika penerapak Firli Bahuri sebagai tersangka dugaan pemerasan hanya tinggal menghitung hari.
“Penetapan tersangka atas dugaan tindak pemerasan yang dilakukan Ketua KPK tinggal menghitung hari saja,” terang Bambang.
Lebih lanjut Bambang Widjojanto juga menuturkan jika temuan safe house tersebut seolah mengkonfirmasi serta menimbulkan kecurigaan pada Firli Bahuri.
“Informasi adanya ‘rumah singgah’ yang diindikasikan milik Ketua KPK serta juga disebutkan sebagai safe house seolah mengonfirmasi ada begitu kejanggalan yang menimbulkan kecurigaan pada perilaku Ketua KPK,” terang Bambang.
Baca Juga: Mangkir dari Panggilan Dewas KPK Terkait Dugaan Kasus Pemerasan terhadap SYL, ke Mana Firli Bahuri?
Kecurigaan Bambang terhadap Firli Bahuri tersebut bukan tanpa alasan, lantaran rumah safe house tersebut tidak terdaftar dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN).
Padahal informasinya rumah safe house tersebut telah ditempati oleh Firli Bahuri sejak tahun 2020, belum lagi soal sewa menyewa yang juga cukup misterius.
“Begitu juga soal sewa-menyewa masih misterius, ada perbedaan informasi dari lawyer Ketua KPK dengan pengusaha Alex Tirta tentang siapa yang menyewa dan membayar karena bisa berkaitan dengan gratifikasi,” jelas Bambang.
Baca Juga: Cerita di Balik Buah Semangka yang Dijadikan Simbol Perjuangan Rakyat Palestina
“Belum lagi apakah rumah singgah atau safe house itu juga menjadi bagian locus delicti dilakukannya dugaan tindak pidana yang dituduhkan pada Ketua KPK," imbuh Dosen Pasca-Sarjana Universitas Djuanda itu.

Share this article
Adanya temuan rumah safe house Firli Bahuri justru memunculkan keanehan dan juga kejanggalan. Nasibnya kian terancam.