AYOJAKARTA.COM - Ketiga bakal calon Presiden 2024 mengungkapkan gagasannya masing-masing di kampus Universitas Gadjah Mada (UGM), termasuk Anies Baswedan.
Pada Selasa, 19 September 2023 di Grha Shaba Pramana UGM, Anies Baswedan mengungkapkan gagasannya terkait masalah yang ada di Indonesia.
Sorotan masalah yang diungkapkan Anies Baswedan salah satunya terkait perekonomian.
Baca Juga: Anies Baswedan Blak-Blakan Beber tentang Narasi Perubahan di Pilpres 2024, Apa Itu?
Menurutnya, perekonomian saat ini masih tersentralisasi di Jakarta.
Terlebih, lapangan pekerjaan bagi masyarakat belum sepenuhnya setara di Indonesia.
"Kita menginginkan kota di seluruh Indonesia minimal 14 kota menjadi mesin penggerak perekonomian yang memungkinkan bagi semua untuk mendapatkan pekerjaan yang setara," kata Anies Baswedan seperti dikutip AyoJakarta.com dari Republika pada Rabu (20/09/2023).
Tak hanya itu saja, dalam kesempatan mengungkapkan gagasannya di kampus UGM, mantan gubernur DKI Jakarta itu juga menyoroti soal kesetaraan akses kesehatan.
"Kita menginginkan agar akses kepada kesehatan dari mulai ibu mengandung bayi dalam kandungan sampai dengan ketika mereka aktif termasuk perlindungan coverage atas jaminan kesehatan," tambah Anies Baswedan.
Terakhir, yang paling penting gagasan untuk masa depan Indonesia terkait persoalan pendidikan.
Menurutnya, akses pendidikan adalah salah satu bekal utama untuk mengembangkan potensi pada diri setiap manusia.
"Ini kemudian wujudnya apa kesetaraan kesempatan. Jumlah bangku SD, SMP, SMA yang sekarang bentuknya seperti piramida makin tinggi jenjang pendidikannya makin sedikit jumlah bangkunya, dan itu artinya apa banyak anak-anak kita yang tersingkir tidak bisa mendapatkan pendidikan minimal hingga pendidikan menengah," tambahnya.
Penyampaian gagasan oleh bakal capres Anies Baswedan di kampus UGM kemarin, berlangsung selama hampir dua jam. ***

Share this article
Menurut Anies Baswedan, perekonomian Indonesia saat ini masih tersentralisasi di Ibu Kota DKI Jakarta.