AYOJAKARTA.COM - Urusan pemilihan hingga pengumuman Cawapres Anies Baswedan, masih diotak-atik oleh koalisi perubahan.
Dalam hal ini koalisi perubahan yang mendukung Anies Baswedan terlihat tidak kompak mengenai waktu pengumuman Cawapres.
Di satu sisi, Partai Demokrat sudah memberikan ultimatum kepada Anies Baswedan untuk segera mengumumkan Cawapres pendampingnya.
Mengingat masa kampanye pada Pilpres 2024 nanti cukup berbeda, memiliki waktu yang relatif singkat yaitu 75 hari.
Jadi menurut Demokrat semakin cepat untuk mengumumkan Cawapres maka akan semakin baik karena kerjasama antara Anies dan bakal Cawapres akan semakin cepat bisa terwujud.
Bahkan Demokrat sempat menyampaikan jika Anies tidak segera mengumumkan Cawapresnya maka akan ada evaluasi dukungan.
Baca Juga: Tak Mau Ambil Pusing Soal Hasil Survei, Anies Baswedan: yang Penting Bekerja Menjangkau Semua!
Hal tersebut membuat publik memiliki asumsi bahwa Demokrat akan menarik dukungannya jika Anies tidak memenuhi permintaannya untuk segera mengumumkan Cawapres.
Namun pihak Demokrat menjelaskan bahwa evaluasi dukungan yang dimaksud adalah mencari strategi lain untuk bisa mendapatkan suara untuk Anies selain strategi mengumumkan Cawapres lebih cepat.
Di sisi lain, Partai NasDem setuju jika urusan Cawapres harus dilakukan dengan hati-hati dan tidak bisa sembrono karena akan memiliki pengaruh yang sangat besar kepada Anies Baswedan.
Baca Juga: Sempat Seimbang dengan Prabowo, Survei SMRC Ungkap Elektabilitas Anies Baswedan Turun Signifikan
Dilansir AyoJakarta.com dari kanal YouTube tvOneNews (10/6/2023), Politikus Partai NasDem Bestari Barus mengaku malu mengenai ketidak kompakan yang ada pada koalisi perubahan ini.
Padahal dukungan koalisi perubahan sudah tertera pada piagam koalisi yang tidak mencantumkan tenggat waktu kapan harus mengumumkan Cawapres.
Bestari Barus merasa malu ketika ada perbedaan pendapat yang terjadi pada koalisi perubahan dan diketahui oleh publik.
Karena ini bisa dinilai ada ketidakkompakan pada koalisi perubahan.
“Kalau yang berkomentar-berkomentar itu sadar, seharusnya dia tau dia sudah berkomitmen awal di dalam piagam koalisi perubahan itu sudah sepakat nggak ada tenggat waktu harus kapan itu,”ujar Bestari Barus.
“Jadi kalau masih diotak-atik, gatuk lagi kan malu kedengaran ke luar macam nggak kompak orang ini padahal ada tim 8,” lanjutnya.
Bestari Barus yakin bahwa Anies Baswedan merupakan sosok yang bertanggung jawab dan mengetahui persis apa isi kesepakatan dalam piagam koalisi.
Sebelum Anies Baswedan mengantongi nama Cawapres pendukungnya, koalisi perubahan sudah menemui 5 kandidat bakal Cawapres Anies.
Namun kelima nama ini juga belum diumumkan kepada publik.***

Share this article
NasDem mengaku malu mengenai ketidak kompakan yang ada pada koalisi perubahan ini, terkait waktu pengumuman Cawapres Anies Baswedan.