Elektabilitas Anies Baswedan Merosot Tajam dan Diisukan Gagal dapat Tiket Capres 2024, Ini 2 Biang Keroknya!

Anies Baswedan
Anies Baswedan

AYOJAKARTA.COM - Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) merilis analisis penurunan elektabilitas bakal calon presiden (capres) dari Koalisi Perubahan untuk Persatuan (KPP).

Elektabilitas Anies Baswedan dinilai kian merosot dibanding bakal capres lainnya seperti Ganjar Pranowo dan Prabowo Subianto.

Analisis berbasis studi dilakukan oleh Prof Saiful Mujani pada program ‘Bedah Politik bersama Saiful Mujani’ pada episode ‘Mengapa Elektabilitas Anies Menurun?’ melalui siaran YouTube SMRC TV pada Kamis (8/6/2023).

Baca Juga: Jelas! Ternyata Ini Alasan Mahfud MD Enggan Jadi Cawapres Anies Baswedan, karena Ada Parpol yang..

Saiful Mujani menjelaskan bahwa Anies Baswedan merupakan fenomena politik baru yang bisa menarik partai politik untuk mencalonkannya.

Padahal mantan Gubernur DKI Jakarta ini bukan elite politik maupun berasal dari anggota partai.

Hal ini menunjukkan bahwa dirinya memiliki nilai politik yang besar.

Saiful Mujani juga sudah melihat adanya kemungkinan banyak orang yang memberi harapan pada Anies Baswedan.

Baca Juga: Terbongkar, Ini Sikap Anies Baswedan Saat di Rumah Menurut Sang Istri!

Apalagi dengan tagline politiknya ingin melakukan perubahan atau perbaikan politik Indonesia sehingga masuk akal jika ada yang memberikan dukungan padanya.

Namun mengapa dukungan Anies Baswedan tidak berkembang bahkan cenderung menurun?

Padahal survei SMRC menunjukkan bahwa pada Desember 2022 dukungan pada mantan Gubernur DKI Jakarta dan Prabowo Subianto memiliki suara seimbang yakni 28,1 persen.

Bukan itu saja, Anies Baswedan juga sempat mengalami kemajuan dari bulan Mei 2021 yakni 23,5 persen menjadi 28,1 persen di bulan Desember 2022.

Namun memasuki tahun 2023 sampai survei terakhir SMRC di awal Mei 2023, elektabilitas Anies Baswedan mengalami penurunan drastis.

Baca Juga: Terungkap! Alasan Partai Demokrat Desak Anies Baswedan Segera Deklarasi Bacawapres untuk Pilpres 2024 Karena..

Yakni dari 28,1 persen pada bulan Desember 2022 menjadi 19,7 persen di awal Mei 2023 sehingga dirinya mengalami penurunan sekitar 8,4 persen.

Bukan itu saja, sejalan dengan elektabilitas yang menurun tingkat kesukaan atau likeabilitas publik pada bakal capres KKP ini juga mengalami penurunan memasuki tahun 2023.

Dari likeability Anies Baswedan pada Desember 2022 yakni 78 persen turun menjadi 70 persen pada survei SMRC 30 April hingga 7 Mei 2023.

Saiful Mujani yang juga pendiri SMRC mengungkapkan ada dua hal yang bisa menyebabkan semakin menurunnya elektabilitas dari bakal capres Anies Baswedan yang telah diteliti.

Baca Juga: Koalisi Perubahan untuk Persatuan: Puan Maharani Sempat Masuk Bursa Cawapres Anies Baswedan

Menurutnya, aspek pertama adalah persoalan ideologi.

Aspek ini dinilai berlaku untuk jangka panjang.

Pada aspek ideologi dalam skala 0-12, masyarakat Indonesia menempatkan dirinya di angka 4,75.

Berdasarkan data tersebut, Saiful Mujani menilai bahwa publik cenderung mengidentifikasi diri dekat dengan ideologi Pancasila.

“Sentimen ideologis pemilih Indonesia adalah lebih cenderung Pancasila, bukan politik Islam. Jadi kalau ditanya publik Indonesia itu ideologinya apa? Ideologinya Oancasila yang moderat,” jelas pendiri SMRC dikutip AyoJakarta.com melalui YouTube SMRC TV, Jumat (9/6/2023).

Baca Juga: Anies Baswedan Tak Kunjung Deklarasikan Cawapresnya, Demokrat Tegas Akan Evaluasi Dukungan Karena Alasan Ini

Sedangkan secara umum menurut Saiful Mujani Anies Baswedan dinilai oleh pemilih lebih condong pada politik Islam.

Sementara pemilih pada umumnya kurang condong ke politik Islam dan lebih condong ke ideologi Pancasila.

“Itu satu faktor yang membuat Anies tidak mudah berkembang secara electoral,” ujarnya.

Selain itu faktor lainnya berasal dari persepsi publik atas kondisi ekonomi. Yang mana penilaian publik terhadap kondisi ekonomi nasional sudah pulih kembali ke kondisi awal sebelum pandemi Covid-19.

Baca Juga: Optimis, Anies Baswedan Berharap Partai Koalisinya Dapat Suara Positif di Jawa Barat

Bukan itu saja, kinerja Presiden Joko Widodo (Jokowi) dinilai meningkat dari waktu ke waktu dan kepuasan publik terhadap pemerintahan Jokowi juga semakin meningkat sejak enam bulan terakhir.

“Peningkatan persepsi positif warga pada kondisi ekonomi menyebabkan penurunan elektabilitas Anies,” jelas Saiful Mujani.

Lebih lanjut, pendiri SMRC ini mengungkapkan bahwa elektabilitas Anies Baswedan menjadi lebih lemah karena ada peningkatan kepuasan publik terhadap kinerja Jokowi.

Yakni sekitar 80 persen bahkan mencapai 82 persen, sementara di tahun 2022 hanya sekitar 70 persen.***

Ikuti AyoJakarta.com di Google Jadikan kami sumber pilihan untuk mendapatkan berita terkini lebih cepat
Ikuti
Tag Terkait
# Koalisi Perubahan untuk Persatuan
# KPP
# Capres 2024
# Saiful Mujani
# SMRC
# Ganjar Pranowo
# Presiden Joko Widodo
# Elektabilitas
# Gubernur DKI Jakarta
# Prabowo Subianto
# Anies Baswedan
# Jokowi

News Update

Metropolitan

Waspada Peredaran Obat Keras, Polisi Selidiki Dugaan Pasokan Tramadol untuk Massa Demo di Jakarta!

Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya kini tengah mendalami informasi terkait adanya dugaan rencana pemasokan obat keras jenis Tramadol untuk massa aksi unjuk rasa di Jakarta.

Metropolitan

Estimasi Pembangunan Ulang JPO Tendean Capai Rp6 M, Kepala Dinas Bina Marga DKI: Pemprov Tuntut Ganti Rugi...

Pemprov DKI Jakarta menegaskan akan menuntut ganti rugi atas kerusakan parah yang terjadi pada Jembatan Penyeberangan Orang (JPO) Tendean akibat ditabrak truk beberapa waktu lalu.

Nasional

Fore Coffee Tolak Gunakan Telur Bebas Sangkar, Koalisi AFJ Kirim Karangan Bunga Duka Cita

Koalisi AFJ-AFFA menggelar aksi damai kirim karangan bunga ke kantor Fore Coffee Jakarta. Aksi ini menuntut komitmen perusahaan untuk beralih ke telur bebas sangkar demi kesejahteraan ayam petelur.

Nasional

Dituduh Abaikan Bencana Sumatera, Presiden Sampaikan Jawaban atas Citizen Lawsuit di PTUN Padang

Presiden Prabowo membantah gugatan Citizen Lawsuit terkait bencana ekologis Sumbar di PTUN Padang. Pemerintah mengklaim telah melakukan mitigasi dan meminta majelis hakim menolak gugatan tersebut.

Ekonomi

Ichsanuddin Noorsy Sebut Indonesia Harus Berani Ubah Sistem, Bukan Sekadar Lahirkan Kebijakan Baru

Ekonom Senior Ichsanuddin Noorsy menilai berbagai persoalan ekonomi nasional tidak dapat diselesaikan hanya dengan melahirkan kebijakan-kebijakan baru. Menurutnya, pemerintah harus berani

Metropolitan

Kebut Normalisasi Sungai saat Kemarau, Pramono Anung: Mumpung Debit Air Sedang Kecil

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berencana mempercepat proyek normalisasi sungai di wilayah ibu kota mumpung memasuki musim kemarau.

Metropolitan

Musim Kemarau Tiba, Pramono Anung Ingatkan Warga Jakarta Tak Buang Puntung Rokok Sembarangan

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, memberikan peringatan keras kepada warga ibu kota untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau berlangsung.

Jakarta Selatan

Viral Bangunan SDN 09/10 Kebayoran Lama Roboh, Pramono Anung Pastikan Perbaikan Segera Dilakukan!

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memberikan perhatian serius terhadap ambruknya bangunan SD Negeri 09/10 Kebayoran Lama Selatan, Jakarta Selatan.

Metropolitan

Siap Perbaiki Kualitas Hunian Ibu Kota, Pramono Anung Targetkan Bedah 633 Rumah Tak Layak Huni di Jakarta Tahun Ini!

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, menargetkan sebanyak 633 unit rumah tak layak huni akan dibedah sepanjang tahun 2026 ini.

Bisnis

Dedikasi Mantri BRI Rani Kanov, Jadi Jembatan Perubahan bagi Pelaku UMKM di Pelosok

Kisah Rani Kanov Rianti Harahap, Mantri BRI yang mendampingi pelaku UMKM di pelosok sekaligus mendorong literasi dan inklusi keuangan masyarakat.

Nasional

Intip Apa Saja Syarat Utama dan Aturan Baru Pelepasan Status WNI 2026

Lewat PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, pelepasan status WNI diperketat dengan syarat bebas pajak dan pidana. Tarif permohonan ke Presiden naik jadi Rp5 juta guna mendukung digitalisasi.

Metropolitan

Kualitas Udara Jakarta Memburuk, DLH Perkuat Early Warning System hingga Pelari Diimbau Kurangi Aktivitas Luar Ruangan!

Belakangan ini, jagat media sosial tengah ramai dengan imbauan bagi para pelari untuk mengurangi aktivitas olahraga di luar ruangan akibat memburuknya kualitas udara di Jakarta.

Bisnis

Pertamina Drilling Tuntaskan Pengeboran Sumur JAS-034 Tanpa Kecelakaan, Hasil Uji Produksi Capai 326 BOPD

PT Pertamina Drilling Services Indonesia (Pertamina Drilling) berhasil menyelesaikan pengeboran sumur Rig PDSI#15.3/N110-M (1500 HP) pengembangan JAS-034 milik PT Pertamina EP Zona 7

Metropolitan

Ibu Kota Darurat Sampah, Pemprov DKI Jakarta Kebut Pembangunan PSEL di Dua Lokasi Ini!

Pemprov DKI Jakarta tengah melakukan langkah cepat untuk mengatasi persoalan sampah yang semakin mendesak di ibu kota.

Metropolitan

Tekan Sampah ke Bantargebang, Pramono Anung Bakal Hidupkan Kembali TPS3R di Jakarta

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, berkomitmen untuk mengatasi persoalan sampah di ibu kota dengan mengoptimalkan peran Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R).

Metropolitan

Atasi Masalah Sampah, Pemprov DKI Jakarta Dorong Sekolah Manfaatkan Lahan untuk Urban Farming!

Pemprov DKI Jakarta kini tengah gencar mendorong seluruh sekolah di ibu kota untuk mengoptimalkan pemanfaatan ruang hijau dan lahan terbuka.

Nasional

Kemenkum Naikkan Tarif Lepas Status WNI, Apa Saja yang Berubah di PP No. 30 Tahun 2026?

Melalui PP No. 30/2026 yang berlaku 1 Agustus 2026, tarif lepas WNI naik jadi Rp3,5-5 juta & naturalisasi WNA Rp75 juta. Kenaikan ini ditujukan untuk modernisasi layanan digital Kemenkum.

Metropolitan

Pramono Anung Minta Warga Waspadai Kebakaran di Musim Kemarau, APAR Disiapkan di Setiap RW

Imbauan tersebut disampaikan menyusul prediksi BMKG yang menyebut musim kemarau tahun ini berlangsung lebih panjang dengan kondisi cuaca yang lebih

Gadget

Resmi Meluncur 22 Juli, Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra Bawa Layar Anti-Reflektif Bebas Silau!

Samsung Galaxy Z Fold 8 Ultra rilis 22 Juli 2026 dengan layar anti-reflektif khusus, kamera telefoto, dan lipatan minim. Varian standar dibanderol mulai Rp35 jutaan beserta lini Galaxy Watch 9.

Jakarta Selatan

Pramono Resmikan Bedah Rumah di Mampang Bekas Kebakaran, 22 KK Kini Miliki Hunian yang Lebih Layak

Program ini adalah wujud kolaborasi multipihak untuk mempercepat pemulihan warga yang terdampak kebakaran.