Hadiri Diskusi di Universitas Hasanudin Makassar, Anies Baswedan Soroti Kinerja Pemerintah, Soal Apa?

Anies Baswedan
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Bakal Capres dari koalisi perubahan Anies Baswedan menjadi pembicara di acara diskusi bedah gagasan dan visi calon pemimpin bangsa di Universitas Hasanudin Makassar.

Acara diskusi yang dihadiri Anies baswedan itu bertatuk “Indonesian Leader Talk”, digelar Minggu 24 September 2023.

Dalam diskusi tersebut, Anies Baswedan menyampaikan gagasan Satu Indonesia Satu Ekonomi. 

Baca Juga: Anies Baswedan Mendorong Peningkatan Anggaran Penelitian demi Kemajuan

Ada beberapa poin penting yang disampaikan dalam acara tersebut, salah satunya kesehatan, pendidikan, serta hukum Indonesia.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu mengungkapkan bahwa faktor utama yang harus diperhatikan oleh pemerintah yaitu kesehatan dan pendidikan masyarakat.

Menurutnya saat ini anggaran untuk kesehatan dan pendidikan bukan lagi dipandang sebagai biaya, melainkan alokasi anggaran untuk keduanya dapat dijadikan sebagai investasi.

Baca Juga: Anies Baswedan dan Cak Imin ke Makam Pangeran Diponegoro di Makassar, Inilah Nama Lengkap Pahlawan Nasional

“Begitu dianggapnya sebagai investasi maka kita akan menghitungnya berapa yang akan kembali di kemudian hari, tapi jika dianggap sebagai biaya maka kita akan memikirkan bagaimana ini menjadi lebih efisien dan sering kali akan dikurangi. Alokasi biaya pendidikan mencoba untuk diratakan namun nyatanya tidak merubah pendidikan di Indonesia," ucap Anies, dikutip AyoJakarta.com dari Youtube Kompas TV, Selasa (26/09/2023).

Selain itu, menyoroti tentang pendidikan dan ekonomi di Indonesia Bakal Capres dari koalisi perubahan ini pun menanggapi perihal hukum yang ada di Indonesia.

Ia menuturkan bahwa saat ini pemerintah Indonesia kurang mengedepankan good governance.

Baca Juga: Ini Langkah Pertama Anies Baswedan Menuju Pilpres 2024: SKCK Diterbitkan oleh Baintelkam Polri

Sebab fakta yang terlihat saat ini korupsi di Indonesia masih berkembang, dan banyak negara yang kurang percaya dengan sistem hukum yang berlaku di Indonesia.

Contohnya dalam dunia usaha di Indonesia banyak menjalin kerja sama antara pihak internasional, tapi banyak juga investor dari luar negeri yang kurang percaya pada hukum yang berlaku di Indonesia.

Hal ini dapat dilihat dari banyaknya investor yang memutuskan untuk menandatangani kontrak kerja dengan Indonesia di Singapura dibandingkan di Jakarta.

Baca Juga: Momen Anies Baswedan Urus SKCK Untuk Syarat Maju Pilpres 2024 Tanpa Pengawalan, Netizen Ramai Beri Pujian

Menurutnya tindakan yang dilakukan oleh investor tersebut semata-mata untuk mengantisipasi segala sesuatu yang terjadi untuk kedepannya agar tidak menggunakan hukum yang berlaku di Indonesia.

“Dunia usaha yang berkiprah di Indonesia dari internasional mereka memilih tidak menandatangani kontraknya di Jakarta, mereka memilih untuk menandatangani di Singapura. Kenapa, karena jika ada persoalan hukum mereka akan menggunakan peradilan hukum singapura, karena mereka tidak percaya bahwa di Indonesia mereka akan mendapatkan hukum peradilan yang sesungguhnya” kata Anies.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Anies Baswedan
# kesehatan
# Indonesia

News Update

Metropolitan

Kunjungan Turis DKI Jakarta Tembus Jutaan, Ekonomi Ibu Kota Berhasil Capai Rp 67,5 Triliun!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara, ke Ibu Kota mengalami kenaikan yang sangat signifikan.

Metropolitan

Siap Hadirkan Ruang Publik Sehat, Pemprov DKI Targetkan Bangun 10 RTH Baru hingga Akhir 2026!

Hingga akhir tahun 2026 mendatang, Pemprov Jakarta menargetkan pembangunan 10 ruang terbuka hijau (RTH) baru di berbagai titik.

Metropolitan

Kolaborasi Homy Nomad Fatmawati dan Flow Society Gelar Yoga Seamless Strength

Homy Nomad Fatmawati berkolaborasi dengan komunitas yoga Flow Society menggelar kegiatan yoga

Bisnis

Tiga Strategi Utama SMF untuk Dukung Likuiditas Lembaga Penyalur Kredit

Dalam memperkuat perannya di sektor pembiayaan perumahan, PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF menjalankan tiga strategi utama, yaitu mendukung program Pemerintah menyediakan likuiditas

Bisnis

Per Juni 2026, SMF Bukukan Akumulasi Penyaluran Pembiayaan Sebesar Rp141,61 triliun

PT Sarana Multigriya Finansial (Persero) atau SMF terus memperkuat perannya sebagai penyedia likuiditas sekaligus alat fiskal Pemerintah dalam mendukung keberlanjutan sektor pembiayaan perumahan

News

Lembaga Baru! Prabowo Lantik Donny Ermawan Jadi Gubernur Universitas Republik Indonesia, Tugasnya Apa?

Presiden RI Prabowo Subianto resmi melantik Marsekal TNI (Purn) Donny Ermawan Taufanto sebagai Gubernur Universitas Republik Indonesia (URI).

News

Resmi Dilantik Prabowo, Mantan Wamentan Sudaryono Jadi Kepala Badan Gizi Nasional: Janji Benahi MBG

Presiden Prabowo Subianto resmi melantik Sudaryono sebagai Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) yang baru di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 22 Juli 2026.

Metropolitan

Waspada! Muka Tanah Jakarta Turun 4 Sentimeter per Tahun, Kawasan Muara Baru Jadi yang Terdalam...

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mengungkapkan bahwa penurunan muka tanah masih menjadi tantangan lingkungan yang sangat serius bagi ibu kota.

Metropolitan

Soal Sekolah Rusak di Jakarta, Pramono Anung Buka Opsi Perbaikan Pakai Dana CSR hingga KLB!

Pemprov DKI Jakarta tengah menyiapkan langkah taktis untuk mempercepat perbaikan gedung sekolah yang rusak di ibu kota.

Metropolitan

Dominasi 63 Persen Mobil Listrik Nasional Ada di Jakarta, Bapenda DKI: Minta Pemprov DKI Kaji Ulang Insentif Pajak

Secara total, potensi kehilangan penerimaan pajak daerah Jakarta dari sektor ini diperkirakan mencapai Rp 2 triliun

Metropolitan

Partisipasi Angkatan Kerja Meningkat, Pemprov DKI: 5,2 Juta Warga Kini Sudah Bekerja

Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta mencatatkan tren positif pada sektor ketenagakerjaan di tahun 2026.

Metropolitan

Jakarta Makin Terkoneksi! Pengguna Transportasi Umum Tembus 230 Juta Orang, Ekonomi Ikut Melejit

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengungkapkan bahwa jumlah pengguna Transjakarta, MRT, dan LRT mencapai angka 230,8 juta orang.

Jakarta Timur

Cegah Kemacetan Parah, Sudinhub Jaktim Terapkan Rekayasa Lalu Lintas di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI Cakung

Suku Dinas Perhubungan (Sudinhub) Jakarta Timur resmi memberlakukan rekayasa lalu lintas sementara di Jalan Raya Sri Sultan Hamengkubuwono XI, Cakung.

Bisnis

Kenalkan Dunia Aviasi Sejak Dini, Intip Aksi Seru Pertamina Patra Niaga Regional JBB di Hari Anak Nasional 2026

Pertamina Patra Niaga Regional JBB sambut Hari Anak Nasional 2026 lewat Program TAMASYA di Bandung! Kenalkan dunia aviasi dan profesi CRO.

Nasional

HUT ke-65 IKWI: Indah Kirana dan Ketum PWI Pusat Gelorakan Transformasi Keluarga Pers

Peringatan HUT ke-65 IKWI! Ketum Indah Kirana & PWI Pusat serukan solidaritas dan transformasi nyata bagi keluarga besar jurnalis Indonesia.

Metropolitan

Pramono Ungkap Performa Ekonomi Jakarta Membaik, Inflasi Terkendali dan Daya Beli Tetap Kuat

Menurut Pramono Anung, sejumlah indikator makro ekonomi mencerminkan bahwa aktivitas ekonomi Jakarta terus bergerak ke arah yang lebih baik.

Metropolitan

Pemprov DKI Targetkan Open Dumping di Bantargebang Berakhir pada 2029, Controlled Landfill Mulai Diterapkan

Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang untuk menghentikan praktik open dumping sepenuhnya pada 2029.

Bisnis

BRI Pertahankan Posisi Raksasa Perbankan Global di Top 1000 World Banks 2026

BRI raih peringkat 132 dunia di Top 1000 World Banks 2026 versi The Banker. Bukti nyata kinerja solid dan transformasi digital BBRI!

Metropolitan

Pemprov DKI Jakarta Bidik Pasar Wisata Yordania, Andalkan MICE, Kuliner, dan Wisata Ramah Muslim

Kegiatan bertajuk "Discover Indonesia: Jakarta & West Java Tourism Showcase 2026" yang digelar di Amman, Yordania, pada 19–23 Juli 2026.

News

Tak Lagi jadi Kepala Badan Gizi Nasional, Nanik S Deyang Diminta Presiden Prabowo Tetap Awasi BGN dan akan Mengisi Jabatan Baru Ini

Nanik S Deyang mengungkapkan bahwa Presiden Prabowo Subianto tetap memintanya untuk mengawal jalannya lembaga tersebut.