AYOJAKARTA.COM - Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Indonesia (UI) Melki Sedek Huang tengah menjadi perbincangan publik karena mengancam Presiden Jokowi.
Sebelumnya, Ketua BEM UI telah memberikan statement seolah ancaman kepada Presiden Jokowi soal akhir jabatannya.
Hal itu diucapkan oleh Ketua BEM UI saat berdialog dengan Ijal Papua di kanal YouTube Abraham Samad SPEAK UP.
Baca Juga: Denny Indrayana Sebut Dirinya Akan Ditetapkan Tersangka KPK, Begini Jawaban Bijak Anies Baswedan
Hal ini bermula dari Melki Sedek Huang yang berbicara mengenai akhir kekuasaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) sembari mengkritik kondisi demokrasi hingga anti korupsi.
"Tahun ke depan adalah tahun ke-10 dan tahun terakhir. Mari kita lihat, apakah Presiden Jokowi ini mau mengakhiri kekuasaannya dengan baik atau dengan berdarah-darah," kata Melki Sedek Huang dalam video itu.
Dalam video tersebut, ia juga membahas soal aspirasi pendemo dalam penolakan terhadap RUU Cipta Kerja.
Pembawa acara, Ijal Papua juga memperkirakan aspirasi masyarakat Papua yang dikirim melalui surat kepada Presiden Jokowi tidak mendapatkan respons.
Melki Sedek Huang menanggapi bahwa mungkin publik dapat mencoba untuk mengirim surat ke Presiden Jokowi melalui kantor Pos Indonesia.
"Mungkin teman-teman bisa bersurat juga ke PT Pos Indonesia untuk dibikinkan kotak surat di rumahnya Presiden Jokowi. Karena kayaknya ada yang salah dengan PT Pos Indonesia kalau surat itu tidak sampai ke rumahnya Presiden Jokowi. Itu yang pertama," kata Melki Sedek Huang.
"Yang kedua artinya ada yang salah dengan sistem persuratan dan administrasi di PT Pos kalau semua surat itu nyampai tapi surat teman-teman Papua tidak nyampai ke Presiden Jokowi," kata Melki Sedek Huang.
Atas viralnya kritikan BEM UI kepada Presiden Joko Widodo, Staf Khusus (Stafsus) Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Faldo Maldini memberikan tanggapan.
Baca Juga: Prabowo Subianto dan Jokowi Nobar FIFA Matchday Berbuntut Panjang, Ini Kata Pakar!
Dalam unggahan akun Instagram Story Melki Sedek Huang, ia memposting potongan artikel tentang tanggapan Faldo Maldini soal kritikannya.
Di situ tertulis bahwa Faldo Maldini siap adu argumen atau berdebat soal peran BEM kepada Melki Sedek Huang.
Tantangan debat itupun ditanggapi Melki Sedek Huang selaku Ketua BEM UI.
“Saya siap hadapi tantangan debatnya, ditunggu!” tulisnya.
Melki juga mengatakan bahwa dirinya siap mengajari Faldo Maldini tentang kewajiban negara dalam memelihara demokrasi.
“Saya siap mengajari Bang Faldo tentang kewajiban negara dan seluruh aparaturnya untuk memelihara demokrasi dan taat konstitusi,” tuturnya.
Melki Sedek Huang juga meminta agar Faldo Maldini tidak perlu repot-repot mengajari mahasiswa soal relevansi organisasi.
“Bang @faldomaldini jangan ajari kami soal cara bergerak dan relevansi organisasi mahasiswa. Mahasiswa se Indonesia sudah menghadapi itu, kami lebih paham,” katanya.***

Share this article
Ketua BEM UI Melki Sedek Huang terima tantangan debat Stafsus Mensesneg Faldo Maldini dan siap mengajari soal ini.